Petraeus: 2010 Tahun 'Sulit' di Afghanistan
IslamTimes - Pasukan pimpinan Amerika akan menghadapi tahun "sulit" pada tahun 2010 ketika mereka berjuang untuk mendorong kembali militan Taliban dari daerah-daerah kunci, kata kepala pasukan AS di Timur Tengah dan Asia Tengah, Jenderal David Petraeus, pada hari Selasa.
Petraeus mengatakan kepada legislative " akan cenderung lebih sulit sebelum menjadi lebih mudah" dalam perang Afghan. Dia mengatakan bahwa "2010 akan menjadi tahun yang sulit, satu tahun yang akan melihat kemajuan dan pembalikan momentum Taliban di wilayah penting, tetapi juga satu tahun di mana akan ada perjuangan keras dan mundur secara berkala."Sekitar 128.000 tentara asing dikerahkan oleh pasukan pimpinan NATO di Afghanistan, dengan pasukan Amerika yang terdiri dari sekitar dua-pertiga dari kekuatan. Presiden Barack Obama telah memerintahkan30.000 bala bantuan AS dan disetujui strategi baru dalam upaya untuk memenangkan perang, yang telah memasuki tahun kesembilan.
"Kita berusaha untuk memperluas keamanan bagi rakyat dan untuk mengambil kontrol Taliban diwilayah penting, dimana musuh akan melawan," Petraeus mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat.
Korban di antara tentara AS meningkat, ketika kekuatan yang lebih besar berusaha untuk membersihkan militan Taliban dari benteng selatan.
Petraeus mengatakan bahwa gelombang pasukan AS tidak mungkin untuk melakukan penurunan dramatis dalam menghadapi kekerasan yang terjadi di Irak setelah pasukan Amerika ditambahkan di sana. Sebagian "karena tingkat kekerasan di Afghanistan tidak setara dengan yang ada di Irak dimana adanya puncak kekerasan sektarian," katanya.

0 comments to "Jenderal David Petraeus"