BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhidin, berhasil terpilih sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalsel periode 2011-2015, setelah unggul dalam voting tertutup, Minggu (20/2/2011) malam.
Dalan perhitungan hasil voting tersebut, Muhidin meraih 132 suara, sedang Surya Imam Wahyudi yang menjadi rivalnya hanya meraih 42 suara. Sementara dua suara lainnya menyatakan Abstain.
Sebelumnya, ada enam calon yang menyatakan ikut bursa calon ketua DPW PAN Kalsel, yaitu Surya, Djumadri Masrun, Rifka Jaya, Abdul Halim Hakim, Abdul Wahid dan Muhidin.
Namun saat penyampaian visi dan misi, empat kandidat menyatakan pengunduran dirinya, hingga yang bersaing memperebutkan kuris ketua DPW PAN Kalsel tinggal Surya dan Muhidin.
Saat memaparkan visi dan misinya, Muhidin berjanji bakal memberikan dua bus dan mobil jenazah. Sedang Surya lebih mengedepankan penataan sistem administrasi organisasi untuk memenangkan partai dalam Pemilu 2014 nanti.
Setelah sempat mengalami beberapa kali skorsing, sekitar pukul 23.00 Wita, dilakukan voting tertutup untuk memilih ketua DPW PAN Kalsel periode 2011-2015.
Walikota Banjarmasin asal PBR jadi Pemimpin PAN Kalsel
Muhidin ‘Kebanjiran’ Lamaran Partai
Banjarmasin, KP – Kabar yang berkembang di panggung pilitik belakangan ini tak lepas keikutsertaan nama Walikota Banjarmasin H Muhidin. Bahkan Ketua PBR Kalsel ini sejak menjadi pertama dipercaya mengemban amanah masyarakat menjadi pucuk pimpinan Pemko belakangan terus namanya terus melejit.Selain namanya Walikota yang berlatar belakangn pengusaha masuk sebagai kadindat Ketua Demokrat Kalsel, juga kabar yang santer berkembang selama ini kembali diembuskan menjadi kandindat kuat sebagai Ketua DPD PAN Kalsel.
Bahkan bukan saja isu tetapi sejak Senin siang hingga sore hari, kabar santer yang berencana meminang, Ketua PBR Kalsel untuk menerima mantan sebagai Ketua DPD PAN juga dibenarkan sejumlah pengurus PAN Kalsel dan Kota Banjarmasin.
Malah Ketua DPP PAN Ir M Hatta Rajasa pun menyetujui jika estapet kepeimpinan PAN Kalsel yang semula dipimpin mantan walikota Banjarmasin H Yudhi Wahyuni Usmanm, diseserahkan kepada Walikota H Muhidin yang berlatar belakang sebagai pengusaha sukses emas hitam dari Banua Kalsel ini.
“Pak Hatta memang memberikan lampu hijau dengan mempercayakan Pak Walikota H Muhidin yang selama dikenal sukses melakukan penggalangan masa dari lapisan paling bawah hingga atas,’’ungkap salah seorang kader PAN Kalsel yang minta jati dirinya tak disebutkan.
Pertimbangan memilih Walikota H Muhidin ini, ujar sumber tersebut, selain sosok yang tepat dan dikenal melakukan pencitraan kepada masyarakat di daerah ini juga perjuangan saudara sejak menjadi Ketua PBR Kalsel hingga menaiki kursi Walikota, pentahapan yang dilakukan cukup bagus.
“Untuk mengalahkan incumbent merupakan usaha yang tak mudah, tetapi saudara Walikota H Muhidin berhasil menguasai suara 45 persen sehingga hal ini sudah cukup baik dan sosok yang demikian perlu dipertahankan,’’ungkapnya.
Walikota H Muhidin yang dikonformasi {[wartawan]}, lamaran sejumlah Parti di Propinsi Kalsel ini tidak meyanggah. Ia juga menolak untuk membenarkan tetapi, ujarnya, yang jelas memang sejumlah pengurus Partai sudah mulai marapat ke barisan yang dibawah kendalinya.
“Terus terang memang saat ini belum bisa menentukan tetapi, kalau memang ada sejumlah masyarakat memiluh saya untuk menjadi ketua Parti ini memang sesuatu yang luasa biasa dan patut dihargaar,’’ungkap Muhidin lagi.Apakah akan menerima lamaran DPD PAN Kalsel pada Muswil mendatang? Menurut Walikota sampai sekarang belum menentukan sikap apakah akan ikut bersaing di dalam tubuh Demokrat ataupun PAN Kalsel. Sebab yang dikerjakan masa sekarang yang terpenting bagaimana bisa berbuat untuk kebaikan umat.
“Saya tak bisa menjawab untuk penentuan pilihan karena semuanya masih samar-samar sehingga kalau memang harus dipilih kita masih banyak waktu supaya bisa mengikuti air yang megalir saja,’’demikian Muhidin sambil meminta supaya menyimpan berita yang tersebar saat ini.
Karena, ujarnya, masih banyak waktu untuk mengikuti Musyawarah Wilayah Pimpinan sehingga pihaknya akan lebih baik untuk konsentrasi lebih dahulu dengan tugas dan amanah sebagai Walikota Banjarmasin yang sekarang ini masih dijabat memasuki bulan keenam dari lima tahun yang akan di jalankan.
Candi Penanda Kejayaan Hindu
Bila Anda ke Yogyakarta, sempatkanlah mengunjungi salah satu situs warisan dunia UNESCO dan candi Hindu terbesar di Asia Tenggara, Prambanan. Candi Prambanan adalah bangunan yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung.
Photo credits - Arie Basuki/TempoMenjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada bagian tengah area candi ini dibangun taman.
Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi. Oleh banyak kalangan Candi Prambanan kerap disebut sebagai Candi Loro Jonggrang.
Photo credits - Rini PWE/Tempo
Pada 1733, candi ini ditemukan oleh CA. Lons seorang berkebangsaan Belanda. Kemudian pada 1855 Jan Willem IJzerman mulai membersihkan dan memindahkan beberapa batu dan tanah dari bilik candi. Beberapa waktu kemudian Isaäc Groneman melakukan pembongkaran besar-besaran dan batu-batu candi tersebut ditumpuk secara sembarangan di sepanjang Sungai Opak.
Pada 1902-1903, Theodoor van Erp memelihara bagian yang rawan runtuh. Pada tahun 1918-1926, dilanjutkan oleh Jawatan Purbakala (Oudheidkundige Dienst) di bawah P.J. Perquin dengan cara yang lebih metodis dan sistematis, sebagaimana diketahui para pendahulunya melakukan pemindahan dan pembongkaran beribu-ribu batu tanpa memikirkan adanya usaha pemugaran kembali.
Pada 1926 dilanjutkan De Haan hingga akhir hayatnya pada 1930. Pada 1931 digantikan oleh Ir. V.R. van Romondt hingga pada 1942 dan kemudian diserahkan kepemimpinan renovasi itu kepada putra Indonesia dan itu berlanjut hingga 1993.
Banyak bagian candi yang direnovasi, menggunakan batu baru, karena batu-batu asli banyak yang dicuri atau dipakai ulang di tempat lain. Sebuah candi hanya akan direnovasi apabila minimal 75% batu asli masih ada. Oleh karena itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja.
Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat dua candi apit, empat candi kelir, dan empat candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, Anda akan menemui empat ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara tiga ruangan lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.
Di candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, Anda hanya akan menjumpai satu ruangan yang berisi arca Wisnu. Demikian juga candi Brahma yang terletak di sebelah selatan candi Siwa, Anda juga hanya akan menemukan satu ruangan berisi arca Brahma.
Candi pendamping yang cukup memikat adalah candi Garuda yang terletak di dekat candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang.
Photo credits - Arie Basuki/TempoPrambanan juga memiliki relief candi yang memuat kisah Ramayana. Menurut para ahli, relief itu mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan. Relief lain yang menarik adalah pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kehidupan, kelestarian dan keserasian lingkungan. Di Prambanan, relief pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Keberadaan pohon ini membuat para ahli menganggap bahwa masyarakat abad ke-9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkungannya.
Pada 27 Mei 2006 gempa bumi dengan kekuatan 5,9 pada skala menghantam daerah Bantul dan sekitarnya. Gempa ini menyebabkan kerusakan hebat terhadap banyak bangunan dan kematian pada penduduk di sana. Salah satu bangunan yang rusak parah adalah kompleks Prambanan, khususnya candi Brahma. Hingga saat ini perbaikan masih terus dilakukan dan beberapa di antaranya sudah rampung.
Untuk mencapai Prambanan, cukup mudah, dengan berbagai macam pilihan penerbangan Anda bisa sampai ke Yogyakarta dan dari pusat kota gudeg tersebut, Anda bisa menyewa mobil atau taksi menuju ke candi Prambanan dengan waktu tempuh sekitar setengah jam.
Tumbangnya Demokrasi “Made In USA” merambah ke Bahrain, Lebanon pun beraksi..Israel pun ketakutan!!!!

"Kalian tidak tahu hari ini dengan siapa kalian berperang. Kalian telah memasuki medan perang dengan keturunan Muhammad Saw, Ali, Hasan, Husein, dengan Ahli Bait Rasulullah saw dan para sahabatnya." (Pesan Sayyid Hasan Nasrullah pasca serangan Israel ke Lebanon)
Puluhan ribu demonstran pro-demokrasi turun ke jalan-jalan di ibukota Bahrain, menuntut diakhirinya kekuasaan rezim Sunni di negara itu. Sembari melambaikan bendera Bahrain dan meneriakkan slogan anti-pemerintah, kemarin (Jumat, 25/2) para pengunjuk rasa kembali berkumpul di Pearl Square di Manama, yang menjadi pusat konsentrasi massa. Demo kali ini merupakan rangkaian aksi unjuk rasa anti-pemerintah yang telah memasuki hari ke-12 semenjak 14 Februari lalu.
Sebagaiman diberitakan Press TV, aksi massa dilakukan untuk menghormati para korban tewas akibat aksi kekerasan pihak polisi baru-baru ini. Sedikitnya tujuh pengunjuk rasa telah tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan sejak awal protes pro-demokrasi di Bahrain pada tanggal 14 Februari.
Para pengunjuk rasa menuntut digulirkannya reformasi termasuk pemilihan perdana menteri dan penciptaan monarki yang benar-benar konstitusional.
Sebagian besar pengunjuk rasa berasal dari kalangan Syiah, yang disebut-sebut berniat mengakhiri dinasti Al-Khalifa beraliran Sunni yang telah memerintah negara berpenduduk mayoritas muslim Syiah itu selama hampir dua abad.
Hampir 75 persen dari penduduk Bahrain adalah masyarakat muslim Syiah. Namun negara kecil yang kaya minyak di pesisir Teluk Persia ini dipimpin oleh dinasti kerajaan Sunni sejak abad 18.
Para pengunjuk rasa telah bersumpah untuk tetap berkemah di Pearl Square dan menolak untuk mengadakan pembicaraan dengan Putra Mahkota sampai tuntutan mereka terpenuhi.
Guna membendung terjadinya aksi demonstrasi anti-pemerintah yang lebih besar, pemerintah Bahrain pada Rabu lalu (23/2) membebaskan 23 tahanan politik setelah memperoleh grasi dari Raja Hamad bin Khalifa Al-Thani. Pemerintah juga mengumumkan akan menggelar reshuffle kabinet secara terbatas.
Aksi unjuk rasa akbar rakyat Bahrain kali ini digelar sebagai reaksi atas kunjungan Laksamana Mike Mullen, ketua Gabungan Kepala Staf AS, ke Bahrain yang menegaskan kembali komitmen Washington mendukung Raja Hamad.
Bahrain adalah sekutu utama AS di Timur Tengah dan menjadi pangkalan Armada Militer Kelima Washington.(irib/26/2/2011)
Juni tahun lalu, saat Mushaima berobat ke London, ia bersama 25 tokoh Syiah Bahrain lainnya diadili secara in absentia lantaran dituding mendirikan organisasi teroris.
Mushaima menegaskan bahwa dirinya tidak bisa bertahan di luar negeri pada saat rakyat negaranya berjuang untuk meraih cita-citanya. Ia juga mengakui bahwa tidak ada jaminan dirinya tidak akan ditangkap saat tiba di bandara Manama nanti. (irib/26/2/2011)|
Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu kini tengah sibuk menenangkan warga Zionis yang mulai ketakutan. Netanyahu dalam pidatonya untuk membangkitkan semangat warga Zionis yang mulai ketakutan mengatakan, Nasrullah tidak mungkin dapat merealisasikan ancamannya untuk menduduki al-Jalil di utara Palestina pendudukan. Nasrullah dalam pidatonya hari Rabu (16/2) menjawab ancaman Menteri Peperangan Israel, Ehud Barak yang akan menyerang Lebanon.Tidak hanya itu, Sekjen Hizbullah bahkan balik mengancam akan merebut wilayah utara Palestina pendudukan, jika berkobar perang yang dipaksakan oleh Israel. Kepada para pejuang, Sayid Hasan menekankan, bersiap-siaplah untuk menghadapi perang yang dipaksakan oleh Rezim Zionis Israel, mungkin saat itu komandan muqawama akan meminta kalian menguasai wilayah Jalil di Palestina pendudukan. Dari sisi politik dan militer, para pemimpin rezim Zionis pasca pidato Nasrullah sibuk melakukan analis dan persiapan terhadap kemungkinan serangan Hizbullah atas al-Jalil. Rezim Zionis juga melakukan pengamanan ketat dan meningkatkan penjagaan di pos-pos perbatasan Lebanon.Tidak hanya itu, Israel melipatgandakan jaringan spionase dan perlengkapan militer terbaru di perbatasan dengan Lebanon. Pejabat militer dan politik Israel melakukan berbagai pertemuan dengan penghuni distrik Zionis terutama di kawasan al-Jalil untuk menenangkan mereka dari ketakutan. Para penghuni kawasan al-Jalil juga mendesak para pejabat tinggi Zionis menyiapkan tempat persembunyian yang kokoh dari serangan roket canggih Hizbullah. Di sisi lain, pidato Nasrullah mendapat sambutan hangat dari warga Lebanon terutama para pemuda. Bahkan mereka menyatakan kesiapannya bergabung dalam operasi penyerangan al-Jalil, jika perang Israel-Lebanon meletus. Sejatinya, serangan Al-Jalil selain akan menimbulkan kerugian besar bagi rezim Zionis, juga menjauhkan kemungkinan serangan Israel ke Lebanon. Karena ketika muqawama semakin kuat, maka serangan rezim Zionis atas Lebanon kian melemah. Kini, muqawama tidak hanya terbatas pada pejuang Hizbullah saja. Lebih dari itu Muqawama didukung ribuan warga Sunni Lebanon, Druze, Kristen dan mayoritas rakyat Lebanon yang akan mempertahankan tanah airnya jika Israel menyerang.(IRIB/PH/MF/24/2/2011) Tumbangnya Demokrasi “Made In USA” Kritikus terkemuka AS, Noam Chomsky menyebut demokrasi sejati yang disuarakan dengan lantang oleh bangsa-bangsa Timur Tengah sebagai musuh utama kepentingan Gedung Putih di kawasan. Menurut Chomsky, di saat Amerika melihat para diktator yang dekat dengan kepentinganya bakal lengser, maka Gedung Putih mengubah kebijakannya. Ketika rakyat berhasil merebut kekuasaan dari tangan para diktator dan militer tidak mampu menguasai situasi, tiba-tiba AS berubah dan mengambil sikap 180 derajat. Dalam kondisi yang semacam ini, AS biasanya mengklaim sejak awal berada bersama rakyat. Dengan cara ini, mereka dapat mengembalikan kekuasaan lama dengan wajah baru. Washington gencar secara terang-terangan mendukung rezim diktator semacam Ben Ali di Tunisia dan Mubarak di Mesir. Gedung Putih juga sembunyi-sembunyi mendukung Gaddafi di Libya demi emas hitam yang dikeruk dari negara itu. Dalam pembantaian massal rakyat Libya di tangan Gaddafi, negara-negara Barat masih menahan diri menyikapi kejahatan tersebut. Berbeda saat menyikapi kerusuhan kecil di Tehran, Presiden AS Barack Obama harus menunggu 10 hari untuk mengeluarkan statemen kecaman terkait pembantaian rakyat Libya. Presiden Amerika dalam pidato televisi pertamanya terkait kebangkitan rakyat Libya dan kejahatan Muammar Gaddafi meminta segera dihentikannya aksi kekerasan yang dilakukan terhadap para demonstran. AS berupaya mempertahankan rezim diktator di negara-negara Arab setidaknya dengan dua motif utama. Pertama, rezim diktator di negara-negara Arab dan sengketa historis perebutan tahta kekuasaan akan mengalihkan perhatian mereka terhadap brutalitas rezim Zionis atas Palestina. Kedua, Washington lebih mudah mengontrol pemerintahan diktator yang mengutamakan kepentingan pribadi dan keluarganya daripada tuntutan rakyat mereka. Untuk itu, AS masih tetap melindungi rezim-rezim depotik di Timur Tengah yang dipandang bisa menyelamatkan kepentingannya di kawasan. Kini, Gedung Putih menempatkan kapal induknya di perairan Bahrain untuk menyelamatkan negara monarki itu. Sejatinya, jatuhnya rezim-rezim diktator di kawasan Timur Tengah sebagai kekalahan besar bagi Barat terutama AS. Setidaknya kondisi yang sudah dan sedang terjadi di kawasan Timteng dan Dunia Arab menyentak Zionis dan para pembuat keputusan di Gedung Putih. Revolusi Tunisia, Mesir dan kini melanda Libya menjadi lonceng yang membunyikan dimulainya era baru di Timur Tengah. Era tumbangnya demokrasi made in Amerika Serikat.(IRIB/PH/AR/25/2/2011) |
YAPI Bangil kembali terguncang!!! Komunitas Solidaritas YAPI dari Jakarta pun akan hadiri Maulid Nabi di YAPI...

Provokator Dibiarkan, Bangil Kembali Memanas
Kota kecil Bangil, Pasuruan, Jatim kembali memanas. Informasi itu tersebar di jejaring sosial Facebook, hari ini (25/2) menyusul pidato provokatif Umar bin Abdullah.
Jumat pagi (25/2), Umar bin Abdullah dalam pengajian rutinnya di Raudhatul Salaf kembali menyulut fitnah. Pidato itu berupaya menghasut masyarakat supaya pengikut Syiah dibunuh. Bahkan Umar bin Abdullah mengancam akan membunuh Ketua PB NU, Said Agil Siraj. Sebelumnya, Kyai Nurkholis kembali mengumbar fitnah dan mengangkat isu Syiah sesat.
Menyusul provokasi baru pasca penyerangan Ponpes YAPI pada tanggal 15 Februari, pihak keamanan diminta mengantisipasi segala aksi yang bermula dari provokasi pihak-pihak tertentu. Apalagi YAPI yang dituding sebagai pesantren penyebar ajaran tertentu akan menggelar Maulid Nabi Besar Muhammad Saw pada tanggal 28 Februari.
Menurut rencana, peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Ponpes Yayasan Pesantren Islam (YAPI) akan digelar hari Senin pada tanggal 28 Februari 2011, pukul 08.30 WIB.
Berdasarkan laporan yang diterima IRIB, Ketua Umum PB NU Prof. DR. Said Agil Siradj, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. DR. Din Syamsuddin, Ketua MUI Prof. DR. Umar Shihab dijadwalkan akan menghadiri Peringatan Maulid Nabi SAW di YAPI tersebut. Hingga berita ini dilaporkan, tidak ada keterangan pasti, apakah para tokoh tadi akan menjadi pembicara dalam acara tahunan yang biasa digelar di ponpes ini.
Sementara itu, Detik Surabaya melaporkan, Fatimah (38), seorang warga Kelurahan Kedungmungal, Kecamatan Bangil, Pasuruan mengamuk di sebuah pengajian rutin jamaah Majelis Wataklim Roudhotussalaf yang berada di samping rumahnya, Jumat (25/2/2011). Menurut Fatimah, isi ceramah pengajian itu sangat provokatif dan menyudutkan mazhab tertentu.
Akibat insiden tersebut, pengajian pun sempat dihentikan. Namun setelah suasana dingin, pengajian jamaah Majlis Wataklim Roudhotussalaf yang mengaku sebagai pengikut Sunni ini dilanjutkan dengan tanpa pengeras suara.
Sebelumnya pada tanggal 15 Februari, massa yang berjumlah ratusan orang dengan mengenakan sarung dan naik motor itu menyerang Ponpes YAPI dan menyusup masuk ke dalam pondok. Perusuh yang diperkirakan mencapai 300 orang itu secara brutal melemparkan batu ke arah Ponpes YAPI dan para santri. Serangan terjadi pukul 15:00, saat para santri Ponpes menyelenggarakan pertandingan futsal. (IRIB/AR/PH/25/2/2011)
Menyusul penyerangan YAPI pada tanggal 15 Februari lalu, komunitas dari berbagai penjuru melakukan koordinasi untuk menghadiri Maulid YAPI yang digelar rutin setiap tahunnya.
Di Jakarta, Komunitas Solidaritas YAPI mengkoordinasi masyarakat ibukota dan sekitaranya untuk menghadiri Maulid Nabi Besar Muhammad Saw yang akan digelar tiga hari lagi. Warga yang tertarik menghadiri Maulid Akbar di YAPI dapat menghubungi Koordinator Maulid YAPI di Jakarta, Salman Daruddin, dengan nomor telepon 081380809014, Daswa dengan nomor telepon 08170151203.
Menurut rencana, rombongan yang dikoordinasi Komunitas Solidaritas YAPI akan bertolak dari Jakarta ke Pasurun, Bangil, Jatim pada hari Ahad, 27 Februari, pukul 08.00 WIB. Panitia memungut dana sebesar Rp 300.000 perorang yang sudah mencakup akomodasi dan konsumsi.
Maulid Peringatan Nabi Besar Muhammad Saw di YAPI digelar untuk masyarakat umum. Untuk itu, warga dari manapun yang ingin menghadiri peringatan Maulid Nabi di YAPI di Jl. Raya Bangil-Pandaan KM.02, Kec. Beji Pasuruan, JATIM Indonesia, 67153. Untuk lebih lengkapnya bisa dihubungi nomor telepon Ponpes YAPI, 0343-741238.
Menurut rencana, Ustadz Muhammad bin Alwi, Dr. Umar Ibrahim Assegaf dan sejumlah tokoh masyarakat akan menjadi pembicara dalam acara peringatan Maulid Nabi Saw.
Berdasarkan laporan yang diterima IRIB, Ketua Umum PB NU Prof. DR. Said Agil Siradj, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. DR. Din Syamsuddin, Ketua MUI Prof. DR. Umar Shihab dijadwalkan akan menghadiri Peringatan Maulid Nabi SAW di YAPI tersebut. Hingga berita ini dilaporkan, tidak ada keterangan pasti, apakah para tokoh tadi akan menjadi pembicara dalam acara tahunan yang biasa digelar di ponpes ini. (IRIB/AR/25/2/2011)Serba-Serbi Kisah Imam Musa Sadr..pemersatu Syiah, Sunni dan Kristen..LUARBIASA.... Hidup Persatuan....Hidup cinta damai.....Hingga Film The Message

Beberapa hari lalu, Sami al-Misrati, seorang tokoh oposisi rezim berkuasa Libya dalam wawancaranya dengan televisi Alalam menyatakan, "Sebuah pesawat kecil kemarin (Senin, 21/2) merelokasi seorang yang ciri-cirinya seperti Imam Musa Sadr, dari bandara al-Abraq."
Kemudian setelah itu, para perwira militer Libya sebagaimana dikutip Situs Al-Muhit menyatakan bahwa Imam Musa Sadr hingga sekarang masih hidup. Menurut keterangan para perwira tersebut, Imam Musa Sadr ada di penjara Sabha.
Pada 25 Agustus 1978, Imam Musa Sadr bersama dua orang yaitu, Syeikh Muhammad Yaqub dan Abbas Badruddin, pimpinan redaksi kantor berita Lebanon, tiba di Libya. Menurut rencana tanggal 29 atau 30 Agustus 1978, mereka akan berdialog dengan Presiden Libya, Muammar Gaddafi. Namun sejak itu hingga kini Imam Musa Sadr raib tanpa jejak. Para pejabat tinggi Libya mengklaim bahwa Gaddafi mendadak membatalkan pertemuannya dengan Imam Musa Sadr.
Peristiwa itu memang sudah lama terjadi. Meski demikian, ketokohan Imam Musa Sadr menjadi nostalgia tersendiri bagi orang-orang yang merindukan sosok ulama dan pejuang yang nyaris sempurna. Untuk itu, sangatlah tepat jika ada catatan ringkas yang mengulas ketokohan dan keagungan Imam Musa Sadr. Siapakah tokoh ini sehingga Parlemen Iran menaruh perhatian khusus bahkan membentuk komite khusus di parlemen dari semenjak raibnya pada tahun 1978 hingga kini?
Imam Musa Sadr dan Imam Khomeini
Ketika mendengar Imam Khomeini ra diasingkan ke Najaf, Imam Musa Shadr langsung ke tempat kediaman Imam Khomeini. Bersamaan dengan kedatangan Imam Musa Sadr, ada rombongan dari Iran. Rombongan itu bertanya kepada Imam Khomeini, siapakah yang akan melanjutkan perjuangan ini bila Imam Khomeini tiada? Pertanyaan ini sangatlah wajar. Terlebih Imam Khomeini saat itu mendapat ancaman dari rezim Shah Pahlavi. Mendengar pertanyaan itu, Imam Khomeini dengan tenang menjawab, "Selama ada Imam Musa Shadr, kalian tidak perlu khawatir."
Jawaban itu kemudian dipahami bahwa Imam Musa Sadr adalah pengganti Imam Khomeini. Selain itu, pernyataan Imam Khomeini menjelaskan kesamaan perpektif dan idealisme Imam Khomeini dan Imam Musa Sadr.
Setelah Imam Musa Shadr pindah ke Lebanon, sosok kepemimpinan beliau mulai dikenal di dunia internasional. Bahkan sepak terjangnya mengkhawatirkan Barat dan Rezim Zionis Israel. Siapapun yang menjadi musuh Barat dan Zionis Israel akan menjadi sosok yang menjadi perhatian luas di tingkat dunia. Imam Musa Sadr bukan saja sosok yang mampu mempersatukan Syiah dan Sunni di Lebanon, tapi beliau juga tokoh yang mampu mempersatukan Islam dan Kristen. Uskup Agung Lebanon waktu itu mengatakan, "Seandainya kami memiliki tokoh seperti Imam Musa Shadr, kami dapat memimpin dunia."
Ingatkah Film The Message yang pemeran utamanya adalah Anthony Quinn .Film tentang Nabi Muhammad Saw, The Message yang disutradarai oleh Moustapha Akkad pada awalnya, ditentang oleh seluruh umat Islam sedunia. Tapi Akkad kemudian mendapatkan semangat baru untuk membuat film tersebut setelah mendapat dorongan dari Imam Musa Shadr. Karena Itulah nama Imam Musa Sadr tercantum setelah nama-nama pemain dan kru film yang biasa ditampilkan di akhir film.
Setelah membuat film itu dan mendapat pujian dari banyak kalangan bahkan ulama Islam, Imam Musa Shadr meminta Akkad untuk membuat film tentang Imam Ali as. Moustapha Akkad mengatakan, "Saya akan membuatnya tapi dengan syarat pemeran Imam Ali as adalah anda sendiri." Imam Musa Sadr hanya menanggapinya dengan senyum. Kata Akkad, "Imam Musa Sadr hanya tersenyum mendengar usulan saya itu."
Imam Musa Shadr melewati masih muda di kota Qom. Beliau ketika masih muda tidak hanya belajar fiqih dan ushul fiqih, tapi juga Filsafat. Imam Musa Sadr juga belajar "Manzhumah" bersama saudaranya Sayyid Ridha.
Ketika Allamah Thaba'thaba'i mengajar buku Asfar Arba'ah, Imam Musa Shadr langsung juga ikut dalam kuliah Allamah dan menjadi salah satu murid terbaiknya. Syahid Muthahhari mengatakan, "Musa Sadr merupakan sosok terbaik yang dengan mudah menyelesaikan masalah-masalah kompleks dari buku Manzhumah. Ia adalah orang terbaik yang mampu memahami ucapan-ucapan Mulla Sadra dengan benar."
Imam Musa Sadr ketika melanjutkan pendidikannya di Najaf, beliau belajar mata kuliah kharij fiqih dan ushul fiqih (jenjang terakhir kuliah fikih yang bisa disetarakan dengan jenjang kuliah doktoral) kepada Ayatullah Sayyid Muhsin al-Hakim, Sayyid Abul Qasim Khu'i, Sayyid Mahmoud Syahroudi dan Syeikh Murtadha Ali Yasin. Mereka adalah ulama besar Najaf waktu itu. Selain itu, Imam Musa Sadr juga belajar filsafat kepada Ayatullah Badkoubeh.
Ayatullah Sayyid Khu'i punya perhatian khusus kepadanya. Ketika Imam Musa Shadr meninggalkan hauzah Najaf, Ayatullah Khu'i mengatakan, "Bila dia tinggal dua atau tiga tahun lagi di Najaf, Imam Musa Sadr bakal menjadi ulama Syiah terbesar di dunia." Meratapi kepergian Imam Musa Sadr Ayatullah Khu'i mengatakan, "Sangat disayangkan dia meninggalkan Najaf. Akan lebih baik bila saya tidak pernah mengenalnya."
Banyak yang menyayangkan keputusan Imam Musa Sadr untuk pergi ke Lebanon . Sayyid Muhammad Baqir Shadr (Syahid Shadr) yang juga sepupunya mengatakan, "Bila Imam Musa Sadr tetap komitmen dengan tradisi hauzah dan tinggal di Najaf , ia bakal menjadi satu-satunya marji mutlak Syiah."
Sebagian lainnya meyakini bahwa Lebanon terlalu kecil bagi Imam Musa Sadr. Apalagi beliau dikenal sebagai sosok yang punya program untuk masa depan. Menurut mereka, sangat disayangkan bila Imam Musa Sadr membatasi dirinya di tempat yang kecil.
Imam Musa Sadr mendengar semua ucapan ini. Tapi beliau telah membulatkan tekadnya untuk bertolak ke Lebanon. Untuk itu, beliau mencoba hidup selama sebulan di Lebanon dengan melihat kehidupan di sana dari dekat. Selama sebulan itu pula Imam Musa Shadr begitu terharu atas kondisi masyarakat Syiah di sana yang hidup dalam kemiskinan.
Ketika kembali ke Qom, Imam Musa Sadr tidak lagi berpikiran soal hauzah dan masalah marjaiyah. Kepada seorang dari temannya beliau berkata, "Semua pelajar tinggal di Najaf untuk menjadi mujtahid." (IRIB/SL/AR/23/2/2011)
Mantan anggota Dewan Tinggi Revolusi Libya, Abdul Menem al-Houni yang juga mitra dekat Muammar Gaddafi, dalam wawancaranya dengan Koran Al-Hayat, menyatakan bahwa Imam Musa Sadr gugur syahid pada tahun 1978. Al-Houni yang juga pejabat teras Libya itu menjelaskan, "Setiba di Libya pada tahun 1978, Imam Musa Sadr langsung dibunuh dan dimakamkan di negara ini."
Lebih lanjut Al-Houni menjelaskan, "Najmuddin Al-Yazji, pilot yang ditugaskan mengangkut jenazah Imam Musa Sadr ke kawasan Sabha, juga dibunuh. Al-Yazji menggunakan pesawat pribadi Gaddafi untuk mengangkut jenazah Imam Musa Sadr ke kawasan Sabha. Karena khawatir kasus itu terungkap, Al-Yazji sebagai pilot pun dibunuh."
Menurut keterangan Ghassan, saudara pilot Najmuddin Al-Yazji menilai kesaksian Al-Houni soal syahidnya Imam Musa Sadr dan informasi mengenai keluarganya tidak benar.(irib/28/2/2011)
Israel Siap Sambut Kedatangan Gaddafi..!!!!!

Seperti dikutip majalah Israel Today, media-media massa Israel banyak yang menyinggung undang-undang rezim zionis yang memberikan hak bagi setiap keturunan yahudi untuk kembali ke tanah pendudukan sehingga membuka peluang bagi Muammar Gaddafi untuk memperoleh perlindungan politik di Israel lantaran dirinya masih keturunan yahudi.
Baru-baru ini, Kanal Dua Televisi Israel mengungkapkan bahwa sebelum nenek Gaddafi menikah dengan seorang kepala suku Arab, ia sempat menikah dengan seorang lelaki yahudi hingga melahirkan seorang anak perempuan yang tak lain adalah ibu kandung Gaddafi. Dengan demikian menurut hukum Israel, Gaddafi masih berstatus sebagai keturunan yahudi.(irib/26/2/2011)
Namun sebagaimana dilaporkan AFP, hingga kini para pejabat Uni Eropa masih enggan memberikan penjelasan mengenai siapa saja di antara para pejabat tinggi Libya yang terkena sanksi tersebut.
Sebelumnya, Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton juga meminta diberlakukannya sanksi terhadap rezim Muammar Gaddafi di Libya guna menghentikan pertumpahan darah dalam aksi protes terhadap pemerintah.
Sementara itu, Dewan Keamanan PBB akhirnya menggelar sidang darurat untuk membahas krisis Libya dan mencari cara untuk mencegah terjadinya kekerasan yang lebih luas lagi terhadap rakyat negara itu.
Seperti diberitakan Press TV mengutip laporan Associated Press, 15 negara anggota DK PBB kemarin (Jumat, 25/2) menggelar sidang untuk membicarakan rancangan resolusi usulan Inggris dan Perancis soal penerapan sanksi terhadap rezim diktator Gaddafi. Dalam rancangan resolusi itu termuat usulan untuk membekukan aset dan kekayaan Muammar Gaddafi dan para petinggi Libya yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap para demonstran.(irib/26/2/2011)
Giliran Jaksa Agung Libya Mundur

Sebagaimana diberitakan IRNA, Al-Abbar dalam keterangannya menyatakan, "Sesuai dengan sumpah yang saya ucapkan saat dilantik memegang jabatan ini, dan komitmen saya untuk senantiasa berpihak kepada kebenaran dan keadilan serta setia kepada rakyat dan tanah air, maka dengan memperhatikan kenyataan yang ada, saya merasa berkewajiban untuk meletakkan jabatan".
Al-Abbar menambahkan, "Pembantaian dan pertumpahan darah yang dialami rakyat Libya saat ini muncul akibat logika kekerasan dan kekuatan. Rangkain peristiwa ini bertentangan nyata dengan prinsip-prinsip kebenaran dan keadilan". Orang nomor satu di kejaksaan agung Libya itu juga menekankan kembali sikapnya untuk bergabung bersama Revolusi 17 Februari para pemuda Libya.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Abdul Fatah Younis dan Menteri Kehakiman Mustafa Muhammad Abd-al-Jalil juga mengumumkan pengunduran dirinya. Langkah pengunduran diri itu juga diikuti oleh sejumlah duta besar Libya di luar negeri termasuk wakil Libya di Unesco. (irib/26/2/2011)
Dalam pidatonya itu, Gaddafi mengklaim bahwa aksi unjuk rasa massa yang menentang dirinya merupakan hasil provokasi kekuatan asing yang berusaha merusak stabilitas Libya. Namun sebagaimana sebelumnya, ia pun menegaskan ulang bahwa segala bentuk konspirasi asing akan gagal.
Presiden terlama di dunia itu bahkan berkelakar bahwa siapapun yang membenci dirinya niscaya tidak memiliki nyali untuk hidup. Gaddafi menambahkan, "Saya adalah pemimpin revolusioner yang berhasil membuat Italia tunduk dan menjadikan Libya sebagai pemimpin dunia ketiga". (irib/26/2/2011)
Sekarang para pendemo juga mampu menduduki kota-kota di timur Libya. Sementara di barat negara ini, para pendemo juga berhasil menduduki kota Misrata dan Zuara.
Dilaporkan bahwa rezim Gaddafi menggunakan gas beracun dalam menghadapi para demonstran di Misrata. Laporan lainnya menyebutkan bahwa dikhawatirkan ada sabotase terminal minyak yang berfungsi sebagai pendapatan utama negara ini. Diberitakan, pengunjuk rasa mengambilalih terminal minyak di Ras Lanuf dan Marsa El Brega.
Pasukan keamanan yang masih loyal terhadap Gaddafi juga menyerang rumah sakit yang menampung para pendemo yang cidera. Sikap keras Gaddafi justru membuat aparat militer dan diplomat Libya membangkang.
Dilaporkan, Dubes Libya di Cina dan Yordania dan Utusan Libya di Liga Arab dilaporkan mengundurkan diri sebagai sikap tegas dalam mereaksi kekejaman rezim Gaddafi.
Utusan khusus Gaddafi dan koordinator hubungan Libya-Mesir, Ahmed Gaddaf Al Dam telah mengundurkan diri dan meminta suaka politik ke Mesir. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Libya Abdel Fatah Yunes dan Menteri Kehakiman Mustafa Abdul Jalil telah meletakkan jabatannya sebagai protes atas brutalitas Gaddafi. Lebih dari itu, Gaddafi juga mendapat kecaman keras dari berbagai pihak dan lembaga-lembaga internasional.
Berdasarkan laporan tersebut, lebih dari seribu warga tewas dan ribuan lainnya terluka dalam aksi unjuk rasa anti-rezim Gaddafi. (IRIB/PressTV/PH/25/2/2011)
Memburuknya situasi dan kondisi di Libya memicu kekhawatiran berbagai negara atas keselamatan warganya yang bermukim di negara itu.
Sontak negara-negara dunia termasuk Indonesia memutuskan untuk mengevakuasi warganya di Libya. Bahkan hingga kini sudah ada sejumlah negara yang telah mengavakuasi warganya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Michael Tene mengatakan, gelombang pertama warga negara Indonesia (WNI) yang diungsikan dari Libya akan diberangkatkan pada Jumat (25/2) malam dari Tripoli menuju Tunisia.
"Pemerintah sudah memutuskan untuk mengevakuasi WNI di Libya secepatnya. Untuk tahap pertama, kita akan mengungsikan sekitar 250 - 260 warga negara Indonesia dengan pesawat Tunis Air, yang mendarat di Tripoli sekitar pukul 19.00, untuk kemudian diberangkatkan ke Tunis," katanya dalam jumpa pers rutin Kemlu di Jakarta.
"Jumlah 250- 260 warga tersebut disesuaikan dengan kapasitas pesawat Tunis Air, sejumlah 201 di antaranya merupakan pekerja PT Wika yang beroperasi di Libya, sedangkan sisanya masih dalam proses pendataan," kata Michael.
Menurutnya, sebelumnya Kemlu dan KBRI Tripoli telah menyiapkan berbagai pilihan untuk mengungsikan WNI dari Libya, baik melalui darat, laut, ataupun udara, namun saat ini keputusan untuk mengungsikan WNI ke Tunisia melalui udara merupakan pilihan terbaik. "Menurut informasi yang dikumpulkan oleh tim, pilihan yang terbaik saat ini adalah ke Tunisia, tentunya dengan pertimbangan berbagai aspek seperti keamanan," katanya.
Sebelumnya menurut laporan beberapa media, Yordania akan menjadi tujuan evakuasi WNI dari Libya, namun Kemlu menegaskan bahwa Tunisia merupakan pilihan yang terbaik saat ini. "Opsi yang dipilih adalah yang paling baik, paling aman," kata Michael.
Ketika ditanyai tentang keberadaan WNI yang tidak terdaftar di KBRI, Michael mengatakan bahwa KBRI akan memberikan perlindungan seoptimal mungkin terhadap warga negara Indonesia, baik yang terdaftar maupun ilegal. Mengenai anggapan bahwa respon pemerintah Indonesia yang dinilai lambat, Michael menepis anggapan tersebut karena menurutnya, Kemlu dan KBRI Tripoli telah bekerja sesuai dengan perkembangan situasi di sana.
"Situasi di sana tidak mudah, komunikasi cukup sulit, staf kedutaan jumlahnya terbatas, bergantung pada keberadaan WNI di sana sehingga tidak bisa dipukul rata untuk kemudian dikatakan terlambat," kata Michael.
Gelombang eksodus evakuasi warga asing dari Libya disebabkan oleh gejolak politik yang meminta pengunduran diri pemimpin negara itu, Kolonel Muammar Gaddafi, yang telah berkuasa selama 41 tahun. Aksi protes yang berlangsung selama lebih dari sepekan juga telah merengut lebih dari 1.000 korban jiwa, menurut laporan beberapa media.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Libya, Sanusi, mengatakan warga negara Indonesia (WNI) dievakuasi ke Tunis, Tunisia, akibat situasi keamanan yang semakin memburuk di negara itu.
"Sebanyak 260 WNI sedang menuju ke Bandar Udara Tripoli untuk kloter pertama ke Tunis dengan penerbangan Tunisia Air dan dari sana akan dibagi-bagi untuk ikut penerbangan komersial ke Jakarta," kata Sanusi yang dihubungi ANTARA dari Kairo, Jumat.
Kloter pertama diutamakan untuk perempuan, anak-anak dan orang terlantar seperti tenaga kerja wanita (TKW) bermasalah yang ditampung di KBRI, di samping 20 mahasiswa, katanya.
Sanusi mengatakan, seratus mahasiswa RI di Libya yang belum dievakuasi dalam keadaan aman karena mereka tinggal di asrama universitas setempat. KBRI siap setiap waktu untuk mengevakuasi mereka jika keadaan darurat.
Jumlah WNI di Libya tercatat sekitar 850 orang dengan 500 orang diantaranya bekerja di sektor formal yang direkrut perusahaan konstruksi, PT Wijaya Karya untuk pembuatan jalan raya dan jembatan di negara Arab kaya minyak di Afrika Utara itu. Di samping itu terdapat pula sekitar 130 mahasiswa, 50 orang tenaga kerja wanita (WNI) serta staf KBRI dan keluarganya.
Menurut Dubes Sanusi, PT Wijaya Karya akan menyewa sendiri pesawat untuk mengungsikan tenaga kerja asal Indonesia itu ke Jakarta.
Adapun kloter kedua sementara sedang didata dan akan diputuskan untuk evakuasi selanjutnya, kata Sanusi.
Dia mengungkapkan, KBRI Tripoli mendapat perintah evakuasi WNI dari Menlu Marty Natalegawa Kamis kemarin (24/2).(IRIB/Antara/PH/25/2/2011)
Jatuhnya Televisi dan Radio pemerintah ditangan masyarakat Libiya. Pembubaran beberapa Kedutaan Besar Libiya. Penjahat perang. Antara dialog dan perang. Kekuasaan Qadafi sudah diujung tanduk. Ancaman pada qabilah Libia dan pemutusan minyak. Bergabungnya beberapa kabilah dengan masyarakat Libiya. Jatuhnya Tarablis ketangan masyarakat. |

Menurut Kantor Berita ABN, Revolusi secara menyeluruh rakyat atas diktator yang telah berkuasan selama 42 tahun Muammar Qadhafi sudah memasuki hari ke-7 api revolusi melawan Qhadafi semakin hari semakin menyebar.
Aksi masyarakat yang dimulai dari kawasan timur negara ini dengan sangat cepat telah menyebar keberbagai kawasan lain di Libiya. Segala daya dan upaya telah dilakukan Diktator Qhadafi berikut kekuatan keamananan yang ditugaskan untuk meredam nyala api revolusi dengan melarang aksi demonstrasi di Tripoli Ibu Kota Libiya tapi usaha ini tidak berbuah apa-apa karena api revolusi bukannya padam malah sebaliknyya semakin menyala.
Ratusan orang Syahid dan lainnya mengalami luka-luka
Seperti laporan yang didapat dari Tripoli aksi masyarakat di kota ini yang dimulai sejak hari selasa kini sudah semakin meluas. Aparat kemanan Qadhafi pada pertikaian hari rabu telah melumuri darah ratusan orang di kota Tripoli.
Seperti disebutkan sumber berita pada penyerangan hari ini terdapat seratus orang telah meninggal dan mengalami luka-luka. Pada kesempatan itu salah satu anggota aksi menerangkan bahwa aparat keamanan menghadapi masyarakat dengan mengarahkan senjata api mereka “Ahmad Jibrail” salah satu anggota masyarakat yang melakukan aksi dalam dialog dengan stasiun televisi Al-Jazirah mengumumkan bahwa masyarakat telah turun di Baidha dan berusaha untuk membantu masyarakat lain yang sedang dihujani gas air mata di kota Tripoli. Dia menekankan bahwa dialog dalam bentuk apapun antara masyarakat dengan Qadhafi itu tidak mungkin dilakukan dan berkata,” Qadhafi telah membunuh para pemuda dijalan dengan memanfaatkan kekuatan asing pada anggota tim kesehatan pun menembakkan peluru”.
Jibrail dengan mengisyaratkan bahwa internet diseluruh wilayah negara Libiya sudah diputus dan hubungan melalui telepon juga tidak memungkinkan menjelaskan bahwa orang-orang Qadhafi senantiasa siap dengan granat yang mereka arahkan kemasyarakat. Dia mengisahkan bahwa pada awal pertikaian terdapat 500 orang masyarakat yang turun ke Baidha. Dinas keamanan kota berusaha membantu masyarakat yang sedang berhadapan dengan tentara asing. Ini terjadi dimana kemarin terdapat mobil tanpa plat bergerak diantara kerumunan masyarakat yang melakukan aksi dan kemudian menembakkan gas air mata pada mereka.
Aparat keamanan di kota Misratah telah mundur.
Aparat keamanan Libiya pada saat menekan masyarakat setelah merasa tidak berhasil mereka pun mengundurkan diri dari kota Mashratah.
Penguasaan Radio dan Televisi
Kabar terahir menyebutkan bahwa radio dan televisi kini telah berada ditangan masyarakat. Pusat pemberitaan Al-Ittijah menuliskan bahwa saat itu masyarakat sedang menyiarkan berita melalui radio yang baru dikuasai.
Bergabungnya Kabilah Libiya terbesar dengan masyarakat yang turun aksi.
Dua kabilah Libiya yang memiliki anggota lebih dari 2 juta orang telah bergabung dengan barisan masyarkat yang melakukan aksi.
Seperti dilaporkan media pemberitaan dua kabilah yaitu Rahunah dan Raflah yang memiliki anggota 2 juta orang telah bergabung dengan masyarakat. Abdul Hakim Abu Zawidah Juru bicara kabilah Tarhunah mengumumkan pada Al-Jazirah bahwa pembesar kabilah ini yang merupakan sepertiga jumlah penduduk Tripoli Ibu kota Libiya telah melakukan bara’ah (pemutusan hubungan politik) dengan pemerintahan Qadhafi dan masyarakat pun diajak untuk bergabung dalam barisan revolusi.
Berdasarkan penjelasannya. Anggota kabilah yang kebanyakan bekerja sebagai tentara Libiya diminta untuk ikut bergabung dengan masyarakat yang melakukan aksi bersama.
Ancaman pemutusan pemberian sumber energi Alam.
Salah satu Syaikh qabilah Libiya mengancam jika pembunuhan pada masyarakat tidak dihentikan maka masyarakat akan melarang penjualan minyak kenegara Asing.
Farjullah Zui salah satu pembesar kabilah Zui di utara Libiya memberikan waktu selama 24 jam untuk menghentikan pembunuhan pada masyarakat. Jika hal ini tidak diikuti maka kabilah ini akan menjadi penghalang penjualan minyak ke negara Asing.
Ini terjadi ketika harga minyak sedang melonjak naik akhir-akhir ini.
Qordhawi, masa Qadhafi sudah diujung tanduk.
Pimpian persatuan ulama Qordhawi menjelaskan bahwa masa Muammar Qadhafi sudah habis dan tidak bisa lagi melanjutkan pemerintahannya.
Syaikh Yusuf Qardhawi pada dialog melalui telepon dengan Al-Jazirah berkata Muammar Qadhafi karena telah menumpahkan darah masyarakat tak berdosa di Negara ini dan masyarakat juga sudah tidak menginginkan dia lagi maka thaghut ini tidak bisa lagi berlama-lama lagi di Libiya.
Dia menambahkan,” Apa yang terjadi pada Bin Ali dan Husni Mubarak juga akan berlaku pada Qadhafi. Aku ingin mengatakan padanya “ Seperti Husni Mubarak kamu pergilah dari negaramu, tapi disisi lain dia sekarang ini harus dihukum oleh masyarakat Libiya atas perbuatannya."
Dia meminta pada masyarakat Libiya yang telah bertindak berani seperti Umar Mukhtar juga pada Kabilah-kabilah Libiya serta para pimpinan tentara untuk bergabung pada masyarakat revolusioner Libiya dan untuk mendukung menjadi Negara Libiya Arab Islam.
Dunia juga turut ambil andil untuk kemunduran Qadhafi
Organisasi hak Asasi Manusia dari berbagai ujung dunia secara serempak meminta pemerintahan Libiya untuk menghentikan pembunuhan pada masyarakat yang hingga kini terus meminta agar pemerintahan Qadhafi diruntuhkan.
Organisasi dari Negara-negara Arab, persatuan Afrika, Amerika, Eropa, dan dari berbagai belahan dunia yang lain meminta agar bisa berhubungan dengan Libiya dan menerangkan permintaan mereka agara pemerintah menghentikan tindakan yang menggunakan cara-cara diluar hukum.
Organisasi Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa para aparat dalam pelanggaran besar-besaran ini harus dihukum dengan peraturan yang sudah disepakati secara internasional. Dan kepada mereka harus diterapkan kebijakan khusus. Dalam pemaparan ini mereka juga meminta agar pengiriman perangkat perang ke Libyia ditutup selain itu juga meminta agar jaringan internet di Libia di hidupakn lagi.
Sarah liya Watson pimpinan pelaksana bagian kawasan timur tengah dan juga Afrika selatan Organisasi Hak Asasasi Manusia menjelaskan nilai kemanusiaan sedang gencar di Libiya, masyarakat sedang berhadapan dengan pucuk-pucuk granat pemerintah Libiya, dan untuk ketiga kalinya banyak dari mereka harus berkalang tanah.
Dialog atau Perang
Anak Diktator Libiya kemarin malam menghadapi masyarakat Libiya mengancam masyarakat untuk perang atau berdialog. Saif Islam anak Muammar Qadhafi untuk memunculkan rasa takut ditengah-tengah masyarakat memberikan ancaman bahwa masyarakat harus berdialog dengan pemerintah karena jika ini tidak diterima maka akan berlangsung perang saudara di Libiya.
Dia menambahkan bahwa para pendukung Qadhafi ada di Tripoli dan mereka siap berjuang sampai nafas terakhir dalam membela Qadhafi.
Dia meminta pada warga kota untuk memulai berdialog pada hari senin terkait hukum asasi di Negara Libiya.
Saif Islam menjelaskan ketika Qadhafi diturunkan maka seluruh kekayaan Negara Libiya yang berada di Luar Negeri akan hilang dan Negara Libiya akan diselubungi perang dalam Negeri. Karena tidak ada lagi pilihan lain. Dan jika hal ini yang dipilih maka ribuan orang akan menjadi korban.
Seusai ceramah anak Qadhafi sebagai jawaban atas ancaman yang diberikan warga kota berduyun-duyun turun kejalan melakukan aksi dan meneriakkan yel-yel mengungkapkan penentangan pada apa yang diminta dan dipaksakan anak diktator Qadhafi.
Masyarakat yang melakukan aksi mereka di jalan Umar Mukhtar jalan terbesar di Tripoli meneriakkan yel-yel Libiya bersatu dan Libiya merdeka. Mereka menekankan tidak akan pernah tertipu dengan trik-trik penipuan anaknya Qadhafi.
Rezim Qadhafi adalah penjahat perang
Salah satu organisasi pembelaan Hak Asasi Manusia menilai Qadhafi sebagai seorang penjahat perang atas pembantaian masyarakt Libia di kota Banghazi.
Friends of Internasional Humanity dalam pemaparannya mejelaskan bahwa Rezim Qadhafi sedang melakukan kejahatan perang di Timur Libia.
Organisasi ini selain meminta dihentikannya pembunuhan masyarakat Libiya seperti yang terjadi di kota Banghazi meminta agar Rezim Qadhafi diberikan hukuman setimpal. Organisasi ini dengan mengisyaratkan bahwa Rezim Qadhafi mengumpulkan tentara Asing untuk membungkam masyarakat maka ini adalah salah satu kejahatan perang dan bangsa Libia harus menghentikan langkah Qadhafi ini.
Pengunduran diri anggota perwakilan parlemen Libia dari persatuan Arab
Bersamaan dengan terus berlanjutnya kekejaman rezim Qadhafi di kota Banghazi dan pembunuhan masyarakat tidak berdosa dengan alat persenjataan berat salah satu perwakilan negara Libiya di Persatuan Negara-negara Arab menyatakan pengunduran dirinya.
Abdul Mun’im Huni perwakilan negara Libiya di persatuan Negara-negara Arab sebagai protes atas kekejaman rezim Qadhafi pada masyarakat Banghazi serta kota-kota yang lain menyatakan pengunduran dirinya sebagai perwakilan negara Libiya di Persatuan Negara-negara Arab. Dalam dialognya dengan harian Asyarq Asusath terbitan London dia menyatakan mengundurkan diri dan bergabung dengan masyarakat revolusioner Libiya.
Dia juga menjelaskan tidak bisa diam atas kekejaman yang dilakukan rezim Qadhafi.
Dua Kedutaan Libia di India dan Cina mengundurkan diri.
Sebagai sebuah protes kepada Qadhafi atas ulahnya petinggi Libiya di India dan Cina menyatakan pengunduran dirinya. Mereka juga mengumumkan bergabung dengan masyarakat Libiya menentang Diktator dinegaranya.
Demonstrasi menentang Rezim Libia di London
Hari minggu Ibu kota Inggris menjadi saksi aksi penentangan pada rezim Qadahfi. Menuntut penurunan rezim tersebut.
Kelompok aksi tersebut berkumpul di Kedutaan Besar Libiya dan mengusung Yel-yel menentang Rezim Qadhafi yang telah membunuh secara bengis kurang lebih sampai 200 orang penduduk.
Ini bukanlah aksi pertama kali di London masyarakat yang hadir disitu juga menyatakan bukan sebagai aksi yang terakhir kali.
Dikuasainya Ibu Kota Libia dan beberapa kota yang lain oleh masyarakat.
Kabar terakhir disampaikan bahwa Ibu Kota Libia sudah jatuh ditangan masyarakat. Binqazi dan beberapa kota di Libia sudah berada ditangan masyarakat.
Muhammad Mukhtara berkata,” Malam ini masyarakat dunia akan mendengar berita turunnya Diktator Libiya”.(*)
Siapapun Melawan Revolusi Islam akan Tumbang

Khatib Jumat Tehran: Siapapun Melawan Revolusi Islam akan Tumbang
Khatib Shalat Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Emami Kashani, hari ini (Jumat, 25/2) mengatakan, "Pendiri Revolusi Islam Iran, Imam Khomeini ra, menyatakan bahwa siapapun di antara kita melawan Revolusi Islam akan musnah."
Dikatakannya, "Pasca kejadian fitnah tahun lalu dan fitnah tanggal 25 Bahman (14 Februari) lalu, kami baru memahami makna "kita" yang disampaikan oleh Imam Khomeini ra."
Ayatullah Kashani juga menekankan pentingnya mengenal bendera kebenaran. Dikatakannya, "Shahid Rajai pernah menuturkan kepada saya bahwa Saddam Husein membentuk delegasi-delegasi dan mengutus mereka ke pelbagai negara untuk menjustifikasi agresi Irak terhadap Iran. Untuk itu, bentuklah delegasi-delegasi untuk menangkis langkah-langkah anti-Revolusi"
"Kami berkunjung ke India dan bertemu dengan Menlu India saat itu. Akan tetapi dia malah mengatakan bahwa Bani Sadr yang saat itu menjadi Presidan Iran berbicara hal yang lain bahkan ia bersikap anti-Revolusi, " lanjut Ayatullah Kashani dalam pidatonya.
Ayatullah Kashani menambahkan, "Sepulang dari India, saya menemui Imam Khomeini dan menceritakan apa yang terjadi. Kepada Imam, saya mengatakan sangat malu atas pernyataan Bani Sadr."
Imam Khomeini ketika mendengar keluhan dan kesedihan yang saya rasakan, mengatakan, "Jangan khawatir! Revolusi akan terus melaju ke depan. Siapapun dari kita melawan Revolusi, akan tumbang."
Dalam pidatonya, Ayatullah Kashani melanjutkan, "Sejumlah pihak menyerukan masyarakat untuk turun ke jalan pada tanggal 25 Bahman. Padahal bangsa Iran melakukan aksi demo dan turun jalan dalam skala luas pada tanggal 22 Bahman untuk memperingati Hari Kemenangan Revolusi Islam Iran dan solidaritas atas Revolusi Rakyat di Mesir."
Ayatullah Kashani juga meminta para pemuda supaya berada di bawah bimbingan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Al-Udzma Ali Khamenei untuk menjaga Revolusi Islam Iran yang dulu dikendalikan oleh Imam Khomeini.(IRIB/AR/PH/25/2/2011) ![]() Agen CIA yang ditangkap itu bertugas mengumpulkan data dan mengkoordinasi kerusuhan di Tehran, yang bekerjasama dengan kelompok munafikin. Menteri Intelijen Iran Heidar Moslehi, hari Kamis (24/2) menyatakan bahwa anggota MKO yang juga dikenal dengan istilah kelompok munafikin, bertanggung jawab atas penembakan kerusuhan pada jam sibuk yang terjadi pada tanggal 14 Februari lalu. Akibat kerusuhan itu, dua warga dan beberapa orang lainnya cidera. " Dua dalang kerusuhan itu mencoba melarikan diri dari Iran, tapi kemudian dia ditangkap pasukan dinas Intelijen," kata menteri Intelejen Iran seperti dikutip Kantor Berita IRNA. "Sejauh interogasi, pasukan keamanan berhasil mengorek banyak informasi dari dua dalang kerusuhan ini," tambah Moslehi. Kelompok munafikin yang berkedok di balik Gerakan Hijau, gagal menggelar aksi unjuk rasa pada tangal 14 Februari. Gerakan itu hanya berjumlah segelintir orang, bahkan disebutkan sekitar sepuluh orang. Ini semua membuktikan bahwa provokasi kelompok ini tidak didengar oleh rakyat. Pada tanggal 20 Februari, kelompok munafikin kembali berupaya mengkoordinasi aksi unjuk rasa baru. Namun pada hari itu tidak terdengar adanya aksi unjuk rasa. Padahal pada hari itu telah tersebar pesan pendek atau SMS yang mendorong masyarakat supaya melakukan aksi unjuk rasa. Menurut rencana sebelumnya, kelompok munafikin akan membentuk kelompok kecil dengan tingkat kekerasan yang tinggi, dan kemudian akan berujung pada korban tewas yang lebih banyak. Konspirasi ini diharapkan akan memprovokasi amarah masyarakat. Akan tetapi pada faktanya, tidak ada aksi dan kondisi negara ini normal-normal saja seperti yang disinggung Menteri Intelijen Iran, Moslehi. (IRIB/PressTV/AR/PH/25/2/2011) |
| |

Salehi membuat pernyataan itu dalam pertemuannya dengan Direktur Jenderal Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), Ahmet Uzumucu di Tehran pada hari Kamis (24/2).
Pada kesempatan itu, Salehi menekankan pentingnya konvensi larangan senjata kimia dan peran penting OPCW dalam memajukan tujuan-tujuan organisasi ini guna melucuti dan memusnahkan senjata kimia. Menurutnya, menjauhi sikap diskriminasi dan kebijakan standar ganda sebagai faktor penting bagi keberhasilan lembaga tersebut.
"OPCW perlu mengambil sikap tegas dan menghindari segala bentuk diskriminasi dan dualisme demi menemukan posisi penting dan sensitifnya," tegas Salehi.
Seraya menyebut Iran sebagai anggota yang komitmen terhadap berbagai konvensi internasional, Salehi menandaskan, sepak terjang dan kinerja masa lalu Iran telah membuktikan masalah ini dengan baik. Ditambahkannya, salah satu contohnya adalah sikap Iran yang menolak menggunakan senjata terlarang dalam menghadapi serangan senjata kimia dari rezim Saddam Hussein.
Dalam pertemuan itu, Uzumucu mengatakan bahwa Republik Islam Iran telah memberikan kontribusi berharga bagi keberhasilan OPCW dalam mencapai tujuan-tujuannya.
Mengacu pada fakta bahwa Iran sendiri adalah korban senjata kimia selama perang yang dipaksakan Saddam atas negara ini, Uzumucu meminta Tehran untuk mengadakan kursus pelatihan baru terkait pengobatan pasien yang terkena senjata kimia.
"Iran termasuk salah satu anggota OPCW yang patuh. Kami puas dengan inspeksi rutin terhadap industri kimia Iran, yang menunjukkan sama sekali tidak adanya ambiguitas," tambahnya. (IRIB/RM/25/2/2011)
Keputusan Mesir membolehkan dua kapal itu melewati terusannya terjadi di bawah pemerintah transisi setelah jatuhnya Presiden Hosni Mubarak.
Sebagaimana dilaporkan IRNA dari Damaskus, upacara penyambutan resmi atas armada tersebut digelar dengan dihadiri oleh sejumlah panglima Angkatan Laut Iran dan Suriah.
Dua kapal perang Iran yang dinamakan Alvand dan Khark tiba di Suriah kemarin setelah melintasi Terusan Suez dan berlayar di Laut Mediterania.
Sebelumnya, Wakil Panglima Angkatan Laut Iran, Laksamana Gholam-Reza Khadem Bigham menginformasikan bahwa Angkatan Laut Iran sebagai kekuatan strategis harus senantiasa hadir di kawasan dan perairan internasional. Ditambahkannya, unit permukaan dan bawah permukaan Angkatan Laut Iran akan dikirim ke Laut Merah dan Mediterania.
Menurutnya, misi kapal-kapal tersebut selain memberikan pendidikan praktis kepada mahasiswa akademi angkatan laut, juga mengidentifikasi kondisi di kawasan.
Alvand dan Khark, adalah kapal perang dan pendukung operasi dengan bobot masing-masing 1.500 ton dan 33.000 ribu ton. Kapal perang Khark mengangkut 250 pelaut dan dapat membawa tiga unit helikopter serta dilengkapi dengan torpedo dan rudal anti-kapal. (IRIB/RM/24/2/2011)
Amos Harel, penulis kolom di harian Israel Haaretz kemarin (Rabu, 23/2) menyebutkan Israel dan Iran di hari Selasa masih saling menukarkan sinyal di sela-sela perkembangan terbaru Libya, sementara di Amerika, pengujian gabungan Israel-AS atas sistem rudal Arrow 2 dilaporkan berhasil.
Sementara pada saat yang sama dua kapal Iran tengah berlayar melalui terusan Suez ke laut Mediterania lewat pelabuhan Latakia guna melakukan latihan militer bersama dengan Angkatan Laut Suriah.
Harel dalam tulisannya menekankan bahwa dua peristiwa tersebut terjadi secara kebetulan. Karena pengujian sistem rudal Arrow 2 tidak ada hubungannya dengan gejolak baru-baru ini di Timur Tengah dan telah dijadwalkan jauh sebelum kejatuhan rezim Tunisia dan Mesir.
Namun saat menyoroti Iran, penulis kolom Haaretz ini mengatakan bahwa kasus Iran berbeda. Karena rezim Hosni Mubarak sudah bertahun-tahun mencegah kapal perang Iran melewati terusan Suez. Bahkan selama dua tahun terakhir Mesir membolehkan kapal tempur dan selam Israel untuk melewati ke arah yang berlawanan demi menghalangi Iran. Sementara dua kapal perang Iran yang melewati terusan Suez saat ini punya pesan tersendiri dan itu adalah perayaan Iran atas tumbangnya rezim Mubarak. Iran juga menggarisbawahi langkah yang dilakukannya untuk memperbaiki hubungannya dengan Mesir.
Pada saat yang sama, Iran juga secara tidak langsung mengancam Israel, sekalipun disebutkannya bahwa tidak ada bahaya sebenarnya dari langkah ini. Tidak ada yang mengharapkan dua kapal perang ini mendekati Israel. Karena bila hal ini dilakukan, Angkatan Laut Israel akan memutuskan yang sebaliknya.
Jauh di California, sistem rudal Arrow 2 sukses mencegat sebuah rudal yang ditembakkan dari sebuah kapal laut. Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji perbaikan sistem dan kemampuannya untuk mengatasi apa yang didefinisikan sebagai "ancaman di masa depan". Dengan kata lain, rudal Shahab Iran dapat diasumsikan sebagai ancaman masa depan itu.
Sebenarnya telah dilakuan percobaan serupa enam bulan lalu, tapi tidak berhasil. Percobaan sistem rudal Arrow 2 akhirnya dibatalkan karena ada masalah. Tapi kali ini peluncuran dilakukan tanpa cela. Pekan lalu Iron Dome, sistem rudal terhadap roket jarak pendek juga diberitakan telah berhasil diuji di Negeb, Israel.
Laporan terakhir menunjukkan bahwa Israel berhenti memesan rudal Arrow setelah kuota produksi yang direncanakan telah selesai. Sebuah proposal dari perusahaan Boeing untuk memproduksi lebih rudal ini sebagai bagian dari bantuan Amerika kepada Israel tapi ditoleh Departemen Pertahanan Israel. Mereka tampaknya lebih memilih untuk menyalurkan dana untuk tujuan ofensif, seperti pembelian senjata F-35, sekalipun rudal cadangan rudal-rudal balistik Iran semakin bertambah.
Tampaknya proyek Iron Dome juga berada dalam kondisi yang sama. Karena sejauh ini hanya dua baterai peluncur yang telah diproduksi. Padahal tim urusan Luar Negeri dan Pertahanan telah mengumumkan membutuhkan 13 baterai peluncur untuk melindungi Israel. Janji pemerintahan Obama dari hibah 205 juta dolar untuk proyek Iron Dome akhirnya belum terealisasikan akibat aturan yang ada. (IRIB/SL/24/2/2011)
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, atau Rahbar, ketika menjabat sebagai presiden, pernah berkunjung ke Libya. Ayatullah Khazali mencatat kunjungan Rahbar ke Libya itu dan pertemuan beliau dengan Presiden Libya, Muammar Gaddafi. Dalam pertemuan itu, Rahbar berlaku cerdik dalam menjaga kehormatan nama bangsa Iran. "Di Libya dibangun sebuah tenda besar (tempat pertemuan Gaddafi dengan tamunya) yang pintu masuknya sangat rendah, dan setiap orang yang ingin memasukinya terpaksa harus menunduk dan membungkuk. Di sisi lain, di dalam tenda itu, tepatnya di depan pintu masuk, dipasang foto besar Gaddafi. Yakni setiap orang yang memasuki tenda itu secara tidak sadar seolah sedang menghormati Gaddafi dengan membungkukkan badan. Namun Rahbar ketika hendak memasuki tenda itu, beliau masuk dengan badan membelakangi foto Gaddafi." (IRIB/MZ/SL/24/2/2011)
Israel Gerah Kapal Fregat Iran Masuki Terusan Suez Menuju Perairan Palestina!
“Seandainya iman sudah terbang ke bintang Tsurayya, iman itu akan diambilnya kembali oleh beberapa laki-laki atau seorang laki-laki dari mereka (keturunan Farsi)” [Shahih Bukhari, jilid 3, halaman 63, bab Tafsir Sūratil Jumu'ah]
Setelah berhari-hari tertunda, dua kapal angkatan laut Iran akhirnya telah melintas Terusan Suez, Mesir. Aksi itu mengundang reaksi Israel, yang menyebut manuver militer Iran sebagai provokasi.
Menurut harian The Guardian, kapal perang tipe fregat dan kapal logistik Iran memasuki Suez pada Selasa dini hari pukul 5.45 waktu setempat, atau sehari lebih cepat dari yang diumumkan sebelumnya.
Mereka dalam perjalanan menuju pelabuhan di Suriah dalam rangka latihan maritim. Ini merupakan kali pertama kapal militer Iran melintasi Terusan Suez dalam kurun lebih dari 30 tahun terakhir.
“Dunia harus tahu bahwa kehadiran kapal perang Iran di Kanal Suez telah berlangsung sesuai arahan Pemimpin Agung [Ayatullah Ali Khamenei],” demikian pejabat militer Abdolrahim Mousavi, yang dikutip kantor berita pemerintah Iran, Irna.
Melintasnya dua kapal Iran ini mengundang kecaman dari pejabat Israel. Sebagai musuh Iran, Israel risau dengan situasi itu mengingat Terusan Suez dekat dengan wilayah mereka.
“Ini merupakan provokasi Iran. Bila kita melihat Timur Tengah, dimanapun ada Iran, situasinya pasti tidak baik,” kata Deputi Perdana Menteri Israel, Moshe Yaalon, kepada stasiun televisi Channel 2, yang dikutip Yedioth Aharonot. Seruan serupa juga telah dilontarkan Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman pekan lalu.
Sementara itu, media Israel mengutip keterangan pejabat Angkatan Laut Israel bahwa mereka terus memantau pergerakan kapal Iran. Namun, diupayakan tidak akan ada konfrontasi antara kapal Iran dengan militer Israel. (Sumber)
mainsource:Posted on Februari 23, 2011 by Musadiq Marhaban
Peserta Konferensi Persatuan Umat Islam ke 24 yang diadakan di Teheran yang terdiri dari ulama-ulama dan cendekiawan Islam dari berbagai Negara menyempatkan diri mengadakan pertemuan dengan Ayatullah Ali Khamanei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran. |

Menurut Kantor Berita ABNA, Hadhrat Ayatullah Al Uzhma Ali Khamanei, Pemimpin Besar Republik Islam Iran atau Rahbar dalam pertemuannya dengan ulama-ulama dan cendekiawan muslim dari beberapa Negara yang hadir dalam konferensi persatuan umat Islam ke 24 mengenai perubahan besar yang terjadi di beberapa Negara Islam menyatakan, "Kejadian besar di beberapa Negara berpenduduk mayoritas muslim belakangan ini menunjukkan, kekuatan iman agama masyarakat muslim mengalami peningkatan, keinginan untuk mewujudkan persatuan umat Islam dan kesadaran umat Islam untuk tidak tunduk dibawah keinginan Amerika Serikat, semua ini adalah modal dasar untuk kebangkitan di dunia Islam."
Beliau melanjutkan, "Umat Islam harus menyikapi dengan benar perubahan-perubahan besar yang terjadi saat ini. Jika kita mengenal dan menyikapi dengan baik dan benar, maka persoalan-persoalan dalam tubuh umat Islam insya Allah bisa terselesaikan, namun jika gegabah menindaklanjutinya, persoalan baru yang bisa saja lebih rumit akan menimpa umat Islam."
Ayatullah Ali Khamanei selanjutnya mengenai jutaan orang yang turun ke jalan menuntut perubahan mengatakan, "Kemenangan revolusi Islam Iran juga ditentukan dengan turunnya jutaan rakyat Iran ke jalan. Keberanian mereka menunjukkan kekuatan iman agama."
Beliau menyatakan yang lebih penting dari kebangkitan rakyat, bukanlah kemenangan revolusi melainkan bagaimana menjaga dan mempertahankannya. "Keinginan terbesar pihak musuh bukan mencegah meletusnya revolusi melainkan bagaimana revolusi-revolusi yang telah terjadi di Tunisia, Mesir dan Negara-negara lainnya mereka belokkan arahnya, untuk tetap melayani kepentingan mereka. Karenanya, umat Islam harus tetap waspada. Jangan cepat berpuas diri dengan kemenangan revolusi yang telah diraih ini."
Rahbar selanjutnya menyebut biang keladi dari semua kerusakan di dunia saat ini adalah Amerika Serikat. "Umat Islam harus segera menyelesaikan segala persoalan dunia saat ini dengan tetap melakukan perlawanan terhadap dalang dari semua kerusakan ini. Kita harus tetap berprasangka baik terhadap janji Allah, bahwa kemenangan pada akhirnya akan diraih oleh umat Islam." Tegas beliau.
Beliaupun selanjutnya menyatakan, kebangkitan umat Islam di beberapa Negara mayoritas muslim saat ini tentu merupakan pukulan telak bagi Amerika Serikat, dan beberapa tahun kedepan akan memberi hasil dengan semakin lemahnya kekuatan Amerika di dunia internasional. Rahbar berkata, "Hasil dari berprasangka baik terhadap janji Allah adalah ketegaran dan kemajuan, yang pada akhirnya membuat pihak musuh menyerah dan mengaku kalah."
Pemimpin Besar Republik Islam Iran ini menyebut pula bahwa kemenangan revolusi Islam Iran dan kemampuan untuk tetap menjaga dan mempertahankannya selama 33 tahun adalah hasil dari berprasangka baik kepada janji Allah, bahwa janji Allah pasti akan terbukti. "Kemenangan rakyat Iran menumbangkan rezim Pahlevi dan kemampuan bertahan dalam perang 8 tahun menghadapi Irak serta kemajuan yang dialami bangsa Iran saat ini dalam berbagai bidang adalah bukti nyata dari kebenaran janji Allah." Ungkap beliau.
Hadhrat Ayatullah Ali Khamanei menyebut kemajuan ilmu dan tekhnologi Iran khususnya dalam bidang tekhnologi nuklir adalah berkat kesungguhan dan kerja keras para ilmuan muda, yang tidak hanya cerdas namun juga beriman dan ikhlas dalam kerja-kerjanya. "Republik Islam Iran dengan kehadiran ilmuan-ilmuannya yang memiliki kekuatan iman, ditengah-tengah tekanan musuh tetap mampu menunjukkan prestasi khususnya dalam tekhnologi nuklir dam beberapa kemajuan lainnya."
Beliaupun kemudian menyebutkan keberhasilan yang telah dicapai rakyat Iran bisa menjadi contoh bagi Negara-negara muslim lainnya. "Apa yang kita lihat di Mesir saat ini adalah hasil dari perjuangan rakyat yang memancarkan cahaya Islam. Pasca kemenangan, rakyat Mesir harus tetap waspada terhadap konspirasi musuh, dan tetap menjaga agar jalannya revolusi tetap dalam jalur Islam. Agar tidak ada lagi orang yang berjiwa Fir'aun yang menjadi pemimpin bagi rakyat Mesir."
"Perjalanan Mesir selanjutnya berada ditangan ulama, cendekiawan, tokoh-tokoh Mesir dan setelah itu umat Islam secara keseluruhan. Kewajiban umat Islam adalah saling menolong satu sama lain, inilah hasil yang paling nyata dari terwujudnya persatuan umat Islam." Lanjut beliau lagi,
Selanjutnya mengenai perselisihan dan perbedaan antar mazhab khususnya Sunni dan Syiah, Rahbar menegaskan, "Perbedaan yang terjadi harus dijadikan kekuatan, bukan mencari kelemahan satu sama lain. Saya yakin pergerakan umat Islam kedepan akan mencapai titik kemenangan dan kemajuannya, dan kita yakin janji Allah untuk membantu kaum mukminin pasti akan terjadi."
Pada pembukaan konferensi pertemuan antar ulama ini, Syaikh Ahmad Al Khaili, mufti Oman, Munir Syafiq menteri Kebudataan Yordania, Kamal Halbawi utusan dari Mesir, Nubail Sulaiman dari Suria dan beberapa tokoh utusan berbagai Negara menyampaikan pidato mereka mengenai isu-isu yang sedang berkembang saat ini di dunia Islam. Mereka melihat, perubahan besar yang terjadi di beberapa Negara muslim adalah momen yang tepat untuk semakin giat mengkampanyekan persatuan umat Islam. Merekapun menyebut kebangkitan umat Islam di Mesir dan beberapa Negara muslim lainnya terinspirasi dari kemenangan revolusi Islam Iran yang dimotori oleh Imam Khomeini. Menurut mereka meskipun telah meninggal dunia hampir 30 tahun lalu, Imam Khomeini tetap bisa menjadi inspirasi dan spirit perjuangannya melawan kezaliman penguasa tidak pernah padam.
Ayatullah Taskhiri, ketua Organisasi Pendekatan antar Mazhab-mazhab Islam dalam pidatonya pada konferensi umat Islam yang ke 24 yang diadakan di Teheran ini mengatakan, "Hal yang terpenting yang dibahas dalam konferensi ini adalah mengenai persatuan umat Islam dan isu-isu yang saat ini sedang berkembang di dunia Islam."
Selanjutnya beliau menyampaikan, kurang lebih 400 orang ulama dan cendekiawan Islam baik dari dalam negeri maupun luar negeri Iran yang turut hadir dan berperan serta dalam konferensi tersebut.




