Camp Nou - Lima gol yang dilesakkan pemain Barcelona sukses membungkam Real Madrid dalam duel El Clasico pada lanjutan La Liga Spanyol di Camp Nou, Selasa (30/11/2010) dinihari WIB. Posisi puncak pun di tangan Barca dengan skor 34 sedangkan Madrid masih 32.
Rekor selalu menang Madrid terhenti saat bertandang ke markas Barca, Camp Nou. Meski Jose Mourinho menurunkan pemain terbaiknya, ternyata belum mampu menyaingi permainan cantik anak-anak asuhan Pep Guardiola.
Gol demi gol yang dicetak pasukan Los Blancos, justru membuat pemain Madrid bermain emosi dan tampak gugup. Permainan mulai mengarah kasar tatkala sang bingtang Barca "Messi" sering kali mengecoh pemain Madrid dan memberi assist ke si pencetak gol.
Akibatnya, bukan mengurangi ketertinggalan gol, justru 6 pemain Madrid diganjar kartu kuning dan 1 kartu merah, Sergio Ramos, karena melakukan pelanggaran. Sementara, 5 pemain Barca juga mendapat kartu kuning.
Barca membuka kemenangan melalui gol Xavi Hernandez di menit ke-10. Pedro Rodriguez menggandakan keunggulan Barcelona di menit ke-18.
Dua sodoran menusuk Messi, berhasil dimanfaatkan striker timnas Spanyol, David Villa, untuk menambah keunggulan tuan rumah menjadi 4-0, di menit ke-55 dan ke-88.
Jeffren Suarez yang masuk di menit-menit terakhir babak kedua, melengkapi kemenangan Barca menjadi 5-0 pada menit 90+1.
Kemenangan dalam duel El Clasico ini berhasil membawa Barcelona ke puncak klasemen La Liga dengan 34 poin, yang sebelumnya ditempati Madrid. Madrid harus puas digusur peseteru abadinya tersebut di posisi kedua dengan torehan 32 poin. Kekalahan menyakitkan ini akan menjadi dendam bagi Madrid untuk melayani Barca pada duel El Clasico kedua selanjutnya.
Susunan Pemain
Barcelona:
Victor Valdes; Daniel Alves, Carles Puyol, Gerard Pique, Eric Abidal; Xavi (Seydou Keita, 87'), Sergio Busquets, Andres Iniesta, Pedro Rodriguez (Jeffren, 87'), Lionel Messi, David Villa (Bojan Krkic, 76').
Real Madrid:
Iker Casillas; Sergio Ramos, Pepe, Ricardo Carvalho, Marcelo (Alvaro Arbeloa, 60'); Sami Khedira, Xavi Alonso; Angel Di Maria, Mesut Oezil (Lassana Diarra, 46'), Cristiano Ronaldo, Karim Benzema.
Klasemen Sementara La Liga Pertandingan ke-13
1. Barcelona: 34
2. Real Madrid: 32
3. Villarreal: 27
4. Espanyol: 25
5. Valencia: 24
6. Mallorca: 21
7. Atletico Madrid: 20
8. Sevilla: 20
9. Real Sociedad: 19
10. Athletic Bilbao: 19
11. Getafe: 17
12. Osasuna: 15
13. Hercules: 15
14. Deportivo: 14
15. Racing: 14
16. Levante: 11
17. Sporting Gijon: 10
18. Malaga: 10
19. Almeria: 9
20. Zaragoza: 8
Related News
UNESCO agen No Islam

Ahmadinejad
Meski seminar filsafat di Tehran murni pertemuan ilmiah para filsuf dan kalangan cendekia, namun kubu adidaya dan arogansi dunia berupaya memanfaatkan momentum itu untuk kepentingannya. Sebagai negeri yang sejak dahulu sudah melahirkan para filsuf dan pemikir besar dunia, tahun 2008 yang lalu, Republik Islam Iran secara resmi mengusulkan kepada Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) untuk menggelar seminar Hari Filsafat tahun 2010 di Iran. Layak dicatat bahwa sejak tahun 2002, tanggal 21 November setiap tahun ditetapkan sebagi hari Filsafat Dunia. Usulan Iran disetujui UNESCO.
Dengan mengantongi persetujuan lembaga PBB itu, Organisasi Hikmah dan Filsafat Iran yang merupakan organisasi yang diakui kredibilitasnya di Iran melakukan berbagai persiapan yang diperlukan untuk penyelenggaraan seminar internasional tersebut. Dua minggu sebelum seminar berlangsung, organisasi itu dan UNESCO menandatangani kontrak penyelenggaraan seminar ini. Namun beberapa hari menjelang hari H, secara mengejutkan dan tanpa alasan yang jelas Dirjen UNESCO mengumumkan bahwa dirinya batal menghadiri seminar filsafat di Tehran.
Mereaksi keputusan yang tak beralasan itu, Ketua Penitia Seminar Gholam Ali Haddad Adel mengatakan, "Kami menyesalkan pembatalan yang diumumkan UNESCO dan menurut kami, sikap itu menunjukkan bahwa UNESCO tunduk kepada kemauan kubu adidaya dunia." Menurut Haddad Adel, UNESCO adalah pihak yang paling dirugikan oleh keputusan itu yang sudah pasti akan mencoreng kredibilitas organisasi dunia itu dari sisi keilmuan dan kenetralannya. Padahal, seluruh undangan hadir dalam seminar ini.
Filsafat memang tidak banyak dikenal oleh masyarakat umum di dunia. Namun demikian, sejak dahulu kala filsafat selalu hadir di tengah kehidupan dan menempati tempat yang khusus. Para peneliti menyebut filsafat sebagai ibu dari semua ilmu. Sebab, sebagian cabang ilmu yang ada saat ini di zaman dahulu masuk dalam lingkup filsafat. Filsafat adalah pemikiran yang paling inti dan paling menyeluruh dalam kehidupan manusia dan dunia. Filsafat memberikan jawaban atas sederet pertanyaan penting seperti, siapakah yang menciptakan dunia? Apa masa depan yang menanti dunia? Di manakah manusia sebelum terlahir ke dunia dan kemanakah ia setelah kematiannya? Apakah yang dimaksud dengan kesejahteraan hakiki? Dan puluhan pertanyaan lainnya yang mengusik pikiran manusia. Karena itu tak salah jika banyak yang mengatakan bahwa usia filsafat setua usia manusia di bumi ini. Tapi memang, filsafat baru tersusun dengan rapi sejak sekitar 2500 tahun yang lalu.
Dalam Islam, filsafat dipandang sebagai bidang pemikiran yang menonjol. Tak lama setelah ufuk Islam bersinar di Jazirah Arab, kaum muslimin terlibat secara aktif dalam kegiatan keilmuan. Melalui teks-teks yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, mereka mulai berkenalan dengan pemikiran para filsuf Yunani dan Romawi. Pemikiran dari dunia Barat itu mereka perkaya dengan pemikiran dan ajaran Islam dan Ilahiyah. Dalam banyak kasus, pemikiran Islam menggeser pemikiran yang dianggap salah dan menyimpang. Dr Hussein Nasr mengatakan, "Para pemikir Muslim selama berabad-abad berusaha keras untuk memahami makna hikmah dan filsafat di bawah naungan ajaran al-Qur'an dan hadis." Al-Kindi, Ibnu Sina, Farabi, Ibn Rusyd, Suhrawardi dan Mulla Sadra adalah tokoh-tokoh besar filsafat Islam yang sangat dihormati oleh para filsuf di luar Islam.
Sebagai negara yang kaya dengan pemikir dan filsuf besar, Iran memang layak menjadi tuan rumah seminar filsafat berskala dunia. Di hari pertama seminar, Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam sambutan pembukaannya mengangkat dua tema utama dalam filsafat Islam, yakni Tuhan dan manusia. Ahmadinejad mengatakan bahwa masalah paling penting yang dihadapi manusia adalah tugas mengenal diri dan mengenal Penciptanya. Seraya menyinggung bahwa manusia belum berhasil mengaktualisasi potensinya, Ahmadinejad menambahkan, "Dalam perjalanan menuju kesempurnaan, manusia masih berada di awal jalan. Manusia belum mencicipi kenikmatan ilmu yang hakiki, kebijaksanaan, kasih sayang, kemuliaan, kreativitas dan lain sebagainya...Padahal, manusia dalam perjalanannya harus melewati semua itu secara penuh." Menurutnya, kesempurnaan manusia akan terwujud kelak di masa Imam Mahdi (as) dan ketika itu dunia akan dipenuhi dengan kedamaian dan keadilan.
Sementara itu, Dr Gholam Ali Haddad Adel selaku ketua Pimpinan Seminar dalam pembicaraannya menjelaskan kelebihan Iran dari sisi peradaban dan spiritualitas. Kepada para hadirin, Haddad Adel mengatakan, "Anda semua adalah tamu untuk bangsa yang telah melahirkan para pemikir, filsuf, urafa dan penyair besar dunia ini. Iran adalah negeri selalu terang dengan cahaya filsafat." Mengenai kelaziman filsafat di dunia, Haddad Adel menegaskan, "Mereka yang merasakan derita akibat perang, agresi, dan ketidakadilan di dunia, atau merasakan ancaman bahaya akibat runtuhnya sendi-sendi etika, hancurnya bangunan keluarga dan ketimpangan lingkungan pasti berusaha mencari jalan keluar untuk mengobati ketidakberesan yang ada, mereka memerlukan filsafat."
Topik bahasan terpenting yang diangkat dalam seminar filsafat ini adalah metode mengembangkan filsafat dari tahap pemikiran ke ranah amal dan perilaku. Ramakrishna Rao, Kepala Lembaga Filsafat India mengatakan, "Masalah terbesar yang dihadapi manusia adalah perbedaan jauh antara apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan." Menurutnya, dalam filsafat Timur, ada keterikatan antara pemikiran dan perilaku. Rao menambahkan, "Berdasarkan filsafat yang demikian, bagaimana orang bisa memikirkan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang ia lakukan?"
Dr Lawrence Hatab, dosen filsafat di Universitas Old Dominion relatif setuju dengan pandangan Ramakrishna Rao. Hatab mengatakan, "Barat bisa belajar dari filsafat Timur tentang berbagai masalah yang berhubungan dengan ikatan erat pemikiran dengan perilaku dan kehidupan." Dalam kaitan yang sama, Dr Kareem Mojtahedi, dosen filsafat di Universitas Tehran menggarisbawahi, "Kami katakan bahwa pemikiran tanpa amal dan perilaku tidak ada gunanya. Tapi pernah kita berpikir apa artinya perilaku yang tanpa didasari pemikiran dan apakah bahaya yang bisa terjadi dengannya?" Lebih lanjut Mojtahedi menambahkan, "Pemikiran harus menjadi awal dari setiap perilaku."
Para peserta seminar internasional filsafat di Tehran saling bertukar pikiran dalam berbagai hal termasuk mengenai filsafat Islam, sejarah filsafat maupun tema-tema filosofis lainnya. Hojjatul Islam Hassan Ramazani, salah seorang peneliti filsafat Iran mengatakan, tak ada pertentangan antara agama dan logika. Seraya membawakan sejumlah hadis dan riwayat dari Ahlul Bait Ramazani menjelaskan, "Dalam riwayat disebutkan bahwa Allah tidak mengutus seorang nabi pun kecuali setelah menyempurnakan akalnya. Riwayat lain menyatakan bahwa nabi adalah orang yang paling sempurna akalnya di antara kaumnya. Semua itu membuktikan bahwa agama adalah buah dari akal."
Tentunya, pertemuan para pemikir dan filsuf besar dunia di Tehran dalam tukar pandangan yang terjadi di antara mereka bisa dipandang sebagai satu langkah konstruktif untuk membawa pemikiran filsafat ke ranah perilaku dan amal. Untuk ke depan para pemikir ini dituntut untuk mengambil langkah-langkah yang lebih kooperatif sehingga dunia dapat memanfaatkan pemikiran murni insani dalam upaya mewujudkan kehidupan yang ideal dan dilandasi perdamaian, etika, keadilan, dan ketuhanan. (IRIB/AHF/SL/29/11/2010)
Ahmadinejad: Negara Lain Bisa Bergabung dalam Perundingan Nuklir Iran
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyatakan, "Selain Brazil dan Turki, negara lain juga dapat ambil bagian dalam putaran baru perundingan dengan Kelompok 5+1."
Tehran setuju melanjutkan perundingan nuklir dengan kelompok 5+1 (Inggris, Cina, Perancis, Rusia, dan AS, ditambah Jerman).
Dikatakan Ahmadinejad (29/11), "Dalam diskusi pendahuluan, kami memutuskan pengaturan dan kerangka kerja dan bukan isi perundingan."
"Saya percaya pada perundingan mendatang, Brazil, Turki dan beberapa negara lain akan ikut ambil bagian," tambahnya saat menggelar konferensi pers di Tehran. Ditekankannya pula bahwa Iran tidak akan bernegosiasi tentang hak nuklirnya dalam perundingan tersebut.
Ditanya soal apakah Inggris berupaya menggiring babak baru perundingan tersebut ke jalan buntu, Presiden Iran ini mengatakan, "terlalu dini untuk menilai."
Menanggapi pertanyaan apakah perundingan dengan kelompok 5+1 akan berujung pada kesepakatan soal program pengayaan uranium Iran, Ahmadinejad mengatakan, "Tehran selalu menyatakan kesiapannya untuk menjalin "kerjasama nuklir" namun tidak akan berunding soal hak nuklirnya."
Lebih lanjut Ahmadinejad menjelaskan bahwa hak itu jelas tercantum dalam ketetapan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
"Kita membutuhkan uranium yang diperkaya 20 persen. Mereka tidak memberikannya dan kami harus melakukannya sendiri, jika mereka menyediakannya, baik. Kami yakin ini akan menjadi kesempatan yang luar biasa sehingga mereka dapat membebaskan diri dari kebuntuan ini."
Terkait tanggal dan lokasi perundingan, Presiden Ahmadinejad mengatakan bahwa Iran telah mengusulkan dua tanggal. Tanpa memberikan keterangan lebih lanjut, Ahmadinejad menegaskan bahwa kedua pihak telah tanggal pelaksanaan perundingan.
Di bagian lain pernyataannya, Ahmadinejad mengatakan bahwa Republik Islam Iran selalu memiliki hubungan positif dengan IAEA. (IRIB/MZ/SL/30/11/2010)
Ahmadinejad: Wikileaks Hanya Permainan Sia-Sia
Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menyoal pembocoran dokumen oleh situs Wikileaks yang beberapa waktu lalu menghebohkan dunia dan mengatakan bahwa pemerintah AS "sengaja" membocorkan dokumen tersebut.
Menanggapi pertanyaan oleh Press TV Senin (29/11) soal situs kontroversial Wikileaks Ahmadinejad mengatakan, "Ijinkan saya mengoreksi Anda. Dokumen-dkumen tersebut tidak bocor, tetapi dilepaskan dengan cara yang terorganisir..."
"Pemerintah AS melepaskan dokumen-dokumen itu... Dokumen-dokumen itu tidak memiliki nilai hukum dan tidak akan memiliki efek politik yang diacu," tambahnya dalam konferensi persnya Senin.
Ahmadinejad menekankan bahwa Wikileaks adalah "permainan" yang tidak layak dikomentari dan tidak ada pihak yang menyia-nyiakan waktu mereka memperhatikan situs itu."
Di bagian lain pernyataannya, Ahmadinejad menyinggung soal hak asasi manusia (HAM). "Mereka (Barat) telah menginjak-injak martabat, identitas dan kebebasan sejati umat manusia. Mereka telah melanggar semua itu dan kemudian mereka berbicara tentang hak asasi manusia."
Awal bulan ini, Komisi Ketiga Majelis Umum PBB menuding Iran melanggar hak asasi manusia. 118 anggota Gerakan Non-Blok dan 57 negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengecam resolusi anti-Republik Islam Iran itu.(irib/30/11/2010)Gayus : keputusan BK akan menakutkan!!!!!

"Prof Gayus secara pribadi mundur, dan fraksi menugaskan di posisi lain di luar BK (Badan Kehormatan)," ungkapnya kepada wartawan, Senin (29/11/2010).
Menurutnya, PDI-P hanya melaksanakan hasil rapat pimpinan partai yang memutuskan mengganti Gayus dari posisi ini. Selain Gayus, PDI-P juga mengganti posisi anggota BK lainnya, M Nurdin. Tjahjo masih enggan menyebut pengganti Gayus dan Nurdin. Hanya saja, porsi ketua BK memang masih menjadi milik PDI-P.
Konflik BK DPR terjadi antara Gayus sebagai pimpinan dan delapan dari 11 anggota BK. Kedelapan anggota BK itu adalah Nudirman Munir (F-PG), Salim Mengga (F-PD), Darizal Basir (F-PD), Chairuman Harahap (F-PG), Anshori Siregar (F-PKS), Abdul Rosaq Rais (F-PAN), Usman Ja'far (F-PPP), dan Maschan Moesa (F-PKB).
Kisahnya, kedelapan orang tersebut melakukan studi banding ke Yunani pada 23-29 Oktober lalu. Gayus memutuskan tidak ikut pergi karena menilai studi banding itu tidak ada urgensinya. Kemudian, sejumlah lembaga swadaya masyarakat melaporkan ke BK, rombongan diduga mempersingkat kunjungan hanya sampai 27 Oktober. Selebihnya, selama dua hari, rombongan BK DPR diduga mampir pelesiran di Turki.
Atas laporan tersebut, Gayus menilai, delapan orang anggotanya telah melakukan pelanggaran kode etik. Pernyataan Gayus membuat delapan orang anggota rombongan berang. Mereka menuding Gayus merekayasa pelaporan kasus tersebut. Gayus diminta mundur sebagai ketua BK.
Namun demikian, politisi senior PDI-P ini membantah dirinya mengundurkan diri dari jabatan di BK. Tapi sebagai kader PDI-P dia menyatakan siap melaksanakan keputusan fraksinya, jika mengetuk palu untuknya agar meninggalkan BK. Gayus mengaku terbuka terhadap keputusan fraksi. Namun, dirinya meminta agar perombakan total benar-benar dilakukan di BK.
"Saya setuju dibubarkan saja, atau diganti baru semua. Kalau BK tidak diganti semua, keputusan BK ini akan sangat menakutkan," ungkapnya di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senin (29/11/2010).
Perombakan, lanjutnya, terutama harus dilakukan terhadap delapan orang anggota BK yang turut dalam studi banding tentang etika ke Yunani dan melanjutkan perjalanan ke Turki. Menurutnya, kedelapan orang ini juga harus dibebaskan dari keanggotaan BK. "Kalau tidak, ada kelompok BK di dalam BK," tegasnya.
"Tidak tertibnya delapan orang anggota ke Turki itu jawaban, bahwa mayoritas anggota BK ya seperti itu, sehingga saya enggak bisa bekerja. Saya berkali-kali mau melaksanakan tugas dan fungsi BK dengan baik, tapi saya terhambat delapan kelompok BK. Bayangkan kalau enggak diganti semua, keputusan BK akan menakutkan," ungkapnya lagi.
Sebelumnya Gayus dilaporkan sangat vokal dalam menyikapi studi banding yang dilakukan delapan anggota BK ke Yunani. Dia mengatakan, pihaknya tak perlu jauh-jauh ke Yunani untuk mempelajari etika dan cara berprilaku anggota Dewan.
"Kunjungan (anggota) Badan Kehormatan (BK) ke Yunani tidak bermanfaat. Namun, sebagai Ketua BK, saya tidak bisa mencegah secara langsung, dikarenakan sifat Pimpinan BK yang kolektif kolegial," ujarnya. Apalagi, suara publik yang mengecam rencana kunjungan kerja dan studi banding anggota parlemen Indonesia ke luar negeri, termasuk dari lingkup BK semakin kencang.
"Hanya saja, seperti saya katakan sebelumnya, sebagai Ketua BK, saya tidak bisa mencegah secara langsung dikarenakan sifat Pimpinan BK yang kolektif kolegial," tandasnya.
Kecuali, demikian Gayus Lumbuun, jika itu (pencegahan) dilakukan Pimpinan DPR RI yang membidangi BK, yaitu Taufik Kurniwan. "Yakni dengan mengevaluasi tujuan kunjungan BK yang tidak didukung unsur ketua (Gayus Lumbuun), karena tidak menandatangani permintaan persetujuan, ditambah lagi desakan masyarakat yang kuat untuk menolak rencana ke luar negeri tersebut," ujarnya. (IRIB/Kompas/Republika/AHF/29/11/2010)
"Ada dua penguasa politik saat ini. Kekuatan masyarakat dan kekuatan bisnis dan usaha. Ini kenyataan politik. Di Indonesia pengusaha masih mendominasi politik kita," katanya, dalam sambutannya pada Kongres XXXII Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Makassar, Sabtu.
Ia lebih lanjut memberikan imbauan bahwa untuk mengalahkan dominasi pebisnis dalam ranah politik, GMKI dan aktivis pergerakan mahasiswa lainnya meski berprofesi ganda dengan membudayakan jiwa kewirausahaan. Terlepas dari benar dan tidaknya atau maksud dan tendensi apa di balik pernyataan dan imbauan itu, yang pasti realita saat ini sangat memprihatinkan. Sebab, ketika pebisnis dan pengusaha yang mendominasi politik maka hanya tarik ulur kepentingan materilah yang menjadi ukuran, bukan kepentingan negara, bangsa dan rakyat.
Jika kondisinya seperti itu, maka berita tentang masuknya dana rakyat ke rekening pribadi para pejabat yang lagi-lagi mengejar kepentingan materi sudah pasti akan menjadi menu sajian media sehari-hari. Media Indonesia memberitakan, Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Hussein menyatakan terdapat 1.500 laporan kepala daerah yang rekening pribadinya menyimpan aliran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal ini disampaikan Yunus di sela-sela Seminar hukum Perolehan Harta Kekayaan Pejabat Publik yang Tidak Wajar (Illicit Enrichment).
Yunus pun mencontohkan temuan PPATK tentang 1.500 laporan rekening kepala daerah yang asal dana diduga berasal dari DAU atau DAK. "Contohnya di daerah. Mereka ini tidak bisa mengembangkan amanah," ujarnya.
"Ada 1.500 laporan tentang rekening mereka yang asalnya berasal dari DAU dan DAK. Ada penyalahgunaan DAU dan DAK. Diletakkan di rekening pribadi itu banyak terjadi," imbuhnya.
Menurut Yunus, aliran dana ini tidak hanya ke rekening kepala daerah itu saja. Tetapi, juga ke rekening suami, istri hingga ke anaknya.
Ditambahkan Yunus, laporan ini sebenarnya sudah lama. Bahkan ia mengatakan, setiap harinya, PPATK menerima 40 laporan. "Itu sudah lama. Dari jaman Belanda," ujarnya sembari tertawa. "Kalau sekarang pasti ada. Setiap hari kita terima sekitar 40 laporan," katanya.
Yunus menegaskan, pihaknya sudah melaporkan masalah ini ke KPK hingga ke institusi penegak hukum lainnya. Walaupun ada banyak temuan, akan tetapi Yunus menjelaskan pihaknya tidak melihat berapa nilai dari transaksi tersebut. "Bukan nilainya. Tapi kita lihat transaksinya," pungkasnya.
Dalam seminar, dibahas tentang bagaimana pejabat negara yang tidak dikenai sanksi apapun, kecuali administratif, dalam ketidaktaatannya melaporkan LHKPN. Tidak hanya itu saja, pemerintah mengusulkan agar dibuat UU perampasan aset untuk aset-aset yang asalnya tidak bisa dipertanggungjawabkan.
RUU Sita Aset
Untuk meminimalkan praktik tindak kejahatan korupsi yang sudah merajalele dan bahkan memberantasnya diperlukan perangkat hukum yang kuat, yang salah satunya adalah dengan cara perampasan aset. Jika DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset tahun depan, maka setiap dana yang sumbernya tidak jelas akan disita negara. RUU tersebut dianggap penting sebagai salah satu upaya mencegah praktik korupsi, suap, hingga gratifikasi.
UU itu pun dianggap sama seperti UU memiskinkan koruptor. Hal ini disampaikan Anggota DPR Komisi III dari Fraksi Gerindra Martin Hutabarat dalam diskusi bertema Perolehan Harta Kekayaan Pejabat Publik yang Tidak Wajar (Illicit Enrichment) yang diadakan di Jakarta Media Centre, Sabtu (27/11).
Hal senada disampaikan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Hussein. Yunus yang juga menjadi pembicara dalam diskusi tersebut mengatakan UU Perampasan Aset merupakan salah satu alternatif dari UU pembuktian terbalik.
"Apabila pembuktian terbalik dilakukan untuk menghukum terdakwa, maka perampasan aset ini bukan untuk memberikan hukuman kepada pelaku tindak pidana tersebut," ujarnya. "Lagi pula pembuktian terbalik itu bertolak belakang dengan asas praduga tak bersalah."
Dengan UU Perampasan Aset, maka seseorang tidak perlu dihukum pidana, tapi cukup asetnya saja yang disita negara.
Menurut pimpinan KPK M Jasin, UU itu dibuat sebagai salah satu cara mencegah para pejabat negara memperkaya diri sendiri dengan cara yang tidak sah.
KPK Diminta Lebih ‘Garang'
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas diminta lebih "kejam" dan "garang" dalam memberantas praktik kejahatan korupsi di penjuru tanah air.
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor Ade Sarmili, di Bogor, Minggu (28/11), menegaskan, terpilihnya Busyro Muqoddas sebagai ketua KPK diharapkan membawa pengaruh besar terhadap upaya nasional memerangi korupsi.
Busyro Muqoddas pada Kamis, 25 November lalu terpilih sebagai ketua KPK. Ia akan memimpin KPK hingga Desember 2011.
"Busyro Muqoddas diharapkan dapat meningkatkan kinerja KPK dalam memerangi praktik kejahatan korupsi di Indonesia," ujar Ade Sarmili.
Menurut dia, perang melawan korupsi tidak dapat dilakukan dengan setengah hati, namun harus dengan sekuat tenaga dan mengerahkan semua energi yang dimiliki.
Perang terhadap korupsi harus dilakukan dengan "kejam" dan "sadis" agar para koruptor menyadari apa yang telah dilakukannya sebagai kejahatan besar yang amat merugikan bangsa dan negara.
Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor Kota Bogor, Rachmat Imron Hidayat mengemukakan, Busyro Muqoddas harus bekerja ekstra keras memerangi korupsi.
"Perang melawan korupsi harus dilakukan dengan ekstra keras, bila tidak maka para koruptor akan melakukan serangan balik yang sangat membahayakan bagi upaya pemberantasan korupsi," tegas Rachmat.
Asep Burhanuddin, praktisi hukum yang juga pimpinan Pesantren Modern Gaza, Tanahsareal, Kota Bogor menambahkan, perang melawan kejahatan korupsi tidak bisa hanya dilakukan KPK sendiri dengan cara seperti apapun.
KPK, lanjut Asep, membutuhkan dukungan dan kerjasama dengan berbagai pihak, sehingga genderung perang melawan korupsi menjadi lebih "nyaring" dan upaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil lebih optimal.
"Perang melawan korupsi harus dilakukan secara bersama-sama, agar para koruptor menyadari apa yang mereka lakukan sebagai kejahatan besar dan mereka tidak mendapatkan tempat di tengah masyarakat," demikian Asep Burhanuddin. (IRIB/Republika/MediaIndonesia/Antara/AHF/28/11/2010)Barcelona hajar 5-0 Real Madrid...WoWWW...

Pertandingan ini sangat sensitif mengingat sosok Pelatih Real Madrid Jose Mourinho serta penampilan dua megabintang bola dunia, Leonel Messi dan Cristiano Ronaldo. Penampilan dua bintang sepak bola dunia ini memukau para pecinta olah raga bola di belantika dunia. Demikian dilaporkan IRNA mengutip Kantor Berita Anatoli Turki Ahad (28/11)
Media cetakan Madrid sejak satu bulan lalu menempatkan berita laga antara Barcelona dan Real Madrid di halaman depan mengingat kebijakan Catalonia serta penobatan tim Barca sebagai simbol Catalonia di samping Real Madrid.
Pertandingan kedua tim raksasa ini hingga kini tercatat Barcelona unggul dari Real Madrid. Kekalahan empat kali Real Madrid dalam pertandingan terakhir melawan Barcelona membuat harapan koran pro Real kian besar tim unggulan mereka dapat mengalahkan rival utamanya ini. Sementara itu, bandar-bandar taruhan di Spanyol menilai Barcelona memiliki peluang lebih besar untuk menang ketimbang Real Madrid.
Pertandingan ini disiarkan secara langsung di berbagai penjuru dunia dengan kualitas 3 D. Laga nanti malam ini bakal disorot 32 kamera, enam di antaranya adalah kamera gerak dan tiga lainnya berkualitas 3 D.
Bagi mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk menonton secara langsung dari stadiun Camp Nou bisa menikmati siaran langsung dari 73 bioskop yang memberikan pelayanan ini.
Koran-koran Spanyol memprediksikan penonton pertandingan ini menempati urutan keempat dunia setelah Piala Dunia 2010 antara Spanyol dan Belanda, pembukaan Olimpiade 2008 dan pertandingan tim Perancis dan Italia. (IRIB/IRNA/MF/28/11/2010)Kudeta Terselubung di Istana Raja Arab Saudi

Baru-baru ini Kairo menjadi tempat seminar penting dan istimewa dengan tema "Masa Depan Konflik Politik Para Pewaris Kekuasaan Arab Saudi". Dalam seminar tersebut hadir para pakar politik untuk mengkaji konflik politik yang tengah terjadi di antara para pangeran Arab Saudi.
Seminar dilakukan di saat Raja Abdullah sakit kritis, namun penanganan sakitnya di Amerika punya dua tujuan penting untuk berobat sekaligus membenahi persoalan suksesi. Terlebih lagi dengan menyaksikan kondisi Pangeran Mahkota, Sultan bin Abdul Aziz yang tidak lebih baik dari dirinya.
Dalam seminar ini, para dosen Mesir termasuk Sheikh Usman al-Azhari mewakili ulama Universitas al-Azhar dan para pakar politik dari negara-negara Arab.
Para peserta seminar berhasil mencapai hasil-hasil yang luar biasa, termasuk sejumlah informasi yang menyebutkan adanya konflik terselubung antara para pangeran Arab Saudi guna meraih kekuasaan. Sementara tidak boleh dilupakan bahwa ternyata Amerika dan rezim Zionis Israel berada di balik konflik ini. Karena Arab Saudi adalah negara penting bagi kedua pihak ini dan menjadi sekutu strategis pertama mereka untuk melawan para pejuang muqawama di Timur Tengah.
Kajian yang dilakukan sampai pada satu kesimpulan bahwa konflik di antara para pewaris kekuasaan Arab Saudi ini ada dua kelompok besar; pertama, antara anak-anak Abdul Aziz, pendiri Kerajaan Arab Saudi dan kedua di antara cucu-cucunya. Di tingkat anak-anak Abdul Aziz, terjadi perebutan kekuasaan antara klan al-Sudairi sendiri seperti persaingan antara Nayef bin Abdul Aziz, Menteri Dalam Negeri Arab Saudi yang didukung oleh kelompok Wahabi dan di sisi lain ada Salman bin Abdul Aziz, Gubernur Riyadh dan Sultan bin Abdul Aziz, Pangeran Mahkota dan Menteri Pertahanan yang lagi sakit dan menjadi orang dekat CIA dan Barat.
Sementara pertikaian di kalangan cucu Abdul Aziz dimulai dari Khalid bin Sultan yang praktis menjalanan aktivitas Departeman Pertahanan Arab Saudi. Ia sama seperti ayahnya juga terlibat banyak skandal korupsi. Selain itu, Mutaib bin Abdullah, anak Raja Abdullah yang diangkat oleh ayahnya sebagai Komandan Pasukan Garda Nasional.
Di pihak lain, Bandar bin Sultan yang sempat diasingkan dengan tuduhan ingin melakukan kudeta setahun lalu kini telah kembali ke Arab Saudi. Para pakar politik melihat adanya hubungan antara kembalinya Bandar bin Sultan dan kepergian Raja Abdullah ke Amerika untuk berobat.
Hasil dari seminar Kairo menegaskan betapa Amerika dan Zionis Israel berharap suksesi di negara ini berjalan secara damai, sekalipun mereka lebih berharap Bandar bin Sultan yang dianggap bagian dari mereka untuk berkuasa, atau setidak-tidaknya tokoh yang dapat menjamin kepentingan Washington.
Yang menarik, para peserta seminar mendesak penyelamatan tempat-tempat suci Islam dari kekuasaan keluarga Al Saud, Wahabi dan memintanya diawasi oleh umat Islam. (IRIB/SL/MF/29/11/2010)
Al-Zuba'i menyerang kubu pimpinan Iyad Allawi ini dan menyebutnya sebagai kelompok bikinan Arab Saudi. Kubu ini berupaya mengembalikan kepemimpinan anggota Partai Baath yang bergelimang darah warga sipil Irak. Demikian dilaporkan IRNA mengutip situs An-Nahrain.net Ahad (28/11).
Ia mengatakan, dalam waktu dekat nama-nama pemimpin kelompok ini yang memiliki hubungan dengan pihak asing dan terlibat penjualan senjata akan segera diungkap. Al-Zuba'i menambahkan, kami akan mengumumkan nama-nama yang membantu pihak asing menjajah Irak dan menghancurkan negara ini serta merusak persatuan nasional.
Dalam wawancaranya dengan televisi as-Salam dan radio Suara Irak, al-Zuba'i menekankan, sejumlah pemimpin dan anggota List al-Iraqiya dengan berbagai cara berusaha menyulut perang di kawasan dan membantu kepentingan asing. Ia menegaskan, List al-Iraqiya adalah kubu Saudi dan mendapat bantuan finansial dan dukungan penuh dari Riyadh. Hal ini didukung oleh pernyataan Saleh al-Mustalik yang menyebut tujuan List al-Iraqiya adalah menghadapi Iran.
Al-Zuba'i menandaskan, sikap List al-Iraqiya mendukung empat orang yang dilindungi Partai Baath menimbulkan berbagai pertanyaan. Ia juga menepis kecil kemungkinan pencalonan al-Mustalik sebagai kandidat menteri luar negeri. "Hal ini tidak masuk akal dan Saleh al-Mustalik adalah pelanggar hukum," ungkap al-Zuba'i.
Ia juga menegaskan List al-Iraqiya adalah kubu politik yang gagal dan menimbulkan berbagai tragedi di Irak. (IRIB/IRNA/MF/28/11/2010)
Koran al-Quds al-Arabi cetakan London dalam edisinya hari ini (Ahad,28/11) mengutip keterangan Mohammed Badie, menulis, "Ikhwanul Muslimin tidak senang atas hubungan inkonstitusional Mesir dan rezim Zionis Israel. Para pemimpin negara itu mengetahui dengan baik bahwa jika kelompok oposisi ini meraih kekuasaan, maka mayoritas kebijakan Kairo akan berubah dan pemutusan hubungan dengan Israel akan menjadi prioritas perubahan itu."
Seraya menyinggung kerugian Mesir atas hubungan tersebut, Badie menuturkan, "Kita tidak bisa mengabaikan bangsa Palestina dan menutup wilayah Mesir bagi mereka, tapi mengizinkan Zionis memasuki negara ini dengan mudah."
Berbicara tentang pemilu presiden mendatang Mesir, Badie menandaskan, hak rakyat Mesir untuk menentukan pemimpinnya tanpa ada kecurangan, tekanan dan aksi kekerasan. (IRIB/RM/28/11/2010)
Wakil Sekjen Liga Arab Ahmad bin Hili, Rabu (24/11) dalam keterangan persnya menilai bahwa langkah rezim zionis itu merupakan pelanggaran nyata keputusan dan resolusi PBB. "Keputusan ini akan menjadi hambatan baru bagi upaya penyelesaian tanpa kekerasan isu-isu yang dipersengketakan dan semakin memperburuk situasi di kawasan", tegas Ahmad bin Hili.
Senada dengan Liga Arab, departemen luar negeri Rusia menilai rencana referendum rezim zionis Israel soal Dataran Tinggi Golan tidak bisa dibenarkan. Lewat pernyataan resminya, Deplu Rusia menegaskan bahwa Israel tidak berhak menghendaki penentuan nasib Dataran Tinggi Golan.
Dalam pernyataan Deplu Rusia itu dinyatakan, "Di masa lalu pun masyarakat internasional telah mengutuk pendudukan dan penguasaan rezim zionis Israel atas Dataran Tinggi Golan melalui pengesahan Resolusi 478 dan 497 Dewan Keamanan PBB dan sejumlah resolusi lain yang terkait dengan Majelis Umum PBB".
Parlemen Israel (Knesset), Senin lalu mengesahkan sebuah rancangan undang-undang yang menghendaki dilakukannya referendum sebelum penarikan pasukan rezim zionis dari Dataran Tinggi Golan dan Baitul Maqdis Timur.
Rezim zionis Israel menduduki kawasan subur Dataran Tinggi Golan milik Suriah pada tahun 1967 dan memasukkannya sebagai bagian dari wilayah Israel.(irib/25/11/2010)
Ikan Tak Bermata dari Papua...wowww...
PAPUA - Ikan tak bermata dan katak yang membawa telur di bagian punggungnya adalah dua dari beragam jenis spesies baru yang ditemukan di sebuah gua di Papua.
Tim peneliti dari Institute Research and Development (IRD) di Montpellier, Perancis menemukannya dalam rangkaian ekspedisi penelitian di gua, sungai bawah tanah hingga hutan belantara di wilayah Lengguru, bagian selatan wilayah leher burung Papua.
"Dalam hal penemuan hal baru, ada banyak hal yang harus diselesaikan di daerah itu, daerah yang sangat sulit untuk diakses tetapi memiliki keragaman hayati yang mengagumkan," kata salah seorang ilmuwan dari IRD, Laurent Pouyaud, dilansir AFP, Jumat (26/11/2010).
Para ilmuwan yang terdiri dari biolog, paleontolog dan arkeolog menelusuri wilayah penelitian tersebut selama tujuh minggu. Wilayah itu dikatakan merupakan labirin tanah kapur yang memungkinkan spesies yang tinggal mengalami isolasi selama jutaan tahun lamanya.
Ikan yang tak memiliki mata serta tak berwarna karena tidak mengalami pigmentasi (produksi pigmen yang menentukan warna kulit) yang ditemukan di salah satu gua adalah penemuan yang paling mengagumkan. "Ikan ini, sepengetahuan kami, merupakan jenis ikan gua pertama yang ditemukan di wilayah Papua," kata Pauyaud.
Sementara para biolog terpesona oleh ikan tanpa mata, para arkeolog juga terpikat oleh temuan lukisan di dinding gua yang dibuat dari alat berbahan cangkang hewan. Temuan tersebut bisa menjadi bukti adanya migrasi orang-orang Asia ke Australia sekitar 40.000 tahun yang lalu.
Penelitian ini merupakan langkah pertama dari sebuah proyek yang direncanakan akan mempelajari keragaman hayati di wilayah Indonesia. Riset tersebut merupakan kerjasama Kementrian Kelautan dan Perikanan dengan perguruan tinggi sains.
Pouyaud mengatakan, keanekaragaman hayati di Papua sendiri saat ini terancam oleh rencana perluasan lahan perkebunan dan tambang.
Sekarang kita hidup masih di Zaman Perbudakan???
Zaman Perbudakan Belum Berlalu
JANGAN pernah percaya bahwa zaman perbudakan itu telah berlalu. Kita hari ini hidup di zaman baru dengan praktik perbudakan modus baru. Modus operandinya semakin lihai, rapi dan sulit terdeteksi secara hukum.
Saban hari kita dihantui sindikat perbudakan modern yang bekerja sangat piawai. Mereka selalu mampu menjerat korban hari demi hari. Itulah perdagangan manusia (human trafficking). Meski kampanye anti-trafficking terus dikumandangkan dengan beragam cara, namun masih saja lolos dari perhatian.
Perdagangan manusia adalah segala transaksi jual beli terhadap manusia. Secara umum ada tiga aktivitas jenis transaksi meliputi perekrutan, pengiriman, pemindah-tanganan penampungan atau penerimaan orang. Hal itu dilakukan dengan ancaman atau penggunaan kekuatan atau bentuk pemaksaan lainnya, seperti penculikan, tipu muslihat.
Praktik eksploitasi meliputi pelacuran (prostitusi), kerja paksa atau praktik serupa perbudakan, perhambaan atau pengambilan organ tubuh.
Pengalaman menunjukkan, kelompok yang paling rentan menjadi korban perdagangan manusia adalah perempuan dan anak-anak. Sudah berulangkali terjadi perempuan muda dari berbagai daerah di Indonesia dipaksa menjadi pekerja seks komersial (PSK) oleh sindikat human trafficking.
Awalnya mereka dijanjikan pekerjaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Janji tersebut merupakan tipu muslihat belaka karena perempuan muda justru dijual ke rumah bordil. Mereka dipaksa menjadi budak seks demi keuntungan orang-orang tertentu!
Korban lainnya adalah anak-anak (kelompok manusia yang berusia di bawah 18 tahun). Mereka dipekerjakan tanpa upah. Cukup sering malah anak-anak dijerumuskan ke lembah prostitusi. Menurut data, sedikitnya 1,5 juta anak telah diperdagangkan di seluruh dunia. Dari jumlah itu 79 persen untuk seks komersial.
Hasil penelitian berbagai lembaga yang peduli dengan human trafficking di Indonesia menunjukkan, korban yang disasar sindikat umumnya keluarga miskin dan kurang berpendidikan. Kelompok masyarakat seperti ini mudah sekali tergiur dengan janji-janji manis. Misalnya, janji untuk menyekolahkan anak atau memberikan pekerjaan dengan gaji besar. Pengetahuan yang minim serta lemahnya akses informasi memperburuk keadaan sehingga sindikat perdagangan manusia bekerja leluasa.
Untuk kondisi Nusa Tenggara Timur (NTT) kelompok masyarakat semacam itu dominan berada di pedesaan. Kita baru saja mendengar berita buruk dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Sebanyak 12 anak di bawah umur asal daerah itu diduga menjadi korban human trafficking. Mereka dibawa oknum tertentu ke Jakarta, 25 November 2010.
Orangtua ke-12 anak itu rela melepas kepergiaan anak mereka karena dijanjikan bahwa anak-anak itu akan disekolahkan oleh pemerintah sampai sarjana dan mendapat pekerjaan. Pertanyaan sederhana, kalau akan disekolahkan pemerintah mengapa dibawa diam-diam? Bupati TTS, Ir Paul Mella berkeyakinan anak-anak itu menjadi korban human trafficking.
Kita tentu berharap nasib ke-12 anak tersebut segera menjadi jelas sedapat mungkin anak-anak itu dipulangkan ke orangtuanya masing-masing dan melanjutkan pendidikan di kampung halaman. Kejadian itu juga menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dan segenap elemen masyarakat NTT agar semakin waspada terhadap praktik perdagangan manusia. Dibutuhkan keseriusan kita dalam mencegah praktik perbudakan itu, tidak sekadar omong. Mesti ada aksi konkret! (*)
Soal CPNS Di Bakar !!!!!
BARABAI - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), memusnahkan sebanyak 2.000 lembar soal ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) periode 2010 setelah digunakan untuk ujian tes CPNS tahun 2010 di muka halaman Kantor BPLH Barabai.
Pembakaran soal dilakukan oleh Kepala BKD Akhyar Akhrani, Kepala Inspektorat Nurul Fauzi, Sekretaris BKD Hasbi Syamdan dua orang dari BKD Propinsi serta beberapa orang staf BKD HST.
"Soal ini harus dibakar guna menghindari dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Akhyar Akhrani di Lokasi pembakaran soal.
Akhyar mengatakan, pembakaran soal CPNS yang setelah digunakan merupakan mekanisme yang telah diatur dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil.
"Sudah aturannya, soal ujian CPNS yang sudah dipakai tidak diperbolehkan disimpan namun harus dimusnahkan dengan metode dibakar," katanya. Menurut dia, dikhawatirkan soal ujian pada penerimaan CPNS pada periode 2010 berpotensi menjadi soal CPNS periode berikutnya sehingga diharapkan dengan dimusnahkan, ujian CPNS 2011 nantinya dapat berjalan secara murni.
"Besar kemungkinan, soal ujian pada periode sekarang ini memiliki kesamaan dengan soal pada periode berikutnya walaupun secara pribadi saya tidak pernah melihat soal CPNS," katanya. Ia mengatakan, bila memiliki kesamaan, maka dikhawatirkan akan timbul ketidakadilan bagi seluruh masyarakat karena hanya segelintir orang yang dapat mengambil manfaat dari soal tersebut.
"Bila disimpan, dikhawatirkan ada oknum yang memanfaatkan untuk kepentingannya sehingga merugikan peserta lainnya pada saat ujian penerimaan CPNS nantinya," katanya.Menurut dia, sejak diselenggarakannya CPNS di HST beberapa tahun yang lewat, pihaknya selalu membakar soal CPNS setelah ujian CPNS diselenggarakan. "Kami selalu membakar pada saat selesai pelaksanaan tes CPNS, maka pembakaran dilakukan pada hari ini usai dilaksanakan tes,"katanya.
(khairil rahim)
MENJADI seorang PNS kini menjadi dambaan sebagian besar orang. Mendapatkan gaji yang tetap lengkap dengan fasilitas dan jaminan hari tua menjadi harapan mayoritas masyarakat untuk dapat bekerja sebagai abdi Negara itu. Tak heran, hampir setiap ada seleksi penerimaan CPNS setiap kali itu peserta membludak. Persaingan ketat pun tak dapat diindahkan lagi.
Harapan semua peserta seleksi adalah bersaing secara sehat sesuai dengan kemampuan dan kapabilitas yang dimiliki peserta. Namun, tak dapat dipungkiri apabila dalam pelaksanaannya terdapat indikasi kecurangan, baik kecurangan saat pelaksaan tes sedang berlangsung, calo, titipan ataupun Nepostisme.
Hal inilah yang seharusnya menjadi perhatian semua pihak terutama pihak yang berkompeten. Indikasi-indikasi yang terjadi itulah yang seharusnya diantisipasi oleh penyelenggara. Apabila praktik-praktik semacam itu masih mengakar pada penerimaan CPNS tak mustahil apabila CPNS yang diterima nantinya tidak sesuai dengan kemampuan dan kapabilitas yang seharusnya dimiliki. Dampaknya adalah pada kinerja dan perilaku aparatur di masa mendatang.
(*/Banjarmasinpost.co.id - Selasa, 30 November 2010 )
Turki-Israel TEGANG, Amerika bilang : OBAMA BUNGKAM mulut ERDOGAN...!!!!!!
Koran rezim Zionis, Haaretz melaporkan konspirasi terbaru Dinas Intelijen Israel (Mossad) atas Turki. Mossad baru-baru ini melakukan manuver baru anti Turki dengan menandatangani kontrak baru intelijen dengan sejumlah negara kawasan Balkan seperti Yunani dan Bulgaria. Aksi ini dilakukan dalam rangka mengokohkan kerjasama keamanan dan militer serta ekonomi antara Israel dan sejumlah negara kawasan Balkan, sekaligus menggantikan posisi Turki dengan negara-negara tersebut.
Sebelumnya, Haaretz juga melaporkan meningkatnya hubungan bilateral rezim Zionis dengan Cyprus, Rumania, Serbia, Macedonia dan Croatia. Terkait hal ini, Kepala Mossad, Meir Dagan bulan lalu mengunjungi Bulgaria membahas kerjasama sistem keamanan kedua negara. Aksi keamanan Israel ini dilakukan menyusul ketegangan antara Ankara-Tel Aviv pasca serangan komando rezim Zionis atas konvoi kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Mavi Marmara yang menewaskan sejumlah aktivis perdamaian Turki dan negara lain.
Tidah hanya itu, di satu sisi, meningkatnya hubungan erat Turki dengan sejumlah negara muslim seperti Iran dan Suriah, dan statemen keras para politisi Turki terhadap Israel di sisi lain semakin meningkatkan ketegangan antara Ankara-Tel Aviv.
Sementara itu, koran Maariv menulis, Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet DavutoÄŸlu dalam statemen terbarunya mengatakan, rezim Israel sebagai sebuah negara independen tidak akan berumur panjang. Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan dalam lawatan terbarunya ke Lebanon mengungkapkan bahwa Ankara tidak akan tinggal diam dan akan memberikan balasan militer yang setimpal terhadap Israel demi mendukung bangsa Lebanon dan Palestina dalam menghadapi brutalitas rezim Zionis.
Koran Haaretz di bagian lain statemennya mengkritik sikap pejabat tinggi Ankara seraya menyatakan, Turki yang merupakan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan memiliki hak veto di organisasi itu menghalangi Israel menghadiri pertemuan NATO di Lisbon, Portugal. Seraya menyingung memburuknya hubungan Ankara-Israel, Haaretz mengklaim kabinet pimpinan Erdogan sebagai pemicunya.
Keanggotaan dan hak veto Turki di NATO mampu menangguhkan sejumlah kerjasama antara Israel dan organisasi itu.
Sejatinya, para pejabat tinggi Turki berkeyakinan bahwa Israel harus meminta maaf secara resmi atas serangan komando militer rezim Zionis terhadap armada konvoi bantuan kemanusian untuk Gaza, dan membayar ganti rugi kepada keluarga korban aktivis yang gugur syahid dalam serangan itu. Hingga kini, Tel Aviv menolaknya karena kebijakan arogan dan brutal rezim Zionis selama ini.(IRIB/PH/SL/29/11/2010)
Turki sedang mempersiapkan rancangan undang-undang yang memudahkan pembatasan atas pembelian tanah untuk menarik investasi asing, namun melarang penjualan kepada Israel. Surat kabar Turki, Milliyet, kemarin (Ahad,28/11) melaporkan RUU yang melonggarkan pembelian tanah, terutama bagi warga dari negara-negara Teluk Persia.
Saat ini, hukum Turki membatasi penggunaan tanah bagi orang asing selama 99 tahun. Tapi, RUU baru memungkinkan penggunaan tak terbatas tanah tersebut.
Warga negara asing akan diizinkan membeli tanah sampai dengan 99.000 meter persegi. Warga negara-negara Teluk Persia bisa membeli tanah tanpa batasan ukuran. Namun jika RUU baru disahkan, justru akan mencegah Israel membeli tanah di Turki, meskipun mereka masih bisa terus menyewa apartemen.
RUU baru datang di saat banyak orang Israel dilaporkan mengajukan banding ke kedutaan Turki di Israel untuk membeli tanah guna kepentingan pariwisata.
Israel juga dilarang membeli tanah di Yordania, sementara Otoritas Palestina melarang penjualan tanah kepada pemukim Zionis di Tepi Barat Sungai Jordan.
Ankara mengecam Tel Aviv atas serangan komando militer rezim Zionis terhadap konvoi kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza yang menyebabkan sejumlah aktivis perdamaian asal Turki dan negara lainnya gugur syahid.
Turki juga berulangkali mengkritik pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan Israel atas Palestina di Tepi Barat yang didudukinya. Alih-alih meminta maaf, Tel Aviv justru menyebut serangan brutal atas kapal Mavi Marmara sebagai tindakan membela diri.(IRIB/PH/LV/29/11/2010)
Gerakan Muqawama Lebanon (Hizbullah) menuding pengadilan PBB yang didukung AS untuk menyelidiki kasus teror mantan perdana menteri Lebanon telah mengabaikan keterlibatan Israel dalam teror itu. Ahad (28/11), Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayid Hasan Nasrullah kembali berpidato dan menuding pengadilan tersebut menggunakan prosedur yang salah termasuk mengeluarkan vonis secara in absentia dan menyembunyikan identitas saksi.
"Dalam pengadilan internasional, kita tidak pernah menyaksikan penetapan hukuman secara in absentia. Vonis telah ditetapkan, namun mereka (pengadilan) tidak pernah menggelar sidang sampai terdakwa datang (dan) hadir di depan hakim," tegas Sayid Nasrullah.
Penyembunyian identitas saksi, menurut Sekjen Hizbullah, "berarti yang tertuduh tidak dapat bertanya kepada saksi. Mereka tidak dapat bertanya kepada saksi "di mana Anda melihat saya? Apa yang dituduhkan dan atas dasar apa?"
Mantan perdana menteri Lebanon Rafiq Hariri diteror bersama lebih dari 20 orang lainnya dalam serangan bom mobil masif di Beirut pada 14 Februari 2005.
Pada bulan Juli 2010 Nasrullah mengatakan bahwa dia telah diberitahu oleh Perdana Menteri Lebanon, Saad Hariri, putra mendiang Rafiq Hariri, bahwa pengadilan internasional tersebut akan menuding sejumlah anggota Hizbullah dalam kasus teror Rafiq Hariri. Namun Sayid Nasrullah menolak tuduhan itu dan memperingatkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari "proyek berbahaya anti-Hizbullah".
Dalam pidatonya, Nasrullah menyoal netralitas pengadilan seraya menilai Dewan Keamanan PBB telah dijadikan alat oleh Washington.
Pada pidatonya bulan Agustus lalu, Sekjen Hizbullah menguak bukti-bukti bahwa Israel mendalangi teror Hariri.
Di antara bukti-bukti itu adalah rekaman video yang diambil oleh pesawat tanpa awak Israel serta pengakuan yang dicatat oleh kolumnis kelima Israel, yang intinya bahwa Tel Aviv mendalangi teror tersebut.
Senin (22/11) lalu, surat kabar As-Safir terbitan Lebanon juga memperingatkan eskalasi "tekanan", bahwa Washington tengah memberlakukan kebijakan "tidak ada diskusi sebelum vonis dikeluarkan."
Para pakar politik menilai penetapan vonis tersebut bertujuan menebar perpecahan di Lebanon.
Sayid Hasan Nasrullah menyatakan bahwa muqawama hanya akan menerima dakwaan yang dikeluarkan pengadilan internasional jika didukung oleh bukti yang dapat dipertanggung jawabkan.
Lebih lanjut Nasrullah juga menyinggung perang intelijen yang dilancarkan Israel terhadap Lebanon dengan tujuan menyalahkan anggota Hizbullah dalam aksi spionase. Ia juga menguak bagaimana Tel Aviv menyadap telepon yang digunakan oleh para anggota Hizbullah.
Dengan dibantu para ahli teknis dan intelijen militer Lebanon, Hizbullah menggelar "penyelidikan komprehensif" atas kasus tersebut.
"Kami menemukan ada dua saluran di satu telepon. Satu salurannya milik pribadi dan lainnya adalah saluran yang dipasang oleh Israel," kata Nasrullah.
"Dan pada telepon Anda, mereka mampu memasang nomor yang Anda tidak ketahui dan mereka dapat membuat panggilan telepon dengan nomor tersebut. Orang-orang Israel dapat membuat panggilan telepon dengan nomor-nomor itu dan oleh karena itu mereka mengesankan Anda sebagai mata-mata ... . "
As-Safir dalam laporannya Jumat (26/11) menyebutkan bahwa para penyusup dari Israel menggunakan nomor telepon ganda untuk menghubungi berbagai perangkat telepon.
Koran tersebut memperingatkan bahwa kasus penggandaan nomor yang sekilas tampak dari Austria itu menandai "tahap serius" kemampuan Israel dalam mengontrol sektor telekomunikasi Lebanon. (IRIB/MZ/29/11/2010)
"Saya sepakat dengan pernyataan Sayid Hasan kemarin malam yang menekankan pencapaian solusi bersama di Lebanon sebelum perilisan dakwaan ICC. Dan sebaiknya solusi ini secepatnya direalisasikan," kata Jumblatt seperti dilaporkan IRNA dari Beirut (Senin 29/11).
Sejumlah anasir asing memanfaatkan ICC dan dakwaan dari pengadilan ini untuk mengobarkan fitnah di Lebanon, namun dengan kewaspadaan teman-teman di kawasan upaya busuk ini tidak akan terealisasi. Demikian ditegaskan Jumblatt.
Sayid Hasan Nasrullah kemarin (Ahad 28/11) di acara kelulusan 3000 mahasiswa Lebanon menyebut intervensi Amerika Serikat dan Israel dalam perilisan dakwaan oleh pengadilan Hariri. Sayid Hasan juga mengingatkan seluruh kubu Lebanon untuk waspada terhadap strategi baru musuh untuk merusak persatuan nasional.

Di akhir tahun 2009, Pemerintah Barack Obama telah memperingatkan Erdogan agar tidak mengritik kebijakan Barat yang anti-Iran secara terang-terangan.
Anti War dalam laporan yang diturunkannya mengutip satu dari sejumlah dokumen yang diungkap oleh situs Wikileaks menulis, Pemerintah Obama mengatakan kepada para wakil Erdogan dan juga Abdullah Gol, Presiden Turki bahwa apa yang disampaikan Ergodan hanya gosip dan harus ditamparkan ke mulutnya!
Berdasarkan laporan ini, ada beberapa dokumen lainnya yang menunjukkan kekhawatiran Amerika akan hubungan Turki dan Iran bahkan kecenderungan Ankara untuk memperluas hubungannya dengan Tehran. Dokumen-dokumen ini mengritik sikap Turki, karena mengapa negara ini tidak turut mengritik Iran terkait pemilu tahun 2009 lalu. Sikap diam Turki telah menghilangkan kesempatan untuk melemahkan pemerintah Iran!
Sebelumnya, Amerika juga menuduh Turki mampu meyakinkan Iran agar menerima pengayaan uranium di negara ketiga, tapi hanya beberapa bulan dari penandatanganan kesepakatan Deklarasi Tehran yang diikuti Turki dan Brazil, Amerika dan Barat adalah negara-negara yang tidak menerima kesepakatan ini. (IRIB/SL/MF/29/11/2010)
Alasan perang KOREA

"Korut akan melakukan serangan putaran kedua dan bahkan ketiga tanpa ragu-ragu jika para provokator perang di Korsel kembali membuat provokasi militer," Reuters melaporkan, mengutip pernyataan pihak militer Pyongyang yang disiarkan oleh kantor berita Korut, KCNA pada hari Kamis (25/11).
Ancaman terakhir itu muncul setelah Seoul dan Washington sepakat dalam pekan ini untuk memobilisasi sebuah kapal induk untuk ikut ambil bagian dalam latihan perang angkatan laut yang akan dimulai pada Ahad di Laut Kuning. Kapal induk USS George Washington telah meninggalkan Jepang dan sedang menuju ke perairan Korsel.
Seorang jurubicara Departemen Luar Negeri Korut mengeluarkan statemen kemarin yang menyatakan bahwa Korsel telah melakukan latihan perang di wilayah sekitar Pulau Laut Barat Yeonpyeong pada pukul 13:00 waktu setempat Selasa lalu.
Pyongyang juga menyalahkan AS yang telah memprovokasi saling tembak artileri antara kedua pihak yang menewaskan dua marinir Korsel dan dua warga sipil.
"AS tak bisa menghindari tanggung jawab atas bentrokan artileri" tambah pernyataan itu.
Pyongyang menyatakan bahwa saling tembak artileri mematikan dengan Korsel pecah setelah kegagalan Seoul membatalkan latihan militer di perairan yang disengketakan. (IRIB/Press TV/RM/MF/25/11/2010)
AS,sang pemain utama di Semenanjung Korea telah membuat wilayah ini kian tak aman. Friksi pun semakin keruh. Di tengah kondisi seperti ini Washington malah mengirim kapal induknya ke Semenanjung Korea. Tampaknya, Washington tidak menginginkan kawasan Semenanjung Korea kembali normal. Buktinya selain mengirim kapal induk, AS juga mengerahkan puluhan ribu tentaranya ke kawasan ini. Demikian dilaporkan IRNA Sabtu (27/11).
Berbagai laporan dari media massa di kawasan menunjukkan, militer AS dan Korea Selatan disiagakan penuh. Hal ini terjadi sehari sebelum manuver perang gabungan digelar. Menurut para pengamat politik dan media, Cina menilai latihan perang ini hanya menambah instabilitas di kawasan rawan ini. Di sisi lain kian dekatnya latihan perang gabungan ini membuat para petinggi Beijing kian khawatir.
Kekhawatiran Cina mamaksa Menteri Luar Negeri, Yang Jiechi kemarin (Jum'at 26/11) terpaksa mengontak sejawatnya dari AS, Hillary Clinton dan Korea Selatan, Yu Myung-hwan. Jiechi kemarin juga menemui duta besar Korea Utara di Beijing dan membicarakan transformasi terbaru Semenanjung Korea. Ia juga merundingkan upaya untuk mendamaikan dua Korea dan menciptakan stabilitas di kawasan.
Televisi lokal Cina dalam laporannya menyebutkan, bahwa Jiechi seraya kembali mengemukakan sikap Beijing meminta kepada semua pihak untuk menjauhi hal-hal yang memperparah friksi regional. Dialog telepon antara Jiechi dan Clinton serta Myung-hwan digelar di saat Washington dan Seoul tengah bersiap-siap menggelar latihan perang bersama.
Cina kemarin juga menekankan penentangannya terhadap segala bentuk opsi militer ilegal di kawasan. Hong Lie mengemukakan hal ini menjelang latihan gabungan antara militer AS dan Korea Selatan. Ia mengatakan, sikap kami dalam hal ini sangat transparan. Kami menentang keras setiap negara yang melakukan gerakan militer ilegal di wilayah ekonomi Cina.
Cina senantiasa menentang kehadiran kapal perang dan jet tempur negara asing di kawasan dan perairan di dekat negara ini. AS yang tidak pernah menghiraukan keberatan Cina, kali ini pun tanpa mengindahkan kekhawatiran Cina mengirim kapal induknya ke perairan Semenanjung Korea.
Sementara itu, rencana AS dan Korsel untuk menggelar latihan perang gabungan dilontarkan di saat kedua Korea Selasa lalu saling menembakkan artileri. Serangan tersebut sedikitnya menewaskan empat orang dan menciderai 13 lainnya. Jubir Deplu Cina mengatakan, kami optimis dengan persaudaraan berbagai friksi di kawasan dapat diselesaikan. Sebaliknya negara kawasan dapat mempertahankan rasa persahabatan dan merealisasikan perdamaian serta stabilitas.
Di sisi lain, Korea Utara kemarin memperingatkan bahwa latihan perang gabungan AS dan Korsel menjadikan kawasan Semenanjung Korea kian rentan perang. Setiap harinya pihak yang menentang latihan perang ini semakin bertambah. Mereka juga khawatir dengan kehadiran Kapal Induk USS George Washington di perairan Korea yang akan dilibatkan dalam latihan tersebut.
Para pengamat politik dan media menyakini, latihan perang ini merupakan ajang mata-mata bagi zona udara dan laut di dekat Cina. Latihan ini hanya menghasilkan friksi dan eskalasi kebencian warga Cina terhadap AS dan Washington sepertinya tidak menginginkan hal ini terjadi. Para pengamat juga menilai bahwa kehadiran 28.500 militer AS di kawasan dan puluhan manuver perang AS serta Korsel hanya menghasilkan instabilitas keamanan. Hal ini juga membuat Korea Utara semakin giat meningkatkan kemampuan sistem anti rudal nuklirnya dari ancaman AS. (IRIB/IRNA/MF/SL/27/11/2010)
Latihan militer ini direncanakan berlangsung sampai hari Rabu. Kapal induk bertenaga nuklir USS George Washington yang membawa lebih dari 6.000 pelaut dan 75 pesawat tempur turut berpartisipasi dalam manuver ini.
Latihan tersebut ditentang oleh Cina dan Korea Utara telah memperingatkan bahwa aksi provokasi seperti itu bisa menghasilkan konsekuensi yang tak terduga.
Militer Korea Selatan juga telah memutuskan untuk memperkuat kekuatannya di lima pulau yang berdekatan dengan Korea Utara sebagai langkah antisipasi apabila terjadi bentrokan bersenjata. Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bak telah meminta para menteri dan pembantunya untuk bersiap menghadapi "provokasi" baru Pyongyang pada saat berlangsungnya latihan itu.
"Ada kemungkinan bahwa Korea Utara akan melakukan beberapa tindakan yang tak disangka-sangka, jadi harap bersiap dengan sungguh-sungguh menghadapinya melalui kerjasama dengan pasukan gabungan Korea-AS," kata Lee sebagaimana dikutip oleh jurubicaranya.
Laporan ini menambahkan bahwa Seoul berencana untuk melakukan diplomasi aktif dengan AS, Cina, dan negara-negara lain di Semenanjung Korea guna mencari bentuk hukuman yang tepat terhadap Pyongyang atas serangan artileri Selasa lalu. (IRIB/Press TV/RM/28/11/2010)
Sementara kantor berita Yonhap menulis, Korea Utara telah menempatkan rudal-rudal dari darat ke udara SA-2 di dekat garis perbatasan kedua Korea. Rudal yang mirip dengan rudal-rudal Uni Soviet itu memiliki jarak tembak antara 8-30 kilometer.
Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA memperingatkan tindakan balasan Pyongyang jika wilayahnya dilanggar. "Kami akan memberikan pukulan militer yang brutal pada setiap provokasi yang melanggar perairan teritorial kami," tulis KCNA.
KCNA juga memperingatkan bahwa jika AS menempakan kapal induknya di pantai Barat, maka tidak ada yang bisa memprediksikan tentang dampak-dampaknya. (IRIB/RM/28/11/2010)
Kantor berita AFP melorkan dari Seoul, pejabat resmi Korea Selatan seraya mengkhawatirkan aksi "provokasi Korea Utara," meminta para wartawan untuk meninggalkan pulau itu hari ini.
Kementerian Pertahanan Korea Selatan dalam statemennya menyatakan, "Mengingat adanya latihan militer antara AS dan Korea Utara, maka sama sekali tidak ada jaminan terhadap keselamatan para wartawan yang tetap berdiam di pulau itu."
Menurut laporan Yonhap, saat ini ada sekitar 400 wartawan di pulau Yeonpyeong.
Perdana Menteri Irak, Nouri Maliki menyatakan bahwa pasukan keamanan Irak mampu menjaga keamanan negaranya sendiri. Ditegaskannya, Baghdad tidak membutuhkan tentara AS setelah tahun 2011.
Maliki dalam statemennya menyatakan bahwa nota kesepakatan keamanan Washington-Baghdad (SOFA) hingga kini masih berlaku dan tidak ada alasan untuk mengubahnya.
Pernyataan perdana menteri Irak ini mengemuka di saat Wakil Presiden Irak, Joe Biden mendesak berlanjutnya keberadaan tentara AS di Irak. Biden mengatakan, pasukan Amerika akan tetap bercokol di Irak melampaui batas waktu 2011, dengan alasan pasukan keamanan Irak belum siap sepenuhnya mewujudkan stabilitas dan keamanan negaranya sendiri. Biden mengungkapkan, "Itulah sebabnya, bahkan pada saat kondisi ekonomi sulit seperti sekarang ini, kami meminta Kongres untuk memenuhi permintaan anggaran guna mendukung keterlibatan lanjutan AS di Irak, termasuk rencana modernisasi pasukan keamanan negara ini dan pembiayaan program pelatihan polisi."
Dengan alasan melatih tentara Irak, AS saat ini masih menempatkan 50 ribu pasukannya di Negeri 1001 Malam ini. Berdasakan nota kesepakatan keamanan Washington-Baghdad, AS harus menarik pasukannya dari Irak hingga akhir tahun 2011. Berbagai bukti menunjukkan bahwa gedung Putih sedang mempersiapkan berlanjutnya pendudukan Irak setelah tahun 2011.
Bercokolnya sejumlah korporasi jasa keamanan swasta di Irak merupakan salah satu trik bagi Washington untuk melanjutkan kehadirannya di Irak. Selain itu, para pejabat Gedung Putih melanjutkan pendudukannya di Irak setelah tahun 2011, dengan alasan menjaga keamanan Irak.
Sejak beberapa waktu lalu lalu, para pejabat tinggi AS menggulirkan isu perubahan isi nota kesepakatan keamanan Washington-Baghdad, terutama poin mengenai penarikan pasukan AS dari Irak. Para pejabat Irak sendiri hingga kini tetap menolak desakan Gedung Putih tersebut. PM Maliki secara terang-terangan menyatakan menolak segala bentuk perubahan isi SOFA. Pemerintah Baghdad, terutama para pejabat tinggi keamanan negara ini berulangkali menegaskan penerapan penuh kesepakatan SOFA sesuai waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.
Para pejabat tinggi Irak menilai masalah besar yang menimpa negara ini dipicu oleh berlanjutnya kehadiran militer asing. Mereka mendesak Gedung Putih secepatnya menarik pasukan AS dari Irak. Penegasan urgensi penarikan tentara AS dari Irak berkaitan erat dengan pasal tujuh Piagam PBB, yang berimplikasi pada independensi Irak.
Tidak diragukan lagi, pemerintah dan rakyat Irak tengah menghitung hari keluarnya tentara asing dari negara ini. Bahkan Juru Bicara pemerintah Baghdad, Ali al-Dabbagh menegaskan, kami tidak akan mengizinkan seorang tentara AS pun berada di Irak setelah tahun 2011. (IRIB/PH/SL/28/11/2010)

Manuver perang Korea Selatan
Karuan saja, Korea Utara dan sekutu dekatnya, China segera menyebut manuver militer AS dan Korea Selatan itu sebagai provokasi yang bisa menyeret situasi di kawasan ke arah perang dan meminta latihan tersebut dibatalkan. Parahnya, Washington dan Seoul tak juga menggubris seruan itu. Kedua negara itu bahkan beralasan, latihan perang tersebut ditujukan untuk menghalau ancaman Korea Utara.
Namun sebagian analis militer dan politik punya tafsiran lain soal manuver militer AS di Laut Kuning. Mereka menilai, AS hanya menjadikan Korea Utara sebagai alat dan batu loncatan untuk menancapkan kekuatan militernya di kawasan sebagai upaya untuk menandingi dominasi kekuatan regional China yang kian menguat.
Selama ini Washington merasa meningkatnya kedigdayaan ekonomi dan pengaruh politik Beijing di Asia Timur bisa menjadi ancaman serius bagi kepentingan ekonomi dan eksistensi militer AS di kawasan. Karena itu, AS berusaha merusak stabilitas regional dan menciptakan friksi di antara negara-negara di kawasan. Dengan cara itu, Washington berusaha menggiring modal negara-negara regional, khususnya China ke arah investasi militer dan mencegah terwujudnya Uni Asia Raya.
Sebagaimana dilontarkan oleh sejumlah pakar, Washington sangat berambisi untuk mewujudkan pakta pertahanan militer semacam NATO di kawasan Asia Pasifik dengan AS sebagai ujung tombaknya. Hasrat kuat AS untuk mempertahankan kehadiran militernya di Korea Selatan dan Jepang, serta bujukan Pentagon terhadap kedua negara itu untuk menggalang kerjasama dengan Australia mewujudkan sistem pertahanan anti-rudal di Asia Timur merupakan bagian dari skenario politik Paman Sam di kawasan. Karena itu, digelarnya rangkaian latihan militer AS dan sekutu-sekutunya di perairan Laut Kuning bisa dinilai sebagian bagian penting dari skenario tersebut.
Dengan merujuk pada realitas tersebut, banyak analis yang meyakini bahwa AS tak akan segan-segan menggunakan beragam cara untuk mewujudkan ambisinya itu termasuk dengan memprovokasi kemarahan Korea Utara atau bahkan menebar peperangan terbatas di kawasan. Upaya itu sekaligus merupakan trik untuk memunculkan kesiapan opini publik regional terhadap munculnya skenario militer AS yang lebih besar lagi. (IRIB/LV/NA/28/11/2010)
Peran AS dalam Krisis di Semenanjung Korea

Peran AS dalam Krisis di Semenanjung Korea
Korea Utara memperingatkan akan melanjutkan kembali serangan jika Korea Selatan masih saja melakukan provokasi dan menerobos wilayah negaranya. Sebagaimana dilaporkan AFP, media-media resmi Korea Utara, Selasa (23/11) menyebut Seoul sebagai pemicu ketegangan dan yang memulai tembakan.
Panglima Tinggi Militer Korea Utara menegaskan, "Pasukan revolusi kami niscaya akan melanjutkan serangan militer tanpa ampun jika negara boneka itu (Korsel) menerobos tanpa izin walau hanya berjarak 0,0001 milimeter ke dalam perairan kami".
Tak mau kalah, pemerintah Seoul juga memperingatkan seteru utaranya itu dan bertekad untuk menyerang balik jika Pyongyang masih melanjutkan operasi militernya. Seperti dikutip AFP, Kantor Kepresidenan Korea Selatan dalam pernyataannya yang dirilis Selasa, (23/11) menegaskan kesiapan negaranya untuk menghadapi segala bentuk tindakan provokatif baru Korea Utara.
Seoul menyebut serangan artileri Korea Utara sebagai provokasi militer yang tidak bisa diampuni, dan mendesak negara jirannya itu untuk bertanggung jawab. Korea Selatan juga menilai aksi serangan itu merupakan bentuk pelanggaran nyata atas perjanjian gencatan senjata kedua negara tahun 1953.
Serangan artileri Korea Utara ke Pulau Yeonpyeong sedikitnya menewaskan dua tentara Korea Selatan dan menciderai 15 lainnya. Serangan itu juga menghancurkan belasan rumah penduduk di pulau tersebut. Serangan itu terjadi bersamaan dengan kunjungan seorang utusan Amerika Serikat ke kawasan Asia Timur Laut. Washington dan Seoul menuding Pyongyang sedang melakukan pengayaan uranium yang diklaim sebagai tahap penting untuk membuat bahan senjata atom.
Sebelumnya, kapal perang Cheonan milik Korea Selatan tenggelam dekat kawasan perairan yang diperselisihkan dua Korea pada tanggal 26 Maret lalu. Sontak Seoul dan Washington menuding Pyongyang sebagai pemicunya. Sementara itu Cina dan Rusia menolak mengecam Korea Utara dan mendesak dibentuknya tim pencari fakta internasional mengenai kasus tersebut. Sejumlah analis dan intelejen Cina terang-terangan menyebut AS sebagai penyebab tenggelamnya kapal Cheonan. Selisih pandangan yang tajam antara kedua pihak ini menyebabkan Dewan Keamanan PBB tidak bisa memutuskan kata sepakat mengenai peristiwa itu.
Tak kurang dari sepekan semenjak meletusnya peristiwa baku tembak antara Korea Utara dan Korea Selatan di pulau Yeonpyeong, ketegangan di Semenanjung Korea kini tak juga redam. Amerika Serikat dan Korea Selatan, Ahad pagi (28/11) mengelar latihan perang besar-besaran di perairan Laut Kuning. Tak tanggung-tanggung, dalam latihan kali ini AS mengerahkan USS George Washington, kapal induk bertenaga nuklir yang dilengkapi 75 pesawat tempur dan lebih dari 6 ribu prajurit. Kapal induk AS itu juga disertai oleh 4 kapal perang lainnya.
Sontak, Korea Utara dan sekutu dekatnya, Cina segera menyebut manuver militer AS dan Korea Selatan itu sebagai provokasi yang bisa menyeret situasi di kawasan ke arah perang dan meminta latihan tersebut dibatalkan. Parahnya, Washington dan Seoul tak juga menggubris seruan itu. Kedua negara itu bahkan beralasan, latihan perang tersebut ditujukan untuk menghalau ancaman Korea Utara.
Mengenai sengketa terbaru kedua Korea, tampaknya tidak mudah memutuskan siapa yang lebih dahulu memulai serangan. Namun dengan menganalisis motif serangan kedua pihak, kita bisa mengetahui pihak mana pemicu dimulainya serangan tersebut.
Sejumlah negara termasuk AS dan Korea Selatan menuding Korea Utara sebagai pihak yang memulai serangan itu. Mereka menilai Pyongyang menyerang tetangganya sendiri untuk menutupi transisi kekuasaan di Korea Utara,
dan pamer kekuatan negara ini. Namun tampaknya tudingan ini tidak terlalu beralasan. Pertama, tidak ada bukti mengenai transisi kekuasaan di Korea Utara dari Kim Jong-il, setidaknya hingga saat ini. Kedua, jika serangan tersebut sebagai bentuk Show of Force Pyongyang, tampaknya juga tidak logis. Karena Korea Utara 10 hari sebelumnya menunjukkan sebuah instalasi nuklir yang lebih canggih dari sebelumnya kepada seorang pakar AS.
Sebaliknya, Korea Utara menyebut tetangganya Korea Selatan sebagai pihak yang memulai serangan itu. Namun dengan mudah tudingan ini segera runtuh, karena kondisi ekonomi Korea Selatan dan kondisi politik Incumbent Seoul sendiri tidak mendorong terjadinya serangan tersebut.
Di luar kedua pandangan ini, ada tesis yang paling kuat mengenai pihak yang paling berperan dalam serangan itu. Washington adalah pemicu utama meletusnya krisis baru di Semenanjung Korea. AS memprovokasi Korea Utara dan mengirimkan signal keliru ke pihak Korea Selatan untuk memulai serangan. Sejatinya, memuncaknya krisis di Asia Timur dan kondisi semi perang ini hanya memunculkan seorang pemenang yaitu AS. Gedung Putih mengeruk keuntungan besar dari kemelut di berbagai wilayah di dunia termasuk di Semenanjung Korea. Tujuan Washington menancapkan pengaruhnya di Korea Selatan dalam rangka menghadapi Cina. Manuver AS dalam beberapa bulan terakhir di timur dan tenggara Asia, termasuk kamp militer di wilayah itu dalam rangka mendukung Vietnam menghadapi Cina. Manuver AS ini guna mempersempit ruang gerak Beijing di kawasan.
AS dalam kondisi saat ini tidak bisa meningkatkan posisinya di Asia Timur, karena negara-negara di wilayah tersebut menilai Washington sebagai pemicu friksi di kawasan. Untuk mewujudkan ambisinya itu, AS membutuhkan adanya krisis baru guna mengokohkan posisinya di Asia Timur. Tidak mengherankan, Washington menghalalkan segala cara untuk menciptakan krisis di kawasan, termasuk memicu perang di Semenanjung Korea.
Selama ini Washington merasa meningkatnya kedigdayaan ekonomi dan pengaruh politik Beijing di Asia Timur bisa menjadi ancaman serius bagi kepentingan ekonomi dan eksistensi militer AS di kawasan. Karena itu, AS berusaha merusak stabilitas regional dan menciptakan friksi di antara negara-negara di kawasan. Dengan cara itu, Washington berusaha menggiring modal negara-negara regional, khususnya Cina ke arah investasi militer dan mencegah terwujudnya Uni Asia Raya.
Sebagaimana dilontarkan oleh sejumlah pakar, Washington sangat berambisi untuk mewujudkan pakta pertahanan militer semacam NATO di kawasan Asia Pasifik dengan AS sebagai ujung tombaknya. Hasrat kuat AS untuk mempertahankan kehadiran militernya di Korea Selatan dan Jepang, serta bujukan Pentagon terhadap kedua negara itu untuk menggalang kerjasama dengan Australia mewujudkan sistem pertahanan anti-rudal di Asia Timur merupakan bagian dari skenario politik Paman Sam di kawasan. Karena itu, digelarnya rangkaian latihan militer AS dan sekutu-sekutunya di perairan Laut Kuning bisa dinilai sebagai bagian penting dari skenario tersebut.
Dengan merujuk pada realitas tersebut, banyak analis yang meyakini bahwa AS tak akan segan-segan menggunakan beragam cara untuk mewujudkan ambisinya itu termasuk dengan memprovokasi kemarahan Korea Utara atau bahkan menebar peperangan terbatas di kawasan. Upaya itu sekaligus merupakan trik untuk memunculkan kesiapan opini publik regional terhadap munculnya skenario militer AS yang lebih besar lagi. (IRIB/PH/SL/29/11/2010)



