Home � � Demi keindahan kota rakyat tergusur lagi..............

Demi keindahan kota rakyat tergusur lagi..............

Sungai Kerokan dekat Stadion 17 Mei Banjarmasin

BANJARMASIN, SENIN - Sungai Kerokan yang berada di Jalan Jafri Zamzam Kota Banjarmasin makin kotor. Penyebabnya, permukiman di kawasan tersebut yang makin padat dan kumuh.

Karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin merencanakan membebaskan lahan yang sebenarnya merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penduduk yang bermukim di kawasan itu, akan dipindahkan secara bertahap melalui program rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Banjarmasin, Supriadi, mengatakan sungai itu terlihat kumuh dan kurang nyaman dilihat karena bagian belakang rumah warga menghadap jalan.

"Jadi terlihat bagian dapur yang sudah lapuk juga jemuranjemuran pakaian," ujarnya, kemarin.

Menurut dia, kawasan tersebut sebenarnya RTH, namun dijadikan permukiman oleh warga. Awalnya, tidak banyak, kemudian bertambah hingga seperti sekarang.

"Dari penelusuran yang dilakukan terhadap beberapa warga yang bermukim di sana lahan rumah yang mereka tempati tidak bersurat. Tapi, mereka memang tinggal belasan bahkan puluhan tahun di sana," jelasnya.

Melihat kondisi kawasan tersebut yang kumuh, kata Supriadi, pihaknya merencanakan menata kembali kawasan tersebut dengan membebaskan permukiman penduduk.

"Rencananya ke rusunawa. Tetapi, program itu perlu waktu. Kita bangun secara bertahap sambil membebaskan bangunan di sana, kita bangunkan rusunawa untuk warga," katanya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Salim Fachri, mengatakan program penataan Jafri Zamzam tidak cukup hanya membebaskan bangunan yang ada di sepanjang jalan, tetapi harus dilanjutkan dengan membebaskan bangunan yang ada di seberang jalan terutama yang di Sungai Kerokan.

"Kawasan di seberang Jafri Zamzam terlihat kumuh. Dapur warga membelakangi sungai dan sampah menumpuk di sela-sela bangunan panggung," katanya.

Dulu, kata anggota legislatif dari Partai Golkar itu, kawasan tersebut semacam danau yang cukup bersih.

Menurutnya, kawasan tersebut harus ditata sehingga tidak kontras dengan Jalan Jafri Zamzam yang mulai lebih tertata.

"Kami sudah ada membicarakan, perlu ada rusunawa untuk menampung warga yang tinggal di kawasan tersebut. Bangunan dibebaskan, selanjutnya ditinggalkan," katanya.

Tags:

0 comments to "Demi keindahan kota rakyat tergusur lagi.............."

Leave a comment