
Raja Swedia dan Raja Saudi Arabia
Raja Swedia dan Raja Saudi Arabia
Kerajaan Saudi Arabia dalam beberapa hari ini digoncang demonstrasi. Para demonstran yang penat dengan suasana dan sikap para pangeran meneriakkan yel-yel anti pemerintahan. Seminggu sebelum inipun Bandar bin Sulthan berusaha mengkudeta raja Abdollah, namun rencana itu gagal. Saat ini Bandar masih berada dipengasingannya di AS.
Saat ini kerajaan Saudi Arabia menahan ribuan orang dan menjebloskannya kedalam penjara. Ini dilakukan sejak bebarapa tahun lalu. Pemantau hak asasi manusia mengkritik penahanan ribuan orang di Arab Saudi yang dilakukan tanpa proses peradilan, kantor berita AFP melaporkan. Pemantau HAM dalam laporannya, Senin (10/8) mengungkapkan bahwa kepolisian Arab Saudi menahan tersangka pelaku teror beberapa tahun lalu dalam penjara, tanpa menghiraukan undang-undang dan mengesampingkan keputusan pengadilan mengenai pembebasan mereka.
Berdasarkan laporan pemantau HAM tersebut, pada tahun 2003 hingga 2006, polisi keamanan Arab Saudi menahan ribuan orang yang dituduh terlibat dalam operasi teroris dan pemberontakan di negara ini. Setelah bertahun-tahun ditahan, sebagian kecil dari mereka diadili di pengadilan negara ini.
Direktur pemantau HAM di Timur Tengah, Sara Lee Watson dalam pernyatannya menyatakan bahwa aksi kepolisian Arab Saudi menangkap dan mengurung tersangka di tahanan yang dilakukan tanpa proses pengadilan, melanggar undang-undang.
Terkait laporan tersebut, para pejabat Arab Saudi hingga kini belum mengeluarkan sikapnya.
Pasukan keamanan Arab Saudi memasuki rumah-rumah warga muslim syiah di daerah Ahsa, kawasan timur negara ini dan menangkap delapan orang penganut syiah dengan tudingan menghadiri aktivitas keagamaan.[islammuhammadi/mt/afp]
Home � � Kerajaan Saudi Arabia Dilanda Kekacauan
Kerajaan Saudi Arabia Dilanda Kekacauan
Posted by cinta Islam on 5:30 PM // 0 comments
0 comments to "Kerajaan Saudi Arabia Dilanda Kekacauan"