Home � Israel Antara Pahit dan Lebih Pahit

Israel Antara Pahit dan Lebih Pahit

Pertumbuh kekuatan Hizbullah- telah menjadi salah satu masalah utama di Israel - di bangun sejak perang Juli 2006 yang disebut sebagai 'Perang Libanon Kedua' yang mulanya diluncurkan untuk menghancurkan Muqawma Islam (Hizbullah) dan telah meningkatkan tensi politik di Tel Aviv.

Fateh 110








Para politikus dan militer serta badan-badan intelijen Israel menyatakan kekalahannya bahkan sebelum Komite Winograd Lapor memberikan laporan resminya. Israel juga mengakui bahwa Hizbullah telah berhasil -dalam tiga tahun terakhir- membuat kemajuan dan kuatan sistem roket nya sehingga lebih akurat dengan sasaran meliputi hampir setiap inci tanah Palestina yang diduduki dengan kemampuan merusak yang signifikan.

"Karena Perang Libanon kedua, Hizbullah telah meningkatkan tiga kali lipat jumlah misilnya yang dapat menjelajah sampai dengan kota Beersheva dan Dimona," kata Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak.

"Di antara misil Hizbullah yangmana dilengkapi sepenuhnya dengan sistem petunjuk seperti roket Fateh - 110 yang radius jelajahnya mencakup 250 kilometer dengan 500 kg hulu ledak. Roket seperti ini mampu mencapai target dengan sangat akurat dan menghancurkan seluruh bangunan semen. Oleh karena itu, meningkatkan kemampuan tentara Israel untuk menambah prajurit cadangan dibawah komando langsung IAF. Karena sebab itu, konfrontasi di masa depan, kita akan melihat IAF akan ditarik kembali ke selatan untuk menghindari misil seperti itu, "kata Alon bin Daud, seorang ahli militer Israel, kepada televisi Israel.

"Kita harus bertanya pada diri kita: Apakah kita siap untuk mengatasinya dengan perluasan kekuatan Hizbullah atau kita akan mengambil inisiatif untuk mengkonternya? Permasalahyang diketahui semua dimana ketika Hizbullah memutuskan sesuatu, tidak ada seorangpun yang dapat berdiri di jalannya, "kata Ami Dror, mantan kepala departemen penelitian di intelijen militer Israel , selama wawancara televisi.

Sistim Roket Hizbullah menjadi perhatian utama dari Israel namun tidak menjadi mimpi buruk. Ada spekulasi di Israel bahwa Hizbullah sekarang telah memiliki sistem pertahanan udara yang efektif, jika itu benar, maka jalur Israel yang menjadi unsur superioritas : adalah angkatan udara.

"Israel telah menyampaikan peringatan kuat untuk Syria agar tidak mentransfer bateai pertahanan udara untuk Hizbullah. Hal ini menjadi perhatian khusus di Israel dimana kalau sistem tersebut bisa sampai di tangan Hizbullah maka akan dapat membatasi operasi IAF atas Libanon, "kata Ehud Yaari, seorang analis Israel dalam urusan Arab Israel kepada televisi.

"Kebingungan di Israel sangat nyata, terutama ketika lembaga keamanan Israel berupaya keras untuk mempelajari setiap kemungkinan untuk mengkonter pertumbuhan kekuatan "Hizbullah." Ini menunjukkan bahwa ancaman pemimpin-pemimpin Israel baru baru ini hanya mencerminkan tingkat kekhawatiran Tel Aviv untuk terpaksa memilih antara pahit atau lebih pahit.

Hizbullah telah memperingatkan Israel bahwa Hizbullah telah mempersiapkan diri untuk menghadapi setiap tingkat agresi dimasa depan, dengan meningkatkan latihan pejuangnya dengan kejutan lebih banyak. [IlamTimes/R]

Tags:

0 comments to "Israel Antara Pahit dan Lebih Pahit"

Leave a comment