Home � Kuwait Gagalkan Rencana Al-Qaeda

Kuwait Gagalkan Rencana Al-Qaeda


Kamp tentara AS di Kuwait, Arifjan

Kuwait telah mengangkap enam orang diduga sebagai anggota al-Qaeda yang berencana untuk menyerang pangkalan militer Amerika Serikat dan kantor kantor keamanan di negeri ini, kata pejabat kementerian dalam negeri.









Tersangka orang Kuwait yang sedang interrogasi pada Selasa atas tencana penyerangan kamp Arifjan, yang terletak di gurun sebelah selatan kota Kuwait, ibu kota yang dekat dengan perbatasan Saudi, kata pejabat departemen itu.

"Pasukan keamanan mampu membongkar sebuah jaringan teroris dari enam negara milik Al-Qaeda yang berencana untuk membom kamp Arifjan, dan bangunan kantor pusat keamanan negara," kata pejabat Depdagri dalam sebuah pernyataan hari Selasa.
Ada sekitar 15.000 tentara AS yang mangkal di Kuwait, negara yang kaya minyak-negara Teluk, juga digunakan sebagai tempat transit bagi ribuan tentara AS untuk menduduki Negara tetangganya Irak.

Beberapa Rencana
Saad Al-Anzi, koresponden Al Jazeera di Kuwait, mengatakan: "Lelaki yang dituduh telah berencana untuk menggunakan sebuah truk penuh dengan fertiliser dan gas silinder untuk menyerang depo militer AS.

"Kuwait berbatasan dengan Irak, dan meskipun merupakan perbatasan yang paling aman dari semua batas, masih ada kemungkinan bahwa beberapa orang di Irak dapat datang ke sini untuk mobilisasi beberapa orang Kuwait.
"Jika plot ini adalah benar, maka akan menjadi salah satu plot paling parah dari yang dilakukan oleh al-Qaeda sejak 2005."

Televisi Al-Arabiya, Dubai, mengatakan bahwa serangan itu akan dilakukan dibulan suci orang Muslim - Ramadan, yang dimulai pada sekitar 20 Agustus.
Konfrontasi
Pada tahun 2005, lelaki yang dituduh berencana akan menyerang pasukan AS di Irak dan di Emirat terlibat dalam tembak menembak dengan pasukan Kuwait.

Pengadilan Kuwaiti memutuskan hukuman mati dua tahun kemudian terhadap empat anggota dari Briade Harimau Penzuela, kelompok yang terkait dengan al-Qaeda, hokum seumur hidup di dalam penjara atas serangan bersenjata yang mengorbankan delapan dari anggota kelompokm , termasuk dua Saudis, dan empat polisi.


Plot terbaru Al-Qaeda terbongkar hanya beberapa hanya hari setelah kunjungan Sheikh Sabah al-Ahmed al-Sabah, Amir Kuwait ke Washington untuk bertemu Barack Obama, presiden Amerika Serikat, di Gedung Putih pada 3 Agustus.

Camp Arifjan dikunjungi Obama pada bulan Juli 2008, sebelum menjadi presiden bulan Januari, setelah pendahulunya George Bush melakukan perjalanan di sana pada Januari 2008.
Hingga kini, negara itu masih merupakan pangkalan logistik bagi militer AS untuk mendukung tentaranya di Irak. “Penarikan tentara AS yang direncanakan dari Irak tidak mengecilkan hati Al-Qaeda untuk melakukan serangan yang direncanakan di negara-negara Arab sekutu AS. Termasuk Kuwait,” kata pengamat politik Shafiq Ghabra.

Kuwait adalah salah satu produsen minyak dunia. Anggota Negara OPEC yang memberikan sekitar 10 persen dari cadangan minyak mentah global dan memompa 2,2 juta barel per hari.
Kuwait mensubsidi sepertiga dari total penduduk, yang hanya di bawah angka 3,5 juta orang.
Tetangganya Arab Saudi, tanah kelahiran dari Osama bin Laden, pemimpin Al-Qaeda, telah menghadapi gelombang serangan oleh jaringan Al Qaida 2003-2006. Sekitar 1.000 an orang telah ditahan.[IslamTimes/R]

Tags:

1 comments to "Kuwait Gagalkan Rencana Al-Qaeda"

  1. Lorenzo says:

    Just to complete Your interesting report, I invite You to see in my site a great collection of views of borders (Perbatasan negara).
    http://www.pillandia.blogspot.com
    Helping text in Bahasa Indonesia too.
    Best wishes from Italy!

Leave a comment