Home , , � Idhul Ghadir yang terlupa, namun di Banjarmasin disambut meriah.

Idhul Ghadir yang terlupa, namun di Banjarmasin disambut meriah.










banjarkuumaibungasnya.blogspot.com- Banjarmasin, hari ini Kamis 25 Nopember 2010 atau tepatnya 18 Djulhijjah 1431 H tepatnya pukul 10.00 wita Yayasan Amanah Syahadah Banjarmasin, Yayasan Ar-Ridho Martapura, Buletin Al-Anwar dan seluruh Pecinta Ahlulbait memperingati Hari Raya Idhul Ghadir yang juga dirayakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia, Hari dimana Baginda Kanjeng Muhammad Saww melaksanakan Haji Wada' yang terakhir dimana hari ini adalah Pengangkatan Imam 'Ali bin Abi Thalib sebagai wasyi atau Khalifah beliau setelah beliau wafat atau meninggal dunia.
Acara tersebut di laksanakan di Halaman Arrisalah Putri Banjarmasin dihadiri para pencinta Ahlubait Rasulullah dan keluarganya yang suci.


Dengan M.C yang cukup berpengalaman akhina Ayaturrahman, acara pun dimulai.
Untuk Kata Sambutan dari Pihak Tuan Rumah di wakili oleh al Ustadz Busairi Hurian Fahmi Pimpinan Pondok Pesantren Ar-risallah dan juga selaku Pimpinan Pengajian Al-Mukhlisin Banjarmasin.
Selanjutnya dilanjutkan oleh Penceramah yang merupakan juga pengisi Acara ''Hikmah'' di TV B Banjarmasin asal Martapura al Ustadz al Mukarram al Habib Abdullah al Habsyi, yang membuka kembali ingatan para pencinta Ahlulbait Rasulullah Muhammad saww ke era Haji Wada' nya Rasulullah, yang membuat hadirin pun hanyut mendengarkan penjelasan belliau tentang keutamaan Idhul Ghadir di banding Idhul Adha dan Idhul fitri.

Habib Husain as-segaf dari Rantau di bantu berjalan oleh Habib Abdullah al Habsy dan disambut dengan uluran tangan oleh Pimpinan Majelis Taklim al Mukhlisin Ustadz Busairi Hurian Fahmi dan Pimpinan Pengajian Yayasan Amanah Syahadah Banjarmasin Ustadz Abdullah al Habsy


Kemudian sebelum Doa Ziarah yang dibacakan Ustadz Busairi Hurian fahmi dan al Habib Husain As-Segaf asal Rantau, Habib Hasan Al Habsyi asal Banjarmasin serta Habib Agil Ba'sin untuk Doa Penutup, anak-anak PAUD AL-Qurba Banjarmasin unjuk kebolehan melantunkan bait syair pujian kepada Rasulullah wa itrati al itrah.
Acarapun ditutup dengan Kuis berhadiah uang dari para donatur khususnya al Habib Hamid al Idrus dan kaset VCD ke Islaman dari team banjarkuumaibungasnya.blogspot.com.
Akhwat dan Ikhwan Yayasan Amanah Syahadah Banjarmasin, Ikhwan dan akhwat dari Martapura, Banjarbaru, Rantau,Gambut, Pal 7, Kandangan Babirik- Amuntai, Batulicin, Tanipah- Aluh-aluh, Kotabaru, Tamban, Marabahan, Kapuas dan daerah lainnya tumpah ruah bersuka cita dalam acara ini, semoga kaum muslimin masih mengingat bahwa masih ada Hari Raya yang terlupa dari benak kaum muslimin yaitu Hari Raya Idhul Ghadir.(KNY/FF/banjarkuumaibungasnya.blogspot.com)

Peringatan Ghadir di Nusantara oleh Dinas Kebudayaan Iran

Departemen kebudayaan Iran bersama perwakilan organisasi Ahlul Bait untuk menyemarakkan peringatan Hari Raya Ghadir Khum mengadakan pagelaran besar-besaran tentang Imam Ali as di gedung UKM Jakarta.


Peringatan Ghadir di Nusantara oleh Dinas Kebudayaan Iran

Menurut Kantor Berita ABNA, pada kesempatan itu telah digelar berbagai acara diantaranya, berlangsungnya seminar dengan tema peran Imam Ali as dalam menjaga persatuan dan pendekatan antar madzhab Islam, pembacaan syair lagu Ana madinatun Ilmi wa Aliyun babuha oleh seorang artis religius Indonesia Hadad Alwi, pelaksanaan pagelaran oleh anak-anak SD Muthahari Bandung, pembacaan nasyid pujian atas Nabi Muhammad saw dan Ahlul baitnya oleh beberapa seniman, pagelaran pameran Nahjul Balaghah karya Maulana dan ratusan karya dari Ahlul
bait
as, dan pelaksanaan lomba-lomba serta pembagian hadiah bertepatan dengan Hari raya Ghadir Khum.

Hujatul Islam wal Muslimin Sayid Murtadha Musawi sebagai wakil dari Majma’ Ahlul Bait menjelaskan bahwa ilmu dan kemaksuman merupakan asas mendasar keimamahan dan dengan mengisyaratkan pada kedudukan tinggi Ilmu dan marifat dalam agama Islam dia mengatakan kebodohan
sebagai sebab utama terjadinya perselisihan antar madzhab didunia Islam, beliau juga menyampaikan beberapa ucapan yang ada dalam nahjul Balaghah terkati hal itu bahwa perpecahan dalam umat islam itu terjadi sejak kepergian nabi Muhammad saw, pada waktu itu bangsa Arab kembali pada kejahiliah dan kecenderungan pada kablilah masing-masing. Doktor Jalalludin Rahmat, pimpinan organisasi Ikatan jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) juga menjelaskan peran besar keadilan dalam pemikiran-pemikiran Imam Ali as. Dia menyebut bahwa keadilan merupakan mediasi pencegahan perpecahan ditengah-tengah umat islam. Dan menilai bahwa akar perbuatan kemungkaran dan adanya lobang-lobang di bidang hukum adalah dampak dari pebuatan menyimpang yang dilakukan para pemimpin-pemimpin otoriter.

Pagelaran yang baru diadakan pertama kalinya di Indonesia ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Indonesia. Karena gedung yang dipakai hanya memuat 800 orang maka sebagian yang lain rela berada diluar gedung.(*)

sumber:http://abna.ir/data.asp?lang=12&Id=215504

12 comments to "Idhul Ghadir yang terlupa, namun di Banjarmasin disambut meriah."

  1. wahyu says:

    Ramai yaa

  2. Anonymous says:

    Syiah nih

  3. KS Tubun Bjm says:

    untuk Anonymous : Wahabi salafi takfiri Nih... !!!

  4. Media Banjar Banar says:

    Ahlussunnah di Negeri Syiah (Dokumenter)Islam Sunni dan Islam Syi'ah memang 2 Sayap Islam ==>> Tonton videonya dilink ini https://www.youtube.com/watch?v=naoIRQxOtDk

  5. Nubuwah & Risalah says:

    Tonton Film Nabi Ibrahim untuk menyambut Hari Raya Idhul Adha 1437 H ==>> Tonton videonya di link ini https://www.youtube.com/watch?v=fJPKmHnw__k

  6. Sudah tereang benderang ke syiah-an mereka.

  7. Suka tidak Suka... Islam sekarang terbagi 3, yaitu Islam ala wahabi salafi takfiri kerajaan arab saudi pendukung teroris isis sang penebar kebencian sesama ummat manusia dan ummat islam (BENCI MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR), Islam Sunni yang diwakili Islam Sunni Syafe'i ala Indonesia yang dianut mayoritas penduduk dan pemerintah Republik Indonesia (CINTA MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR), kemudian Islam Syi'ah yang diwakili Islam Syi'ah 12 Imam / Mazhab Jakfari yang dianut mayoritas penduduk dan pemerintah Republik Islam Iran (CINTA MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR)..... Jadi PILIH yang MANA ???? pilih pendukung teroris atau pendukung perdamaian seperti Republik Indonesia dan Republik Islam Iran ...?????!!!!

  8. Suka tidak Suka... Islam sekarang terbagi 3, yaitu Islam ala wahabi salafi takfiri kerajaan arab saudi pendukung teroris isis sang penebar kebencian sesama ummat manusia dan ummat islam (BENCI MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR), Islam Sunni yang diwakili Islam Sunni Syafe'i ala Indonesia yang dianut mayoritas penduduk dan pemerintah Republik Indonesia (CINTA MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR), kemudian Islam Syi'ah yang diwakili Islam Syi'ah 12 Imam / Mazhab Jakfari yang dianut mayoritas penduduk dan pemerintah Republik Islam Iran (CINTA MAULID, HAUL,TAWASSUL dan ZIARAH KUBUR)..... Jadi PILIH yang MANA ???? pilih pendukung teroris atau pendukung perdamaian seperti Republik Indonesia dan Republik Islam Iran ...?????!!!!

  9. Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Sri Rahayu asal Surakarta, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil di daerah surakarta, dan disini daerah tempat mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat Jl. Letjen Sutoyo No. 12 Jakarta Timur karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-1144-2258 atas nama Drs Muh Tauhid SH.MSI beliaulah yang selama ini membantu perjalanan karir saya menjadi PEGAWAI NEGERI SIPIL, alhamdulillah berkat bantuan bapak Drs Muh Tauhid SH.MSI SK saya dan 2 teman saya tahun ini sudah keluar, bagi anda yang ingin seperti saya silahkan hubungi bapak Drs Muh Tauhid SH.MSI, siapa tau beliau bisa membantu anda


  10. saya IBU WINDA posisi sekarang di malaysia
    bekerja sebagai ibu rumah tangga gaji tidak seberapa
    setiap gajian selalu mengirimkan orang tua
    sebenarnya pengen pulang tapi gak punya uang
    sempat saya putus asah dan secara kebetulan
    saya buka FB ada seseorng berkomentar
    tentang AKI NAWE katanya perna di bantu
    melalui jalan togel saya coba2 menghubungi
    karna di malaysia ada pemasangan
    jadi saya memberanikan diri karna sudah bingun
    saya minta angka sama AKI NAWE
    angka yang di berikan 6D TOTO tembus 100%
    terima kasih banyak AKI
    kemarin saya bingun syukur sekarang sudah senang
    rencana bulan depan mau pulang untuk buka usaha
    bagi penggemar togel ingin merasakan kemenangan
    terutama yang punya masalah hutang lama belum lunas
    jangan putus asah HUBUNGI AKI NAWE 085-218-379-259 ATAU KLIK SITUS KAMI PESUGIHAN TAMPA TUMBAL tak ada salahnya anda coba
    karna prediksi AKI tidak perna meleset
    saya jamin AKI NAWE tidak akan mengecewakan

  11. Ini adalah dialog imajiner yang menyindir ironisme umat Islam Indonesia yang menggunakan ayat Al-Quran untuk menolak pemimpin kafir dan juga melengserkan pemimpin muslim. Ketika ayat Al-Qur'an sudah ditafsirkan pakai kepentingan, ya sudah, yang ada hanya perpecahan. ==== "Tidak ada yang kurang dari Indonesia. Pernah dikaruniai presiden proklamator, Bung Karno, yang membanggakan. Pernah pula mencicipi presiden yang murah senyum, Pak Harto. Puncaknya saat negara mayoritas Muslim ini dianugerahi presiden dari kalangan ulama/kiai yang negarawan yang kompetensinya diakui dunia, Gus Dur. Namun kenyataannya justeru hanya bertahan sangat singkat, digulingkan oleh orang Islam sendiri. "Nikmat Tuhan mana lagi yang kamu (orang Islam) dustakan?" Ucap seorang pemuda Nahdliyin menyitir ayat al-Quran sembari mengisap sebatang rokoknya. "Jadi wajar jika sekarang yang muncul justeru Ahok, orang kafir non-muslim, sebagai balasan atas kufur nikmat itu, ya Kang?" Seloroh pemuda di sebelahnya menanggapi. "Semua ini alasannya cuma satu, gemar jual ayat demi kepentingan politik pribadinya!" Tegas kader muda NU itu. "Sebenarnya Akang memihak yang mana sih, Ahok yang mengatakan dibodohi pakai ayat 51 surat al-Maidah atau para ulama dan umat muslim yang mengatakannya sebagai penistaan terhadap agama?" Pemuda NU itu seketika mematikan rokoknya dan menatap serius ke arah penanya, "Saya berada di pihak Zakir Naik! Beliau seorang muslim idola banyak orang Islam. Kemana-mana yang dibacanya bukan saja ayat Al-Quran, tapi juga ayat Injil, Weda dan Taurat. Luar biasa!" "Maksudnya, jika Ahok menyitir ayat al-Quran berarti tak masalah? Bukan penistaan agama? Menurut saya Sampean keliru Kang, karena Ahok kapasitasnya bukan sebagai ulama seperti Zakir Naik." Timpalnya. Pemuda NU itu semakin serius sampai melototkan matanya lalu berteriak, "Apa kamu kira yang diperbuat Zakir Naik itu tidak ditiru oleh orang-orang Islam yang kapasitasnya setara dengan Ahok? Bahkan ditiru oleh kalangan yang awam ilmu agama!" "Lha kok malah jadi bela Ahok sih Kang?" Sembari berdiri, pemuda NU itu memungkasi, "Salah besar jika dikatakan saya membela Ahok! Apa kamu kira saat Gus Dur berusaha dilengserkan, saat Gus Dur dihina dan dicaci-maki, saat Gus Dur diusir dari forum diskusi, oleh beberapa oknum yang ngakunya ulama dan pengikut ulama tidak pakai ayat Al-Quran?! Tidak jauh beda seperti yang mereka lakukan sekarang terhadap Ahok! Sudahi dulu, saya mau ngimami shalat Maghrib." Usai mengimami shalat Maghrib, pemuda NU itu mendapati si penanya sudah menunggu di depan dipan rumahnya. Tanpa basa-basi, ia katakan: "Atheis dimusuhi karena tidak bertuhan. Bertuhan dimusuhi karena tuhannya beda. Tuhannya sama dimusuhi karena nabinya beda. Nabinya sama dimusuhi karena alirannya beda. Alirannya sama dimusuhi karena pendapatnya beda. Pendapatnya sama dimusuhi karena partainya beda. Partainya sama dimusuhi karena pendapatannya beda." Pertanyaannya, "Sampean wis ngopi Kang...?" Info lengkap klik di http://hakunnay.blogspot.co.id/2016/10/mamah-dede-bahchtiar-nasir-amin-rais.html

  12. Siapa sih Bachtiar Nasir ??? Ternyata bukan hanya Hizbut Tahrir Indonesia yang menunjukkan gejala aneh di detik- detik menjelang pemilihan umum. Kemarin, tak sengaja saya melihat seorang teman berkicau mengkritik seorang ulama – yang sebelumnya pernah dilihat berceramah tentang kemusyrikkan demokrasi, namun tiba-tiba saja pasca Pileg, ulama ini menjadi salah satu penggagas Poros Tengah, bersama Amien Rais. Namanya Ustadz Bachtiar Nasir, saat ini beliau adalah Sekjen MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia). Pada acara Tadabbur Al Quran Damai Indonesiaku di TV One, beliau mengulas tentang syirik – dan dalam video yang berdurasi hanya delapan menit tersebut, beliau berkata, “ … demokrasi bisa saja menjadi berhala sistem baru, orang-orang yang menggunakannya dan mengatakan bahwa tidak ada sistem yang lebih baik bahkan sistem Allah tidak penting untuk diterapkan ketimbang sistem demokrasi, dia sudah musyrik, dia sudah kafir.” Selengkapnya bisa dilihat di http://hakunnay.blogspot.co.id/2016/10/mamah-dede-bahchtiar-nasir-amin-rais.html

Leave a comment