Home , , , , , � Krisis Listrik di Gaza

Krisis Listrik di Gaza




Krisis Listrik Paling Parah Sepanjang Sejarah di Gaza



Perusahaan Distribusi Listrik Gaza mengingatkan menurunnya kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza akibat terputusnya listrik secara terus menerus sehingga 1,5 juta warga semakin menderita.
Suhail Sakik, kepala umum Perusahaan Distribusi Listrik menegaskan dalam siaran persnya kemarin Kamis (18/3) di Gaza, persediaan bahan bakar yang diterima oleh pembangkit listrik di Gaza menurun hingga tidak mencukupi untuk mengoperasikannya meski hanya 30 megawatt dalam sejam dan persediaan itu tidak stabil.

Sakik menegaskan, beberapa sejak Sabtu lalu, daerah Khan Yunis mengalami krisis listrik dan lumpuh total. Akibatnya, kerugian mencapai ribuan dolar dari sisi manusia dan materi.

“Ketidak tersediaan energi di Jalur Gaza menciptakan kondisi bahaya dan semua pihak harus bertanggungjawab dari sisi kemanusiaan dan hukum. Krisis saat ini bukan muncul saat ini namun ini anti klimaks dari krisis-krisis kompleks sejak tahun 2006 karena tindakan penjajah Israel,” tegasnya.

“Jalur Gaza saat ini mengalami krisis listrik paling parah dibanding tahun-tahun sebelumnya sampai pada tingkat ketidaksediaan hingga 50% dari kebutuhan yang seharusnya. Padahal pihak perusahaan listrik sudah melakukan segala upaya dan kontak dengan berbagai pihak-pihak terkait, dalam dan luar negeri” keluh Sakik.

Karenanya, ia meminta kepada lembaga internasional dan Pusat HAM serta dunia Arab untuk membantu menciptakan solusi final bagi krisis listrik di Jalur Gaza. [islammuhammadi/mt/infopalestina]

0 comments to "Krisis Listrik di Gaza"

Leave a comment