Mau Facebook Anda Aman?

DESEMBER 2009 lalu Facebook sempat membuat perubahan aturan privasi para penggunanya yang mengundang kontroversi. Situs jejaring yang tadinya lebih tertutup itu kini ingin bersaing dengan situs lainnya yang lebih terbuka, seperti Twitter.
Kalau Desember 2009 lalu Anda benar-benar memperhatikan dan mempertahankan pengaturan pribadi Anda ketika Facebook memunculkan rekomendasi pengaturannya, maka mungkin Anda termasuk aman. Tapi kalau Anda cuma memilih pengaturan yang dianjurkan Facebook, maka ada baiknya Anda melihat lagi informasi apa saja yang bisa dilihat orang dengan pengaturan itu.
Caranya pertama arahkan mouse..
...ke menu Setting/Pengaturan di kanan atas, maka akan muncul daftar, lalu klik Privacy Setting/Pengaturan Privasi dari daftar tersebut. Lalu coba periksa tiga hal berikut dalam pengaturan yang muncul.
1. Siapa yang bisa melihat hal-hal yang anda kemukakan (status, foto, video, dan lainnya)
Pada menu itu, item pertamanya adalah Profile Information/Informasi Profil, klik bagian itu. Di halaman selanjutnya, carilah Posts by Me/Kiriman dari Saya. Ini bagian yang mengendalikan segala update status, pranala, catatan/notes, foto, dan video.
Kalau Desember lalu anda hanya mengikuti saran pengaturan standar Facebook, maka semua informasi itu bisa diakses oleh semua aplikasi dan pengguna Facebook lainnya.
Ada baiknya anda mengubah pengaturannya menjadi Hanya Teman/Only Friends daripada Semua Orang/Everyone, sehingga benar-benar hanya orang-orang yang telah anda setujui menjadi teman yang bisa melihat perkembangan profil anda.
Ingat bahwa pengaturan 'Semua Orang' berarti benar-benar semua orang yang memakai internet bisa saja menemukan informasi tersebut. Sementara setting Friends of Friends/Teman dari Teman agak lebih meyakinkan, tapi kalau jumlah teman anda cukup banyak maka bisa saja informasi anda tersedia untuk ribuan orang yang tak anda kenal.
2. Data pribadi
Masih pada bagian Informasi Profil, lihatlah item ke-tiga, ke-empat, dan ke-lima, yaitu: birthday/tanggal lahir, religious and political views/kepercayaan dan pandangan politik, dan family and relationship/keluarga dan hubungan. Ketiga data ini sensitif, terutama tanggal lahir, karena data ini seringkali menjadi data untuk verifikasi identitas (contoh: untuk beberapa layanan perbankan lewat telepon).
Kalau anda menggunakan standar Facebook dari Desember lalu, maka ketiga data ini bisa dilihat semua orang. Ada baiknya anda juga mengubah ini menjadi Hanya Teman/Only Friends untuk alasan yang sama seperti sebelumnya.
3. Apakah Google bisa melihat data di Facebook?
Kembali ke halaman Pengaturan Privasi/Privacy Setting, klik Pencarian/Search, yaitu item ke-empat. Memang Facebook pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Facebook tidak meneruskan informasi ke Google, dan bahwa orang yang mencari nama pengguna Facebook di Google hanya akan diarahkan ke halaman profil pengguna itu, dan hanya diperlihatkan informasi mendasar saja. Ini memang benar tapi harus anda lihat juga informasi mendasar yang muncul itu apa saja.
Item ke-dua di halaman ini, Public Search Result/Hasil Pencarian Umum, memiliki kotak centang di kanan yang bertuliskan "Izinkan/Allow". Ada baiknya anda hapus centang pada kotak itu. Kalau anda mau membandingkan hasilnya maka coba saja klik di pranala "Lihat pratayang/See preview" di sekitar akhir penjelasan item ke-dua itu. Pranala itu bisa menunjukkan seperti apa tampilan profile yang muncul bagi orang yang sama sekali bukan teman anda di Facebook tapi menemukan halaman profil anda lewat fitur pencarian Google. Bisa anda bandingkan bedanya tampilan ini bila kotak Izinkan tadi dicentang atau tidak.
Ketiga pengaturan di atas bisa anda kuasai dalam lima menit. Jangan tunggu sampai ada kejadian buruk baru anda mengamankan informasi tentang anda.(b.post)
persatuan Islam lebih dahsyat ledakannya daripada bom atom

Fikih Persatuan dalam Pandangan Musa Ash-Shadr
Oleh: Hujjatul Islam wal Muslimin Abdurrahim Abazari
Para tokoh politik dan pemikir Muslim sepanjang sejarah selalu memberikan perhatian yang lebih terhadap masalah persatuan umat Islam. Mereka memberi kontribusi besar di bidang ukhuwah islamiah (persaudaraan sesama Islam) dan mereka selalu memprioritaskan hal ini sebagai kunci kemaslahatan umat Islam sedunia.
Salah satu fukaha (ahli fikih) ternama Syiah, Syekh Thusi, menulis kitab yang begitu berharga berjudul Al-Khilaf (perbedaan). Penulisan buku tersebut mendorong pembahasan fikih tathbiqî (fikih penerapan) dan fikih muqarrin (fikih perbandingan) antar empat mazhab. Setelah Syekh Thusi, Allamah Hilli melanjutkan langkah Syekh Thusi dimana beliau menulis kitab At-Tadzkirah.
Pada abad-abad berikutnya, banyak tokoh-tokoh besar bermunculan; di antaranya seperti Sayid Jamaluddin Astarabadi, Syekh Muhammad Husain Kasyiful Ghita, Syekh Muhammad Abduh, dst. Mereka dengan gigih memperjuangkan terwujudnya persatuan umat Islam. Di masa itu pula ada Ayatullah Sayid Abdul Husain Syarafuddin di Lebanon, Ayatullah Borujerdi dan Syekh Muhammad Taqi Qumi di Iran, Syekh Mahmud Syaltut dan Syekh Muhammad Madani di Mesir. Para pelopor pendekatan antarmazhab tersebut mengerahkan daya dan upaya untuk meneruskan gagasn cemerlang dan mulia ini.

Lambat laun, dibentuklah lembaga Darut Taqrib (Lembaga Pendekatan Mazhab-Mazhab Islam) di Kairo, Mesir. Kegiatan lembaga ini meliputi penulisan artikel dan buku, penyelenggaraan konferensi dan rapat-rapat berkenaan dengan pendekatan mazhab-mazhab Islam. Untuk pertama kalinya para tokoh dari berbagai mazhab berkumpul bersama dan Universitas Al-Azhar pun memberi kesempatan kepada seluruh mazhab Islam untuk dikaji dan dipelajari secara terbuka di sana.
Pentingnya Pendekatan Fikih

Dalam pandangan Imam Musa Ash-Shadr, semua upaya dan usaha ini merupakan langkah positif, suci dan suatu keniscayaan dalam mewujudkan persatuan umat Islam. Bagi beliau, kita tidak boleh berasumsi bahwa kita telah menjalankan langkah terakhir di jalan ini. Beliau memiliki pandangan khusus dalam metodenya yang disebut taqrib fiqhi (pendekatan fikih). Beliau selalu berkata, “Fiqh tathbiqî (fikih penerapan) adalah bibit mulia yang menentukan metode pendekatan fikih dan persatuan hukum syariat.”

Jadi menurut beliau, langkah para pendahulu kita merupakan sarana terbaik bagi kita di zaman sekarang untuk mengembangkan pendekatan fikih. Imam Musa Ash-Shadr menganggap diskusi antar-tokoh mazhab, penulisan buku dan artikel, dan upaya-upaya semacam itu masihlah belum optimal. Beliau menganggap taqrib fiqhi sebagai penyempurna upaya kita dalam mewujudkan persatuan umat Islam.
Jelas sekali maksud Imam Musa Ash-Shadr tentang pendekatan fikih bukan berarti tidak boleh ada perbedaan fatwa di kalangan fukaha; karena itu sama sekali tidak masuk akal. Menurut beliau, bahkan perbedaan pendapat umat dalam pemikiran adalah rahmat, sebagaimana sebuah hadis menyatakan hal itu. Justru perbedaan pemikiran dan pandangan ilmiah akan membawa berkah dan kemajuan bagi para mujtahid. Namun jika perbedaan itu keluar dari ruang lingkup teori dan keilmuan dan menjadi syiar serta fatwa yang harus diamalkan setiap umat, maka persengketaan, perselisihan, dan buruk sangka tidak dapat dihindarkan. Oleh karenanya, sebisa mungkin dampak negatif tersebut harus dihindari.
Sebagai seorang fakih dan pakar dalam masalah agama, Imam Musa Ash-Shadr selalu waspada dalam mengikuti perkembangan masalah-masalah sosial-politik Timur Tengah, Dunia Islam dan Barat. Beliau memiliki hubungan yang baik dengan tokoh-tokoh kedua belah pihak. Beliau sangat menyadari kelemahan dan kekurangan masyarakat muslim. Baginya adalah suatu hal yang sangat disayangkan sekali bahwa setiap tahun umat Islam melaksanakan ibadah haji bersama-sama dengan begitu megah, namun dikarenakan perbedaan-perbedaan partikular mereka rela menanggalkan persatuan dan kehilangan kekuatannya. Beliau selalu memikirkan cara bagaimana agar umat Islam tidak berselisih hanya karena masalah melihat hilal; dan sebagai gantinya hendaklah kaum Muslimin mengerahkan tenaganya di bidang kemajuan iptek sehingga terwujud kembali keagungan Islam.

Begitu tinggi angan-angan Imam Musa Ash-Shadr dalam mewujudkan persatuan sampai-sampai beliau ingin melihat umat Islam melakukan salat berjemaah, mengumandangkan azan, dan merayakan hari raya di satu waktu yang sama. Karena menurut beliau, kebersamaan dan persatuan ini lebih dahsyat ledakannya daripada bom atom sekalipun, khususnya bagi negara-negara adidaya; dan juga merupakan jaminan kuatnya Islam dan kaum Muslimin di hadapan tipu muslihat dan siasat musuh untuk selamanya.
Pada tanggal 27 Rajab 1389 H yang bertepatan dengan hari biksah (hari pengangkatan Nabi saw. sebagai utusan Allah Swt.) untuk pertama kalinya beliau mengutarakan suara hatinya ini dalam sepucuk surat kepada Syekh Hasan Khalid, Mufti Suni Lebanon. Kemudian pada bulan Zulhijah di tahun yang sama, beliau hadir pada konfrensi tahunan “Majma’ Buhuts Islami” dan menjelaskan pandangannya di hadapan tokoh terkemuka dunia Islam. Pandangan beliau mendapat sambutan yang cukup hangat; dan karena itu pula beliau diterima menjadi anggota tetap lembaga ini.
Dalam wawancara bersama majalah Al-Mushawir cetakan Kairo, dalam menjawab sebuah pertanyaan tentang persatuan, lagi-lali beliau menekankan masalah pendekatan fikih seraya berkata: “Hal itu (persatuan umat) akan terwujud jika pendekatan dan persatuan fikih telah terwujud sebelumnya. Persatuan tidak akan terwujud hanya dengan diadakannya konferensi-konferensi antar tokoh mazhab-mazhab. Saya menaruh harapan akan terwujudnya pendekatan fikih kepada lembaga yang terdiri dari tokoh-tokoh berbagai mazhab ini. Kairo juga seharusnya menunjukkan kemampuannya dalam bidang ini, karena Kairo memiliki posisi yang begitu strategsi di dunia Islam.”
Imam Musa Ash-Shadr memanfaatkan segala kesempatan seoptimal mungkin dan beliau selalu merundingkan masalah ini dengan tokoh-tokoh dari berbagai mazhab dan juga para pakar politik dunia Islam. Pada tahun berikutnya, yakni pada tanggal 19 April 1971 seusai mengikuti konferensi keenam Majma’ Buhuts Islami di Kairo, dalam pertemuannya dengan para tentara di Kanal Suez, seraya menekankan jihad melawan Israel, untuk kesekian kalinya beliau menekankan pendekatan fikih dan meneriakkan motto “Persatuan adalah syiar agamaku!”
Pada tahun 1973 saat beliau menghadiri konferensi “Mengenal Pemikiran Islam”, dalam wawancaranya bersama majalah Al-Mujahid, beliau juga menekankan kembali prinsip persatuan tersebut.
Sumber: Buletin Mingguan Pegah-e Howze, 2008, edisi 207 dan http://ejajufri.wordpress.com/2010/01/24/fikih-persatuan-dalam-pandangan-musa-ash-shadr/?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+ejajufri+(Dahulukan+Islam+di+Atas+Mazhab)&utm_content=Yahoo!+Mail
Tags:
Agama
,
Berita
,
Islam dan Jihad
,
Islam dan Wanita
,
Pemuda
,
Persatuan Islam
,
Politik
,
Serba Serbi
,
Tekhnologi
,
Teroris
,
Wahabi
Wanita Diancam Dibunuh karena Mengkritik Ulama Wahabi

Samar Al-Muqrin, seorang penulis asal Arab Saudi diancam hukuman mati lantaran kritik pedasnya terhadap seorang ulama radikalis, Syekh Muhammad Al-Arifi.
Penulis dalam artikelnya di surat kabar Al-Arab Al-Qatariah pada hari Sabtu mengungkapkan, bahwa dirinya menerima sebuah pesan di situsnya yang mengancam hukuman mati dengan cara akan tubuhnya akan dipotong-potong lalu diberikan kepada anjing, dan menyebutnya sebagai orang hina dan rafidhi.
Kritik pedas yang ditujukan kepada Syekh Al-Arifi dalam sebuah artikel berjudul, “Arifi dan Sistani… yang Utuh Lebih Lebar dari yang Robek,” di mana Arifi digambarkan sebagai “dai sembrono”, karena serangannya terhadap otoritas keagamaan Ayatullah Sistani serta kecamannya terhadap Syiah sebagai Majusi.
Muqrin dalam mengomentari ancaman berkata, “Segala puji bagi Allah yang memberkati saya dengan hati yang kuat dan tidak takut kepada pengecut seperti dia yang tidak mampu membalas argumen dengan argumen, dan tidak memiliki kemampuan mengunakan akal sehat untuk menampilkan kebenaran.”
“Orang-orang seperti dia, tidak ada cara lain kecuali membunuh,” katanya. Dalam pernyataannya yang terdahulu beliau meyakinkan kalau dirinya seorang Sunni seratus persen yang lahir di Najd dalam lingkungan Sunni. Sunni dan Syiah sama-sama Muslim.
Dia memperingatkan kesewenang-wenangan orang-orang seperti Al-Arifi, dan meminta semua pihak mempertimbangkan bahaya pemikiran ini yang mengindikasikan pandangan konyol. Sama halnya mengerek bendera kehancuran dan melumuri darah di dahinya.
Semua orang merasa malu dibuatnya. “Kami semua menanggung rasa malu di depan masyarakat internasional oleh tindakan-tindakan liar orang-orang seperti dia.”
ٍMuqrin menerima banyak pesan melalui e-mail pribadinya dari beberapa dosen sekolah Teachers College, dan beberapa murid Muhamad Arifi yang tidak mampu menjawab kecuali dengan penghinaan dan ancaman.
“Mereka berharap lewat pesan-pesan itu agar saya menarik kembali pernyataan saya, tapi mereka tidak menemukan jalan dan hanya kata-kata kotor dan keji yang dilakukannya,” tegasnya.
Dia menekankan bahwa pesan-pesan ini semakin membuatnya lebih bertekad untuk melanjutkan misi pemberantasan kemungkaran, pemecah persatuan dan pelecehan kebenaran.
Al-Arifi yang telah menodai otoritas Ayatullah Sistani dengan ungkapannya sebagai “zindik dan tidak bermoral”, telah melecehkan kehormatan dan kemuliaan agama, serta menyebar kebencian di antara sesama. Apa yang tengah dilakukan Al-Arifi, tidak lain hanya kelemahannya yang besar untuk sebuah robek yang kecil.
Dia bertanya-tanya bagaimana seseorang yang waras menggambarkan orang lain yang lebih tua dari sisi usia, kualitas, agama, dan politik dengan “zindik dan tidak bermoral.”
Masih dalam tulisannya, Muqrin mempertanyakan, “Bagaimana orang yang menempatkan atas dirinya gelar “dai” berusaha merekrut orang lain kepada agama kita tetapi tak mampu menahan amarahnya dalam keadaan seperti itu? Apa yang diucapkannya, tidak lain hanya seruan ceroboh yang tidak terkendali.”
Penerjemah © Alwi Jindan dan ejajufri 2010
Sumber: Alalam
Tags:
Berita
,
Islam dan Wanita
,
Pemuda
,
Persatuan Islam
,
Politik
,
Serba Serbi
,
Teroris
,
Wahabi
Salat di Jalanan

Wahabi Mengusir Syiah agar Salat di Jalanan
Kaum Syiah Saudi di kota Khobar dipaksa untuk melaksanakan salat di jalanan ketika ekstrimis Wahabi (تكفييرية) melarang mereka untuk menggunakan masjid (milik) Suni terdekat, sebagaimana yang biasa mereka lakukan.
Beberapa orang yang salat memberi tahu Rasid bahwa seseorang dengan jenggot panjang dan gamis pendek, penampilan khas ekstrimis Wahabi, datang dari luar lingkungan sekitar dan mencegah mereka untuk melaksanakan salat di masjid (milik) Suni
Otoritas Arab Saudi memberikan izin kepada Syiah Saudi untuk melaksanakan salat mereka di masjid Suni. Ekstrimis Wahabi datang bersama penjaga masjid dan memulai perselisihan yang hampir berujung pada keributan.
Ekstrimis Wahabi menghina (salah seorang) ulama Syiah di sana, Sayid Mohammad An-Nasser, namun beliau tanggapi dengan tenang dan memerintahkan orang yang hendak salat untuk meninggalkan masjid untuk menenangkan keadaan.
Sayid Mohammad An-Nasser kemudian melaksanakan salat di jalan raya samping masjid. Beberapa sumber mengabarkan Rasid bahwa seorang delegasi Syiah berencana untuk bertemu dengan pejabat Provinsi Timur untuk membawa hal ini dan menjelaskan apa yang terjadi.
Sumber: Rasid.com,http://ejajufri.wordpress.com/2010/01/23/wahabi-mengusir-syiah-untuk-salat-di-jalanan/?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+ejajufri+(Dahulukan+Islam+di+Atas+Mazhab)&utm_content=Yahoo!+Mail
Islam kalah....???!!!???
Celaka Kalian! Celaka Kalian! Wahai Yahudi! Tentara Muhammad Pasti Kembali!
Janji Pertama:
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”.
Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.” (QS 17: 4-5)
Janji Pertama Allah sudah terlaksana dan si Penghukum Sadis ini sudah menyiksa kaum Yahudi, bahkan bukan hanya di kampung halaman mereka sendiri, tapi hingga ke seluruh pelosok dunia. Mau lihat siapa orangnya?

Adolf Hitler
Janji Kedua:
“Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.” (QS. 17: 6)
Janji inipun sudah terlaksana. Karena tak berapa lama setelah si Penghukum Sadis ini berhasil mereka kalahkan, bangsa Israel pun akhirnya diizinkan oleh Tuhan untuk menang dan bangkit. Dan setelah hampir dua setengah milenium bangsa Israel tidak memiliki negara dan hidup luntang-lantung, kini bangsa Israel sudah memiliki negara, kekuatan, harta, dan pendukung dari kalangan Jewish-Christian dan Jewish-Moslem.

Tak lama setelah kehancuran Nazi, David Ben Gurion memproklamirkan berdirinya negara Israel pada 14 Mei 1948
Di samping itu, saat ini kaum Zionis (baik keturunan biologis Israel maupun bukan) telah menguasai hampir seluruh aspek kehidupan manusia di seluruh dunia, dari penguasaan mereka terhadap media, perbankan dan keuangan, militer, perdagangan, teknologi dan lain sebagainya.
Saat Ini Adalah Kesempatan Terakhir Israel Untuk Bertaubat:
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri” (QS. 17:7)
Saat ini adalah momen dan kesempatan yang Allah berikan kepada bangsa Israel untuk bertaubat dan kembali ke Jalan Tuhan. Pilihan itu sudah Allah Swt berikan. Seandainya dengan kekuatan dan kekuasaan yang Allah berikan saat ini kepada mereka itu digunakan untuk berbuat kebaikan kepada sesama manusia, maka mereka sendirilah yang akan menikmati hasil kebaikannya. Namun jika karunia itu mereka salahgunakan dengan–sekali lagi–membuat kerusakan di muka bumi, maka Janji Allah yang kedua pasti akan terlaksana. D salam Al-Qur’an Allah sudah mengisyaratkan bahwa bangsa ini tidak akan berbuat kebaikan, dan bahkan sebaliknya mereka akan semakin menyombongkan diri dan membuat kerusakan di muka bumi sehingga pada akhirnya akan terlaksanalah janji Allah Swt yang kedua.
Akan Terlaksananya Janji Allah Yang Kedua Sebentar Lagi:
“Apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.” (QS. 17:7)
Apabila sudah matang/genapnya kejahatan Israel yang kedua dengan membuat berbagai kerusakan di muka bumi ini, maka Allah Swt berjanji akan membangkit suatu bangsa yang pada masa lalu, juga pernah mengalahkan dan memperbudak bangsa Israel, yaitu bangsa Persia. Jadi jangan heran kalau saat ini Israel sudah kebakaran jenggot dengan kemajuan bangsa Iran!
Iran Adalah Satu-satunya Negara Islam Yang Bikin Nyali Israel Kecut!

Pemimpin Iran / Rahbar sedang Menginspeksi Batalyon Teladan Asyura dan Az-Zahra

"Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (QS. 61:4)
173)

"Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang." (QS. 37:173)

Batalyon Zahra
Kalau mau membaca kajian nubuat-nubuat Qur’an yang saya kutip di atas lebih jauh, silahkan baca sendiri buku Rahasia Di Balik Penggalian Al-Aqsha oke …
Di buku itu, penjelasannya lebih detil.
Melihat dari nubuat-nubuat yang ada, sangat mungkin beberapa tahun lagi (barangkali sekitar 3 tahun lagi–atau sekitar tahun 2011 atau mungkin juga lebih cepat. Wallahu’alam) akan terjadi perang terbuka antara Iran dan Israel bersama sekutunya. Dan selama masa-masa ini, berbagai fitnah akan terjadi di berbagai pelosok dunia, karena masa penderitaan bagi umat Muslim sedang berjalan. Saran saya, perbanyaklah solat, berzikir, berdoa, bertawasul, dan pegang erat-eratlah Al-Qur’an kalau tidak mau binasa.
Foto-foto militer Iran ini saya copy-paste dari situs Saudari Ifadah Amalia. Kalau mau melihat foto-foto tersebut selengkapnya, silahkan mampir saja ke situsnya.
sumber:http://musadiqmarhaban.wordpress.com/
Janji Pertama:
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”.
Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.” (QS 17: 4-5)
Janji Pertama Allah sudah terlaksana dan si Penghukum Sadis ini sudah menyiksa kaum Yahudi, bahkan bukan hanya di kampung halaman mereka sendiri, tapi hingga ke seluruh pelosok dunia. Mau lihat siapa orangnya?

Adolf Hitler
Janji Kedua:
“Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.” (QS. 17: 6)
Janji inipun sudah terlaksana. Karena tak berapa lama setelah si Penghukum Sadis ini berhasil mereka kalahkan, bangsa Israel pun akhirnya diizinkan oleh Tuhan untuk menang dan bangkit. Dan setelah hampir dua setengah milenium bangsa Israel tidak memiliki negara dan hidup luntang-lantung, kini bangsa Israel sudah memiliki negara, kekuatan, harta, dan pendukung dari kalangan Jewish-Christian dan Jewish-Moslem.

Tak lama setelah kehancuran Nazi, David Ben Gurion memproklamirkan berdirinya negara Israel pada 14 Mei 1948
Di samping itu, saat ini kaum Zionis (baik keturunan biologis Israel maupun bukan) telah menguasai hampir seluruh aspek kehidupan manusia di seluruh dunia, dari penguasaan mereka terhadap media, perbankan dan keuangan, militer, perdagangan, teknologi dan lain sebagainya.
Saat Ini Adalah Kesempatan Terakhir Israel Untuk Bertaubat:
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri” (QS. 17:7)
Saat ini adalah momen dan kesempatan yang Allah berikan kepada bangsa Israel untuk bertaubat dan kembali ke Jalan Tuhan. Pilihan itu sudah Allah Swt berikan. Seandainya dengan kekuatan dan kekuasaan yang Allah berikan saat ini kepada mereka itu digunakan untuk berbuat kebaikan kepada sesama manusia, maka mereka sendirilah yang akan menikmati hasil kebaikannya. Namun jika karunia itu mereka salahgunakan dengan–sekali lagi–membuat kerusakan di muka bumi, maka Janji Allah yang kedua pasti akan terlaksana. D salam Al-Qur’an Allah sudah mengisyaratkan bahwa bangsa ini tidak akan berbuat kebaikan, dan bahkan sebaliknya mereka akan semakin menyombongkan diri dan membuat kerusakan di muka bumi sehingga pada akhirnya akan terlaksanalah janji Allah Swt yang kedua.
Akan Terlaksananya Janji Allah Yang Kedua Sebentar Lagi:
“Apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.” (QS. 17:7)
Apabila sudah matang/genapnya kejahatan Israel yang kedua dengan membuat berbagai kerusakan di muka bumi ini, maka Allah Swt berjanji akan membangkit suatu bangsa yang pada masa lalu, juga pernah mengalahkan dan memperbudak bangsa Israel, yaitu bangsa Persia. Jadi jangan heran kalau saat ini Israel sudah kebakaran jenggot dengan kemajuan bangsa Iran!
Iran Adalah Satu-satunya Negara Islam Yang Bikin Nyali Israel Kecut!

Pemimpin Iran / Rahbar sedang Menginspeksi Batalyon Teladan Asyura dan Az-Zahra

"Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." (QS. 61:4)
173)

"Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang." (QS. 37:173)

Batalyon Zahra
Kalau mau membaca kajian nubuat-nubuat Qur’an yang saya kutip di atas lebih jauh, silahkan baca sendiri buku Rahasia Di Balik Penggalian Al-Aqsha oke …
Melihat dari nubuat-nubuat yang ada, sangat mungkin beberapa tahun lagi (barangkali sekitar 3 tahun lagi–atau sekitar tahun 2011 atau mungkin juga lebih cepat. Wallahu’alam) akan terjadi perang terbuka antara Iran dan Israel bersama sekutunya. Dan selama masa-masa ini, berbagai fitnah akan terjadi di berbagai pelosok dunia, karena masa penderitaan bagi umat Muslim sedang berjalan. Saran saya, perbanyaklah solat, berzikir, berdoa, bertawasul, dan pegang erat-eratlah Al-Qur’an kalau tidak mau binasa.
Foto-foto militer Iran ini saya copy-paste dari situs Saudari Ifadah Amalia. Kalau mau melihat foto-foto tersebut selengkapnya, silahkan mampir saja ke situsnya.
sumber:http://musadiqmarhaban.wordpress.com/
Tags:
Agama
,
Berita
,
Islam dan Jihad
,
Pemuda
,
Persatuan Islam
,
Politik
,
Serba Serbi
,
Tekhnologi
,
Teroris
,
Wahabi
Israel serang Indonesia???!!!!!


Gawat, Israel Merambah Pasar Telkom Indonesia!!!
Sekitar 30% perangkat teknologi dan jaringan telekomunikasi yang digunakan di Indonesia kabarnya merupakan produk buatan Israel. Meski sempat dilarang masuk, namun Indonesia tetap tak berdaya menahan serbuannya.
Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto, mengakui pemerintah Indonesia kesulitan untuk menahan masuknya produk asal Israel. Sebab di era globalisasi saat ini perangkat telekomunikasi buatan vendor negara tertentu belum tentu diproduksi oleh negara itu sendiri.
“BlackBerry, misalnya, tidak selalu diproduksi oleh Research in Motion di Kanada. Tapi bisa juga di negara lain seperti Meksiko dan Hungaria. Termasuk juga perangkat Israel yang masuk ke Indonesia. Bisa saja menggunakan nama Amerika,” jelasnya pada detikINET, belum lama ini.
Dalam Peraturan Pemerintah No. 52/2002 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi dan Undang-Undang Telekomunikasi No. 36/1999, memang tidak disebutkan secara spesifik larangan asal negara dari perangkat telekomunikasi yang digunakan di Indonesia.
Meski demikian ditegaskan, kerja sama dengan negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik melanggar Pasal 21 UU No. 36/ 1999.
Berdasarkan aturan itu, Menkominfo Tifatul Sembiring sebelumnya pernah mengancam akan mencabut izin operator yang terbukti bekerja sama dengan Israel. Termasuk untuk tidak menggunakan perangkat-perangkat dari negara tersebut.
“Operator telekomunikasi sebaiknya menggunakan sense of crisis agar tidak menimbulkan gejolak publik,” saran Gatot.
Gatot sendiri mengaku tak tahu pasti jumlah persentase perangkat teknologi dan jaringan telekomunikasi dari Israel yang telah masuk ke Indonesia melalui nama produk yang dikemas negara lain.
Namun berdasarkan investigasi para pegiat telekomunikasi “grass root” di lapangan, jumlah perangkat Israel yang telah digunakan operator telekomunikasi di Indonesia cukup banyak.
“Dari riset yang kami lakukan, sudah ada 30% produk Israel yang masuk ke Indonesia. Salah satunya adalah Shiron dan Gilat dalam perangkat VSAT,” kata Barata Wisnuwardhana, salah satu pegiat telekomunikasi.
Perusahaan asal Israel lain yang sempat mau masuk ke Indonesia adalah Alvarion yang
digandeng oleh PT Abhimata Cipta Abadi untuk perangkat Wimax di spektrum 3,3 GHz.
Meski demikian, kabarnya Abhimata membatalkan kerjasama itu sejak Menkominfo menyuarakan larangan itu.
Perangkat afiliasi Israel lain yang juga diributkan akan masuk ke Indonesia adalah operating system software dan billing system software milik Convergys dan Amdocs. Kedua vendor perangkat ini tengah ikut tender di Telkomsel.
Namun belakangan Kedutaan Besar Amerika Serikat mengklarifikasi bahwa Amdocs merupakan produk buatan negaranya, dan bukan dari Israel.
Sumber: Detik.net,http://musakazhim.wordpress.com/2010/01/19/gawat-israel-merambah-pasar-telkom-indonesia/
Persatuan Islam di adudomba

Apa Warna Anjing Ashabul Kahfi?
Alkisah ada sebuah masyarakat muslim yang jumlahnya sedikit namun jumlahnya semakin banyak dalam keimanan dan kuat dalam tindakan. Saking banyaknya, orang-orang kafir tidak bisa mengalahkan mereka dalam perang meskipun jumlah mereka lebih banyak.
Hinggi suatu hari seorang pemuda dari pihak musuh pura-pura masuk Islam dan mengunjungi ulama besar di suatu kota dan mendengarkan ceramahnya tentang Alquran. Temanya kebetulan tentang salah satu surah dalam Alquran yang disebut Al-Kahf [The Cave/Gua, surah ke-18).
Ketika ulama itu menyelesaikan pembicaraannya, ia menawarkan kepada hadirin untuk bertanya. Ketika kesempatan itu sampai pada orang kafir ini, ia bertanya:
“Tuan, dalam kisah orang yang tertidur di gua, disebutkan tentang seekor anjing. Saya jadi ingin tahu dan bertanya apa warna anjing itu? Saya harap Anda tidak keberatan dengan pertanyaan saya, khususnya jikalau mungkin Anda tidak tahu jawabannya.”
Dengan segera ulama itu berkata kepada pemuda, “Sama sekali tidak masalah, setiap orang harus tahu bahwa anjing itu berwarna KUNING.”
Pemuda itu bertanya, “Apa Anda yakin? Maksud saya, mungkin saja memiliki warna yang lain?”
“Tidak,” jawab guru tua itu. “Warnanya benar KUNING.” Sekali lagi pemuda itu berterima kasih padanya dan kemudian pergi.
Malam berikutnya pemuda musuh itu kembali berpura-pura dan masih mencari pengetahuan dan pergi ke kota yang lain dan duduk di sebuah majelis ilmu. Mereka juga sama-sama mendiskusikan berbagai hal tentang ayat dalam Alquran.
Ketika sampai pada waktu sang ulama memberikan kesempatan bertanya pada yang hadir, penipu muslim ini mengangkat tangan dan kemudian bertanya, “Di bagian surah Al-Kahf, orang yang tidur disebutkan dalam jumlah yang berbeda tapi selalu menyebutkan anjing mereka dan dihitung bersama mereka. Sekarang saya jadi penasaran, ya atau tidak, orang yang berilmu tidak pernah menyebutkan tentang apa warna anjing itu?”
Ulama itu segera menjawab, “Ya! Anjing dalam kisah Alquran ini berwarna HITAM.”
Pemuda kafir ini merasa puas dan melanjutkan, “Tuan, apakah Anda benar-benar yakin kalau warna anjing yang disebutkan dalam cerita itu berwarna HITAM?”
“Anak muda,” jawabnya cepat, “Saya mempertaruhkan reputasi saya tentang itu sebagai kebenaran.”
“Terima kasih, Tuan,” kata pemuda kafir itu.
Malam berikutnya, orang kafir itu masih berpura-pura sebagai seorang muslim dan kembali ke ulama yang pertama. Ketika tiba waktunya untuk tanya-jawab, ia mengangkat tangan dan bertanya, “Tuan, Anda memiliki pengetahuan luas dan saya hanyalah orang awam. Saya masih ragu, bisakah Anda mengingatkan saya tentang jawaban atas pertanyaan malam yang lalu, apa warna anjing dalam gua di surah Al-Kahf?”
Guru itu bertanya, “Tidak ada keraguan sedikitpun di antara ulama besar Islam tentang pertanyaan ini. Anjing itu berwarna KUNING, dan siapapun yang mengatakan lain maka ia tidak punya ilmu.”

Mendengar hal tersebut, pemuda itu kembali bertanya, “Tuan, apa yang akan Anda katakan kalau ada orang lain yang mempertaruhkan reputasinya sebagai ulama Islam tentang jawaban bahwa anjing itu bukanlah kuning, tapi anjing itu berwarna hitam?”
Ulama itu dengan cepat menjawan, “Berarti reputasinya bukanlah sebagai ulama tapi sebagai orang bodoh.”
Hari berikutnya musuh ini pergi ke ulama yang percaya bahwa anjing itu berwarna hitam, ia mengatakan bahwa ulama di kota sebelah menyebut namamu dan mengatakan bahwa anda tidak punya ilmu tentang Islam dan warna anjing yang benar adalah KUNING.
Ulama ini menjadi marah dan berteriak, “Kamu katakan padanya, bahwa saya mengatakan bahwa dialah orang yang tidak punya ilmu. Saya orang yang lulus dari madrasah terbesar Islam, tapi dia hanyalah orang bodoh.”
Rencananya sedang berjalan. Sudah lama masyarakat itu dipecah menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok mengklaim bahwa ulama merekalah yang memiliki jawaban paling benar. Keributan pecah di jalan-jalan dan umat muslim mulai saling menyerang satu sama lain di seluruh kota. Setiap orang jadi terlibat luas hingga tidak ada seorangpun yang tidak terlibat dalam situasi mengerikan ini. Berteriak, memaki, memukul dan perang terjadi di mana-mana.
Kemudian hal itu terjadi. Orang kafir kembali ke kelompoknya dan mengatakan pada mereka, “Mari kita lawan mereka sekarang. Kalian akan lihat bahwa mereka mudah untuk dikalahkan.”
Itulah yang benar-benar mereka lakukan. Semoga Allah melindungi kita dari fitnah ini. Ilahi amin.

sumber: http://ejajufri.wordpress.com/2010/01/22/apa-warna-anjing-ashabul-kahfi/?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+ejajufri+(Dahulukan+Islam+di+Atas+Mazhab)&utm_content=Yahoo!+Mail
Tags:
Berita
,
KKN
,
Pemuda
,
Persatuan Islam
,
Politik
,
Serba Serbi
,
Tekhnologi
,
Teroris
,
Wahabi
Cina VS AS
Cina: Kritik Internet Clinton 'Berbahaya'
Tanggapan atas pidato Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton tentang sponsor Internet, Cina mengatakan hari Jumat bahwa komentarnya dapat membahayakan hubungan antara Beijing dan Washington.
Hillary Clinton, Menlu AS

Dalam pidato hari Kamis, Clinton mendesak Cina untuk menyelidiki serangan cyber yang baru-baru ini mendorong mesin pencari Google mengancam akan menghentikan bisnisnya di negara Komunis itu.
Kementerian Luar Negeri Cina menyerang balik dengan pernyataan, mengatakan, "Kami mendesak pihak AS untuk menghormati fakta dan menghentikan penggunaan apa yang disebut sebagai kebebasan internet untuk membuat tuduhan tidak berdasar terhadap China."
Clinton telah menyatakan Cina sebagai di antara sejumlah negara di mana telah terjadi "paku ancaman terhadap kebebasan arus informasi" dalam setahun ini.
"Mereka yang mengganggu arus informasi bebas dalam masyarakat kita atau yang lain menjadi ancaman bagi perekonomian kita, pemerintah kita dan masyarakat sipil kita."
Cina, bagaimanapun, mengatakan untuk mengelola aliran informasi dalam sebuah negara di mana lebih dari 380 juta pengguna mengakses sejumlah 3,6 juta situs Web dan 180 juta blog, pembatasan harus diletakkan pada tempatnya.
"Internet Cina terbuka," kata juru bicara Ma Zhaoxu mengatakan dalam pernyataan yang juga memperingatkan bahwa kritik yang dilontarkan oleh Clinton adalah "merusak hubungan Sino-Amerika."
Pada hari Jumat, Kedutaan Besar AS di Beijing dan konsulat di Shanghai dan Guangzhou yang membuka streaming internet-diskusi dengan anggota komunitas blogging untuk "berbagi wawasan dan menjawab pertanyaan mengenai pidato Clinton." [IslamTImes/R]
Tanggapan atas pidato Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton tentang sponsor Internet, Cina mengatakan hari Jumat bahwa komentarnya dapat membahayakan hubungan antara Beijing dan Washington.
Hillary Clinton, Menlu AS

Dalam pidato hari Kamis, Clinton mendesak Cina untuk menyelidiki serangan cyber yang baru-baru ini mendorong mesin pencari Google mengancam akan menghentikan bisnisnya di negara Komunis itu.
Kementerian Luar Negeri Cina menyerang balik dengan pernyataan, mengatakan, "Kami mendesak pihak AS untuk menghormati fakta dan menghentikan penggunaan apa yang disebut sebagai kebebasan internet untuk membuat tuduhan tidak berdasar terhadap China."
Clinton telah menyatakan Cina sebagai di antara sejumlah negara di mana telah terjadi "paku ancaman terhadap kebebasan arus informasi" dalam setahun ini.
"Mereka yang mengganggu arus informasi bebas dalam masyarakat kita atau yang lain menjadi ancaman bagi perekonomian kita, pemerintah kita dan masyarakat sipil kita."
Cina, bagaimanapun, mengatakan untuk mengelola aliran informasi dalam sebuah negara di mana lebih dari 380 juta pengguna mengakses sejumlah 3,6 juta situs Web dan 180 juta blog, pembatasan harus diletakkan pada tempatnya.
"Internet Cina terbuka," kata juru bicara Ma Zhaoxu mengatakan dalam pernyataan yang juga memperingatkan bahwa kritik yang dilontarkan oleh Clinton adalah "merusak hubungan Sino-Amerika."
Pada hari Jumat, Kedutaan Besar AS di Beijing dan konsulat di Shanghai dan Guangzhou yang membuka streaming internet-diskusi dengan anggota komunitas blogging untuk "berbagi wawasan dan menjawab pertanyaan mengenai pidato Clinton." [IslamTImes/R]
Ahmadinejad: Laju Perkembagan Iran Semakin Cepat

Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad menyatakan bahwa konvoi perkembangan bangsa Iran melaju dengan cepat.
Ahmadinejad mengatakan, musuh bangsa Iran tidak ingin menyaksikan bangsa ini kokoh dan menjadi sumber inspirasi kemajuan bangsa lain.
Statemen tersebut dikemukakan Ahmadinejad hari ini (22/1) pasca acara peresmian program industri baja di Nishabour, timur laut Iran. Menyinggung berbagai aksi dan ancaman musuh terhadap Iran dalam beberapa tahun terakhir, Ahmadinejad mengatakan, "Pembangunan Iran saat ini, adalah pembangunan era kejayaan masa depan bagi umat manusia di dunia."
"Kebesaran dan kekuatan Iran adalah milik seluruh bangsa dan semangat ini dapat ditemukan di setiap bangsa dunia."
Berbicara mengenai berbagai kendala perekonomian kapitalis, Presiden Iran mengatakan, "Kekuatan yang berlandaskan pada sistem kapitalisme telah kehilangan tenaga. Adapun ekonomi Iran yang berlandaskan pada keadilan, penghomatan terhadap insan-insan pencari kesempurnaan, dan cinta sesama, terus menempuh jalannya mengggapai kemajuan."
"Kapitalisme dan humanisme, adalah titik awal munculnya diktatorisme dan para pelaku tindak kejahatan yang membantai jutaan manusia dan merampas hak-hak mereka."
Dalam 100 tahun terakhir, lebih dari 100 juta manusia tewas di tangan orang-orang yang gencar melontarkan slogan humanisme dan liberalisme, demikian tegas Ahmadinejad
"Dalam persaingan irasional antara Perancis dan Amerika Serikat di sebuah negara Afrika untuk menguasai dan mengeruk sumber-sumber alam di negara itu, lebih dari satu juta manusia tak berdosa tewas, dan ini mencerminkan watak kapitalisme yang sesungguhnya."
Menyinggung upaya Barat untuk memecah-belah kawasan Timur Tengah, Ahmadinejad menandaskan, "Kejahatan para pemimpin penganut madzhab kapitalisme dan humanisme itu saat ini dapat disaksikan dengan jelas di Afghanistan, Irak, dan baru-baru ini di Pakistan dan Yaman."