Pemilu Iran Contoh Nyata Demokrasi , Indonesia gimana?? oh my country.....
Pemilu Iran Contoh Nyata Demokrasi


| |
| | |
| Saat ini (tanggal 12 Juni 2009 ) rakyat Iran tengah melangsungkan pesta demokrasi di negaranya. Berbagai media massa dunia dengan seksama mengikuti perkembangan hasil pemilu pilpres ke 10 di Iran. Empat kandidat presiden bersaing ketat untuk memperebutkan suara terbanyak. Mereka adalah Mahmoud Ahmadinejad, Mir Hossein Mousavi, Mohsen Rezai dan Mehdi Karroubi. Menurut Antara, Mahmoud Ahamdinejad benar-benar memimpin dalam upayanya untuk terpilih kembali sebagai presiden Iran dengan mencatat 67,07 persen suara, Jumat, dengan hampir separuh dari kotak-kotak suara telah dihitung, demikian ketua KPU Iran. Dari total 47,3 persen suara yang telah dihitung atau 15.251.781 suara, Ahmadinejad memperoleh 10.230.478 suara atau 67,07 persen dari seluruh suara yang telah dihitung itu. Sementara 4.628.912 suara atau 30,34 persen diraup penantang terdekatnya, mantan perdana menteri Mir Hossein Mousavi, kata Kamran Daneshjoo, ketua komisi pemilihan di kementerian dalam negeri. Bekas komandan Garda Revolusi Mohsen Rezai berada jauh di tempat ketiga, dengan 259.456 suara atau hanya 1,7 persen, sementara mantan ketua parlemen Mehdi Karroubi tetap di tempat keempat dengan 132.935 suara atau 0,86 persen. Daneshjoo tidak mengindikasikan dari mana suara tersebut diperoleh, dengan hanya mengatakan penghitungan itu dari tempat-tempat pemungutan suara di seluruh negara itu. Secara terpisah, seorang bekas anggota senior Dewan Keamanan Nasional, Agha Mohammadi, mengatakan Ahmadinejad mungkin akan mengakhiri hari itu dengan kemenangan tipis, untuk menghindari perlunya pemilihan putaran kedua. "Menurut informasi yang kami peroleh partisipasi pemilih akan mencapai 70 persen secara keseluruhan dan Ahmadinejad akan mendapat sedikit lebih dari 50 persen dari seluruh suara," kata Mohammadi. Presiden Iran ini menang di daerah luar kota, dengan mencatat 33 persen suara, dan di kota-kota kecil dan sedang (34 persen). Di kota-kota besar dan di Teheran, di beberapa bagian Mousavi menang dan di beberapa bagian Ahmadinejad (yang menang). Sementara itu menurut laporan Republika online, Jumlah pemilih yang menggunakan suaranya dalam pemilihan presiden yang sengit di Iran sangat besar. Antrian panjang terlihat disemua tempat pemungutan suara dan waktu pencoblosan terpaksa diperpanjang hingga empat jam. Presiden Mahmoud Ahmadinejad sedang berjuang keras untuk memenangkan periode kedua kepresideannya. Persaingan terutama terjadi antara Ahmadinejad yang bergaris keras melawan tokoh reformis mantan perdana menteri Mir Hossein Mousavi. Kampanye keduanya didominasi oleh persoalan ekonomi. Kedua calon menyatakan kemenangannya dalam putaran pertama setelah pemungutan suara ditutup. Mousavi mengatakan ialah pemenangnya dan menuduh telah terjadi kecurangan yang cukup meluas. Tetapi tak lama kemudian ganti Presiden Ahmadinejad menyatakan kemenangannya. Pemilihan kali ini dipantau dari dekat oleh dunia karena perubahan sikap dari Teheran dianggap akan terbaca dari pemilihan ini. Presiden Barack Obama menyatakan kesenangannya melihat apa yang terjadi di Iran dan menyebut perubahan di negeri Mullah itu bukannya tidak mungkin. ''Pada akhirnya rakyat Iran sendirilah yang harus memutuskan,'' katanya. ''Yang kita lihat adalah berbagai kemungkinan baru. Dan siapapun yang akhirnya memenangkan pemilihan umum di Iran, fakta bahwa telah terjadi perdebatan sengit dalam pemilu, merupakan isyarat untuk mengajak mereka berhubungan dengan cara-cara baru.'' Jika satu kandidat gagal meraih mayoritas 50% suara, akan dilangsungkan putaran kedua untuk 2 peraih suara terbesar. Akhir-akhir ini muncul lonjakan perhatian terhadap pemilihan presiden, di mana televisi menyiarkan debat antar kandidat dan kampanye dihadiri oleh ribuan pendukung yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam penampilan terakhirnya di televisi, Ahmadinejad menuding pesaingnya berkonspirasi dengan Israel untuk merekayasa dokumen dan gambar guna mendeskreditkan dirinya. Pesaingnya memboikot kesempatan untuk tampil di televisi, setelah sebelumnya mereka tidak diberi waktu yang sama pada jam siaran. Namun sebenarnya rival Ahmadinejad bukannya tidak diberi kesempatan untuk tampil di televisi, tapi karena waktu yang tersisa bagi mereka terlalu sedikit makanya tiga kandidat lainnya tidak hadir untuk memberikan jawaban mereka. Hal ini muncul karena tiga kandidat lainnya memojokkan Ahmadinejad dalam debat mereka tanpa kehadiran presiden Iran. Artinya dalam debat antar kandidat lain, yang terus dipojokkan adalah Ahmadinejad. Oleh karena itu, Ahmadinejad meminta waktu untuk menjawab tudingan tersebut. Hanya saja waktu Ahmadinejad lebih banyak kerena ia harus menjawab klaim tiga kandidat lainnya. Hasil pemilihan ini menjadi perhatian khusus kalangan luar Iran - di AS, Israel, dan ibukota Eropa - untuk mengetahui apakah mungkin akan terjadi pergeseran sikap negeri itu terhadap kalangan internasional, kata wartawan dilpomatik BBC Jonathan Marcus. Situs Christian Science Monitor Amerika Serikat menyorot perolehan suara Ahmadinejad yang jauh meninggalkan rival-rivalnya pada pemilu presiden Iran periode ke-10. Hingga berita ini diturunkan Ahmadinejad mengantongi 67 persen suara. Mengutip Tim Sukses Ahmadinejad, situs ini AS ini menyatakan, kemenangan besar kembali tercatat dalam sejarah Revolusi Islam. The Boston Globe Online juga menayangkan rekaman partisipasi luas masyarakat Iran dalam pemilu seraya menyebutkan keunggulan Ahmadinejad di hadapan para rivalnya. Sumber tadi juga membenarkan fakta bahwa mayoritas warga Iran memilih Ahmadinejad. Waktu dilangsungkannya pemilihan juga sangat krusial, di mana AS mencoba menerapkan kebijakan baru untuk merangkul Teheran yang tidak akan bisa dijalankan hingga hasil pemilihan diketahui. Debat langsung di televisi mengakibatkan munculnya antusiasme di antara warga Iran. Analis BBC untuk urusan Iran Sadeq Saba mengatakan sebagian besar warga Iran nampaknya mendukung kandidat yang moderat, Mir Hosssain Mousavi. Di sisi lain, Presiden Ahmadinejad menarik dukungan umumnya dari daerah miskin pedesaan dan perkotaan, sementara pesaingnya mendapat sokongan kuat dari kalangan kelas menengah dan kaum terpelajar di kota-kota. Perempuan Iran juga menunjukkan ketertarikan besar terhadap pemilihan ini dan nampaknya sebagian besar mereka akan memberikan suara untuk kandidat moderat yang telah menjanjikan lebih banyak kemerdekaan interaksi sosial. Pemungutan suara di daerah yang dihuni warga dengan keyakinan minoritas juga dipandang penting, karena biasanya mereka mendukung kandidat yang reformis. Mousavi adalah seorang warga etnis Azeri dan diharapkan akan menangguk suara di provinsinya, sebagaimana juga Mahdi Karrubi di wilayah kelahirannya di provinsi Lorestan. Iran diperintah dengan sistem yang dikenal dengan nama Velayat-e Faqih, atau "Pemerintahan oleh Dewan Juri Agung", yang saat ini dijabat oleh Ayatollah Ali Khamenei. Sistem ini diberlakukan dengan persetujuan dari mayoritas warga pada 1979 setelah revolusi Islam Iran menumbangkan pemerintahan otokrat Shah yang didukung Barat. Namun konstitusi juga menyatakan bahwa rakyat adalah sumber kekuasaan dan Iran menyelenggarakan pemilihan presiden dan anggota parlemen setiap 4 tahun. Semua kandidat diusulkan oleh Dewan Pengawas yang konservatif, yang juga memiliki kuasa untuk memveto legislasi jika dianggap tidak sesuai dengan prinsip revolusi. Debat presiden di Iran benar-benar berlangsung secara adil. Hak setiap kandidat sangat diperhatikan oleh pihak televisi Iran. Para kandidat pun dengan bebas menyodorkan program kerja mereka. Tak lupa pula saling kritik antara kandidat pun berlangsung panas. Dan kini muncul pertanyaan, apakah hal ini bisa terjadi di negara kita. Debat kandidat yang berlangsung adil tanpa dibarengi unsur-unsur tendensius dari berbagai pihak. Selain itu, antusias dan partisipasi besar warga Iran patut menjadi tauladan bagi rakyat Indonesia. Warga Iran menilai partisipasi di pemilu adalah kewajiban syar'i mereka. Sedangkan di Indonesia, gejala golput semakin besar. Warga semakin tidak percaya dengan para kandidat presiden. Janji-janji yang diusung para kandidat hanya isapan jempol belaka. |
Kesadaran Rendah! Baut dan Lampu Jembatan Suramadu Pun Dicuri

Jembatan Suramadu
Malaysia VS Indonesia ....serial......
Wuih… Malaysia Juga Rendahkan Pendidikan Kita
Para rektor perguruan tinggi negeri (PTN) sepakat tidak menerima mahasiswa baru asal Malaysia pada Seleksi Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) tahun ajaran 2009 karena menilai sikap lembaga pendidikan tinggi di Malaysia merendahkan mahasiswa Indonesia.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Herry Suhardiyanto MSc mengatakan, kesepakatan tersebut hanya untuk calon mahasiswa asal Malaysia yang akan mengikuti SMPTN saja, sedangkan melalui jalur lainnya tetap terbuka.
“Penolakan PTN di Indonesia karena kami saat ini belum siap menerimanya dan para rektor tengah mengkaji kembali,” kata Herry Suhardiyanto, Jumat (12/6) malam.
Menurut dia, penolakan terhadap calon mahasiswa asal Malaysia tersebut tidak selamanya, tapi akan dievaluasi lagi untuk tahun ajaran berikutnya. Ketidaksiapan PTN di Indonesia, kata dia, antara lain karena sikap dari lembaga pendidikan tinggi di Malaysia yang dinilai merendahkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya Fakultas Kedokteran.
Mahasiswa kedokteran Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di Malaysia harus diseleksi atau tes lebih dulu melalui sebuah lembaga pendidikan. ”Jika seleksi atau tes dari lembaga tersebut menyatakan mahasiswa kedokteran Indonesia tidak layak, maka tidak bisa melanjutkan pendidikan di Malaysia,” katanya.
Menurut dia, karena itu para rektor PTN sepakat tidak menerima calon mahasiswa baru asal Malaysia melalui SMPTN tahun ajaran 2009, sedangkan melalui jalur lainnya tetap terbuka.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Dirjen Dikti Depdiknas) Fadli Jalal ketika dikonfirmasi hal ini mengatakan belum tahu karena belum menerima laporan. “Saya belum bisa memberikan pernyataan, tapi akan mengecek kabar ini ke forum rektor apakah benar argumen tersebut,” katanya.
Kalau pun ada ketersinggungan dari para rektor PTN, kata dia, akan saya cek apa penyebabnya dan bagaimana persoalan sebenarnya. Informasi yang diterima, sebanyak 56 rektor PTN sepakat tidak menerima mahasiswa baru asal Malaysia pada tahun ajaran 2009. (kompas)
Ambalat dan Patriotisme: Kekayaan Nasional Yang di Abaikan
Ambalat dan Patriotisme: Kekayaan Nasional Yang di Abaikan

Indonesia adalah bangsa yang besar, dengan jumlah populasi termasuk sepuluh terbesar di dunia, dengan kekayaan yang sangat melimpah. Bahkan kalau kita mau mendempetkan peta kepulauan Nusantara dengan peta benua Eropa, kita akan melihat betapa jarak antara Sabang hingga Merauke itu sama jauhnya dengan panjang benua Eropa. Sebuah wilayah yang terbentang sangat luas. Belum lagi kalau diingat bahwa bentuk kepulauan Nusantara itu berserak dengan pola gugusan yang terpisah-pisah.
Tentu saja, dengan pola demografis dan geografis demikian, bangsa Indonesia memerlukan jiwa kebangsaan yang semestinya lebih besar dibanding bangsa-bangsa lain di dunia. Dengan kata lain, kebanggaan sebagai sebuah bangsa yang bersatu perlu senantiasa dipupuk dan dikembangkan. Demikian pula, sistem pertahanan sebagai sebuah negara maritim tentu memerlukan kualitas dan kuantitas persenjataan yang lebih besar dan lebih baik. Namun, amat disayangkan, persoalan ini justru menjadi kontroversi yang tak berkesudahan. Dan yang lebih parah lagi, kontroversi ini bukan dihembuskan oleh negara lain atau negara tetangga, tetapi oleh anasir-anasir di dalam negeri.
Agaknya, inilah salah satu “keanehan” kita. Sebab, biasanya, naiknya anggaran militer sebuah negara akan memicu kontroversi negara lain. Contohnya, naiknya anggaran militer China bisanya membuat Amerika meradang, kendati militer Sang Paman Sam ini sendiri memiliki anggaran belanja terbesar di dunia dan terus membesar. Tetapi bagi Indonesia, sejauh ini tak ada keberatan oleh negara tetangga kalau kita menaikkan anggaran belanja pertahanan kita. Sebaliknya, justru anasir tertentu dalam negeri kita malah bersuara sangat lantang kalau kita sedikit saja memperhatikan tentara dan senjata kita.
Marilah kita tengok sedikit ke masa lalu. Siapakah yang telah melemahkan dan membuat angkatan bersenjata kita tampak loyo seperti sekarang ini? Siapakah yang senantiasa menempatkan TNI kita sebagai musuh bangsanya sendiri? Atau, selalu mengembuskan dikotomi sipil-militer? Dulu, kita mempunyai perusahaan pesawat udara (IPTN) yang membuat kita semua bangga sebagai bangsa Indonesia.
Namun, mengapakah perusahaan dirgantara yang sangat menjanjikan itu kini tak jelas keberadaannya dan mati suri? Ke manakah tenaga ahli yang sangat langka dan bernilai tinggi itu sekarang? Kita juga punya PT PAL yang memproduksi kapal-kapal yang sangat diperlukan oleh sebuah negara kepulauan. Bagaimanakah nasibnya kini? Kita juga punya PT PINDAD yang menghasilkan persenjataan bagi tentara kita.
Mengapa kita tak memelihara dan mengembangkannya lebih maju lagi? Kita juga punya lembaga penelitian atom nasional, juga badan antariksa nasional. Mengapa kita kini seolah membuangnya begitu rupa?
Kalau kita menganggap demokrasi sebagai kekayaan baru kita, maka semua itu memerlukan penjagaan. Kita tentunya tak bisa berdemokrasi dalam suasana terancam. Demokrasi hanya dapat bertumbuh manakala kita tumbuh sebagai negara yang kuat. Dan demokrasi kita gunakan untuk memperkuat bangsa ini, bukan malah melemahkannya. Sungguh, kita memerlukan demokrasi, tetapi kita tak dapat mengabaikan keselamatan kita: bangsa dan negeri ini!.
Cahaya Cinta Dalam Gelapnya Lorong Telinga
Cahaya Cinta Dalam Gelapnya Lorong Telinga
http://www.hidayatu llah.com/ index.php/ berita/iptek/ 9313-cahaya- cinta-dalam- gelapnya- lorong-telinga
Dari lorong gelap telinga terpancarlah seberkas cahaya. Nur itu menghidupkan nurani yang kemudian bertasbih mengagungkan Sang Pencipta.
Hidayatullah. com--Mendengar namanya saja orang mungkin tidak berminat membincangkannya. Bahkan tak jarang orang menghabiskan waktu berjam-jam membersihkan telinga dari kotoran dekil itu, tanpa sedikit pun terlintas di benaknya akan makna agung di balik "kotoran telinga".
Sosoknya kecil, basah, lengket, dan licin. Asal-usulnya dari lorong gelap nan sempit. Semua ini hanya membuat orang jijik, bahkan nyaris melupakannya sama sekali. Seolah satu tanda-tanda kekuasaan Allah yang mahadahsyat ini tiada berguna, kosong makna, atau tanpa tujuan, sehingga wajarlah jika tercampakkan begitu saja.
Padahal, Allah mengingatkan manusia agar tidak berpaling dari tanda-tanda kekuasaan-Nya, meski sekecil dan seremeh "kotoran telinga". Allah menyuruh manusia agar tidak mencontoh perilaku semacam itu: "Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling daripadanya" . (QS. Yusuf, 12:105)
Manusia perlu berprasangka baik terhadap Allah dan meluangkan waktu sejenak guna merenungkan penciptaan "kotoran telinga". Dengan hati yang bersih dan terbuka, maka akan tersingkaplah tanda-tanda kebesaran Allah pada ciptaan-Nya yang satu itu.
"Kotoran telinga" sejatinya bukanlah zat pengotor. Sebaliknya, justru "kotoran telinga" itulah bukti keberadaan perangkat pembersih telinga. Perangkat ini secara otomatis bekerja membersihkan telinga setiap detik, tanpa kita sadari.
Dalam bahasa ilmiah, si kecil lengket ini dinamakan cerumen (ear wax, lilin telinga). Wujudnya cair kental dan menyerupai lilin berwarna kekuningan. Lilin ini dikeluarkan oleh kelenjar tertentu yang melapisi saluran telinga bagian luar.
Allah menciptakan sekecil apa pun benda di alam ini dengan maksud dan tujuan yang benar, penuh manfaat dan kebaikan, tak terkecuali lilin telinga. Setidaknya ada tiga manfaat lilin telinga yang berhasil diungkap ilmuwan: (1). pembersih, (2). pelembab, dan (3). pembunuh kuman berbahaya.
Ketiga manfaat itu diciptakan Allah dalam rangka memelihara telinga manusia agar manusia dapat mendengar dengan sempurna selama hidupnya. Ini adalah sebentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang lemah, yang sudah sepatutnya bersyukur atas pemberian telinga berikut lilinnya itu. Hal ini sebagaimana yang Allah perintahkan: "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (QS. An Nahl, 16:78)
Allah Maha Tahu bahwa para hamba-Nya tidak bakal sanggup untuk setiap detik memelihara kebersihan saluran telinganya sendiri, meskipun hanya dua buah. Oleh karena itu, dengan kasih sayang-Nya, Allah mengaruniai manusia sistem pembersihan telinga.
Nikmat besar pemberian Allah ini nyaris tidak pernah kita sadari. Bahkan sedikit sekali manusia bersyukur atas nikmat tak terkira berupa pendengaran ini, sebagaimana penegasan-Nya dalam Al Qur´an: "Katakanlah: Dia-lah yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati. (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur." (QS. Al Mulk, 67:23)
Allah menciptakan perangkat luar biasa yang mampu mengeluarkan lilin telinga ini secara otomatis dari lubang telinga. Lilin telinga berpindah dari bagian dalam menuju ke luar saluran telinga. Perpindahan ini diakibatkan oleh perpindahan sel-sel kulit pada permukaan saluran telinga.
Sel-sel ini ibarat ban atau tangga berjalan yang senantiasa bergerak mengangkut gumpalan lilin telinga di atasnya. Sembari terangkut dan terbawa menuju bagian luar telinga, lilin ini menangkap kotoran, debu, dan butir-butir pengotor yang ada di saluran telinga itu untuk dibuang keluar. Proses ini dibantu oleh gerakan rahang, misalnya saat orang mengunyah.
Lilin juga berfungsi melumasi, melembabkan dan melembutkan kulit saluran telinga. Hal ini mencegah kulit dari kekeringan dan rasa gatal, sehingga manusia dapat mendengar dengan nyaman.
Kandungan zat-zat seperti asam lemak jenuh dan enzim lisozim pada lilin telinga sungguh ampuh membunuh mikroba. Termasuk di antaranya adalah bakteri penyebab penyakit yang sangat berbahaya seperti Haemophilus influenzae dan Staphylococcus aureus.
Itulah segores kisah tentang lilin telinga (bukan kotoran telinga), yang sedari kecil kita tidak pernah meminta kepada Allah agar diberi. Namun keberadaanya itulah bukti hamparan cinta dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Dialah Allah, yang memberi tanpa diminta, dan tanpa meminta imbalan.
Allah tidak sekedar Pencipta dan Pemberi telinga, namun juga Pemelihara telinga. Ketiga Sifat Allah itu menjadikan manusia dapat mendengar suara setiap saat dengan sempurna, aman dan nyaman.
Sekali lagi, lilin telinga sejatinya bukanlah kotoran telinga! Lilin telinga hanyalah secuil bukti mungil kebesaran Allah dalam mencipta dan memelihara ciptaan-Nya. Dialah Allah, Sang Maha Pencipta, Maha Pemelihara:
Dia pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Rabb kamu; tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. (QS. Al An´aam, 6:102)
Ini Kosmetik Yang Harus Dihindari Perempuan Indonesia!!


JAKARTA, JUMAT - Berikut adalah daftar 70 produk kosmetik yang dinyatakan oleh Badang Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai produk berbahaya.
A. 18 merek kosmetik rias wajah dan rias mata mengandung bahan berbahaya dan bahan terlarang:
1. Cassandra Superior Quality Lipstick No. 1-10
2. Cassandra Superior Lip Gloss No. 1-12
3. GLD Garland Lipstick No. 9
4. Marie Anne Beauty Shadow No. 4, 5, 6, 8
5. Marie Anne Blush On No. 3
6. Sutsyu Eye Shadow Blusher 01
7. Sutsyu 18 Colors Eye Shadow 01
8. Sutsyu Lipstick Colors Fix No. 1, 3, 4, 6
9. Sutsyu Lipstick Colors Fix No. 5
10. Asnew Blush On
11. Cameo Makes You Beauty Detox 4 in 1 Complete Make Up
12. Marimar Eye Shadow Powder Cake
13. Natural Belle Colors Fix Lipstick No. 313
14. Olay 4 in 1 Complete Make Up
15. Pond's Detox Complete Beauty Care Make Up Kit
16. Pond's Detox Eye Shadow Blusher Lip Gloss, Creme Powder No. 1-2
17. Pond's Detox Complete Beauty Care Eye Shadow Two Way Cake
18. Pond's Detox Complete Beauty Care
B. Tujuh merek kosmetik pewarna rambut mengandung bahan berbahaya dan bahan terlarang:
1. Casandra Hair Dye Pink C-14
2. Casandra Hair Dye Maroon C-17
3. Casandra 3D Profesional Hair Colors Cream Hair Dye Wine Red C-9
4. Salsa Hair Colorant Pink Colors (S- 018 )
5. Salsa Hair Colorant Cherry Red (S- 019 )
6. Casandra Hair Dye Maroon C-17
7. Casandra 3D Profesional Hair Colors Cream Hair Dye Grape Red C-11
C. 44 merek kosmetik perawatan kulit
1. Caronne Beauty Day Cream
2. Caronne Whitening Cream (Day Care)
3. Caronne Whitening Cream (Night Care)
4. CR Lien Hua Bunga Teratai Day Cream
5. CR Lien Hua Bunga Teratai Night Cream
6. CR Racikan Ling Zhi Day.Cream
7. CR Racikan Ling Zhi Night Cream With Vit.E
8. CR Day Cream With Vit.E
9. CR UV Whitening Night Cream
10. CR UV Whitening Day Cream
11. DR's Secret 3 Skinlight
12. DR's Secret 4 Skinrecon
13. Dr. Fredi Setyawan Extra Whitening Cream
14. Dr. Fredi Setyawan Whitening Cream II
15. Fruity Vitamin C
16. Plentiful Night Cream
17. QL Papaya Peeling Gel
18. QL Day.Cream
19. QM Natural Vitamin C E
20. Scholar Night Cream
21. Top Gel MCA Extra Pearl Cream Plus
22. Top Gel MCA Extra Cream
23. Top Gel TG-3 Extra Cream
24. Topsyne Aloe Beauty Cream TS- 858
25. Topsyne Beauty Cream TS-3
26. Topsyne Beauty Cream TS- 802
27. Topsyne Beneficial Skin Cream TS- 868
28. Topsyne Vit C Placenta
29. Topsyne Day Cream Night Cream
30. Topsyne Vit E C TS- 819
31. Topsyne Extra Beauty TS- 821
32. Elastiderm Decolletage Chest and Neck
33. Obagi Nu-Derm Blender Skin Lightener Blending Cream
34. Obagi Nu-Derm Blender Skin Lightener with sunscreen
35. Obagi Nu-Derm Toleran Anti Pruritic Lotion
36. Obagi C RX System Clarifying Serum
37. Obagi C RX C Therapy
38. Olay Total White
39. Olay Krim Pemutih
40. Pond's Age Miracle Day and Night Cream
41. Qianyan
42. Quint's Yen
43. Skin Enhacer
44. Temulawak Nutrition Cream
D. Satu merek kosmetik mandi
1. Jinzu Strawberry White Beauty Soap.
Ruhut: Pemecatan Saya Hanya Strategi
JAKARTA, RABU - Lain Ruhut namanya jika tidak punya jawaban. Pengacara bernama lengkap Ruhut Sitompol tersebut, Selasa (9/6), dipecat sebagai juru kampanye nasional pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Pemecatannya menimbulkan kesan negatif mengingat pengacara tersebut adalah salah satu ketua Dewan Pimpinan Pusa Partai Demokrat (DPP PD), yang merupakan pengusung Yudhoyono.
Ruhut tidak sendiri. Dia ditemani Wakil Ketua Umum DPP PD Achmad Mubarok. "Pencoretan nama saya sebagai jurkamnas hanya sebuah strategi. Pak SBY bilang Hut, jangan kendor menghadapi serangan lawan," ujarnya melalui pesan singkat, kemarin.
Pria berkuncir itu bahkan mengaku mendapat tugas khusus sebagai bayonet untuk memenangkan SBY-Boediono dalam satu putaran. Tidak dijelaskan apa yang dimaksud bayonet.
Namun banyak pihak meyakini pemecatan Ruhut terkait pernyataannya yang berbau SARA (suku, ras, agama dan antargolongan) belakangan ini. Pemecatan Ruhut diharapkan dapat mengunci mulutnya yang ceplas-ceplos agar tidak merugikan pencalonan SBY sebagai presiden.
Alasan serupa juga menjadi dasar pemecaran Mubarok. Agar tidak kentara, Ruhut dan Mubarok dinyatakan mendapatkan tugas lain.
Adanya reshuffle di tim kampanye SBY-Boediono diketahui dari surat pemberitahuan yang diterima KPU pada 4 Juni lalu. Ruhut digantikan oleh Amir Sambodo dan Mubarok digantikan Achdari. Surat tertanggal 1 Juni 2009 tersebut ditandatangani oleh Ketua Tim Kampanye Hatta Radjasa dan sekrataris tim, Marzuki Ali.
"Kalau Pak Mubarok itu kan masih PNS, jadi karena takut melanggar kita tidak masukan. Hanya mendampingi dari luar," ujar Marzuki.
Sedangkan Ruhut, diakuinya, terkait pernyataan-pernyataan yang terlalu keras. "Ruhut kita ganti untuk mengurangi ketegangan dengan komunitas yang kemarin sempat tersinggung dengan pernyataanpernyataannya" ungkap Marzuki.
Bagaimana dengan Rial Mallarangeng yang juga kerap melontarkan pernyataan keras? Adik Andi Mallarangeng tersebut selamat dan tetap berada di tim kampanye.
"Kalau kita lihat SBY setengah-setengah. Kalau mau kan Rizal dikeluarkan juga," kata pengamat politik Universitas Gadjah Mada
Ari Sujito.
Pemecatan Ruhut berawal dari pernyataannya bahwa orang Arab tidak memberikan kontribusi kepada bangsa ini. Ini tentu saja membuat mereka yang keturunan Arab tersinggung. Apalagi sejarah mencatat bahwa bangsa Arab memberi pengaruh besar kepada negeri ini dengan masuknya agama Islam. Selain itu bangsa Arab lah yang pertama mendukung kemerdekaan negeri ini.
Protes disampaikan Partai Persatuan Pembangunan. Ini karena pendukungnya yang keturunan Arab protes dengan pernyataan Ruhut. Namun Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, M Romahurmuziy, membantah menekan PD mengeluarkan Ruhut dari tim kampanye nasional.
SBY Akhirnya Copot Ruhut

JAKARTA, SELASA - Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul kini tidak lagi menjadi bagian dari tim kampanye SBY-Boediono. Pencopotan Ruhut itu dikabarkan karena seringkali selip lidah dan mudah terpancing mengeluarkan statement yang kontraproduktif.
"Ruhut itu dicopot memang karena ada masalah dengan pernyataan-pernyataanya yang selama ini dianggap sering kali kontraproduktif," ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Achmad Mubarok kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (9/6).
Menurut Mubarok, agar tidak ada lagi pernyataan bernada SARA yang keluar dari tim kampanye SBY-Boediono, maka Ruhut dikeluarkan dari tim kampanye nasional. Selain dikeluarkan, Ruhut juga dicopot dari daftar juru kampanye nasional pasangan SBY-Boediono.
"Ya itu harus dilakukan demi kesolidan tim agar pasangan SBY-Boediono dapat menang secara terhormat tanpa melukai perasaan siapa pun," katanya.
Ucapan Mubarok itu diperkuat dengan adanya surat masuk dari Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono yang menyatakan adanya pergantian posisi kepada KPU. Surat itu bernomor 08/TIMKAMNAS/VI/2009 tertanggal 1 Juni 2009 tentang pencabutan tim kampanye nasional.
Isi surat itu menyatakan bersama ini kami beritahukan bahwa kami selaku tim kampanye SBY-Boediono tingkat nasional melakukan perubahan yaitu Ruhut Sitompul digantikan oleh Amir Sambodo dan Achmad Mubarok digantikan Achdari terhitung 2 Juni 2009 karena yang bersangkutan mendapat tugas lain.
Surat ditandatangani oleh Ketua Tim Kampanye Nasional Hatta Rajasa dan Sekretaris Marzuki Alie.
Sebelumnya, dalam debat antar tim sukses peserta Pilpres 2009, di gedung DPD Jakarta, Ruhut yang mewakili kubu SBY-Boediono melancarkan sejumlah kritikan pada kubu Jusuf Kalla-Wiranto, yang diwakili Fuad Bawazier. Saat itu Ruhut terpancing karena sebelumnya juga dikritik habis oleh Fuad.
Entah bermaksud ditujukan kepada Fuad yang kebetulan beretnis Arab, Ruhut mengatakan negara Arab tidak pernah membantu Indonesia. Namun, Ruhut kemudian menyatakan permohonan maaf atas pernyataannya itu.
Mobil paling murahTata Nano Masuk Thailand, kapan Indonesia?

BANGKOK, SELASA - Mobil termurah di dunia Tata Nano dipastikan akan masuk Thailand dalam waktu dekat.
“Mereka (Tata Motors) punya rencana untuk memperkenalkan Tata Nano di Thailand di masa yang akan datang untuk dan kemungkinan mereka akan mencoba mengemabangkan produksinya di sebuah negara di ASEAN,” ujar Sekretaris Jendral Thailand Board of Investment (BOI) Atchaka Brimble.
Menteri Perindustrian Thailand Chanchai Chairungruang pekan lalu sempat berkunjung ke pabrik Tata Motors di Pune, India.
Sales Director Tata Motors (Thailand) Abhichet Sitakalin, yang nantinya Tata Motors dan Thonburi Group akan menjadi perusahaan joint venture, mengatakan bahwa Chanchai suka dengan Nano.
Sementara itu Tata Motors baru-baru ini mengungkapkan bahwa Nano yang diluncurkan di India 23 Maret lalu akan dipasarkan di Eropa tahun 2011.

