Presiden Israel Shimon Peres mengatakan dalam komentar yang dipublikasikan Sabtu bahwa Israel mengetahui tentang "80.000 misil" yang dimiliki Hizbullah.
Simon Peres
Dalam wawancara dengan koran Kuwait al-Rai, Peres melemparkan keraguan pada "Tujuan Hizbullah dan justifikasi keberadaannya."
"Hizbullah bekerja untuk kepentingan sendiri dan akan selalu mencari alasan untuk melanjutkan kebijakannya terhadap Israel, meskipun (tentara Israel) menarik diri dari perkebunan Shebaa dan desa Ghajar- Libanon," ia mengklaim.
" Libanon selalu berambisi untuk menjadi Swiss negara Asia Timur, dan mengapa tidak? Tapi bukan menjadi Iran di regional," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa roket Hizbullah mungkin mengakibatkan bencana bagi Libanon karena perang terakhir telah membawa ke bencana yang tidak diperlukan ke Libanon." Kata Peres merujuk kepada perang 33 hari Israel - Libanon pada musim panas tahun 2006 yang mengakibatkan kematian lebih dari 1.200 warga sipil Libanon, sepertiga daripadanya adalah anak-anak mereka.
Dia mengatakan bahwa Hizbullah telah "merusak" Libanon, yang telah membentuk sebuah negara dalam negara dan membangun tentaranya yang lebih kuat dari Libanon Armed Forces (Angkatan Bersenjata Libanon).
Ditanya apakah Israel akan membalas serangan Hizbullah terhadap sasaran Israel di luar negeri untuk membalas pembunuhan tahun terakhir -komandan militer Hizbullah syahid Imad Moghniyeh (Haji Redwan), Peres menjawab: "Saya tidak tahu apa ini adalah dendam. Moghniyeh sendiri adalah pembunuh dan dia membunuh orang yang menjadi sasaran juga. "
"Dia adalah ketua (Hizbullah's) operasi khusus, dan tidak ada seorangpun yang tahu siapa yang membunuhnya. Tidak ada bukti bahwa pihak tertentu yang melakukan pembunuhan. Tentunya jika Israel diserang maka dia akan membela diri," ujar Peres.
Presiden Israel menambahkan, "Negara Israel tidak tertarik dengan perang di Lebanon dan semua masalah antara kedua negara dapat diselesaikan melalui negosiasi."
"Jika Hizbullah tidak ada, kami tidak akan memerlukan jaringan spy apapun," ujar Peres, sebagai respons atas kehadiran jaringan spy Israel di dalam wilayah Libanon.
Peres mengatakan bahwa cara terbaik untuk menghasilkan perdamaian dengan Syria adalah melalui negosiasi langsung. Dia berkata bahwa dia pasti Syria menginginkan keuntungan perdamaian tetapi dia tidak yakin dia (Syria) bersedia membayar harga yang terkait. [IslamTimes/R]
Home � Berita � Peres: 80.000 Roket Hizbullah Dapat Bawa 'Bencana' ke Libanon
Peres: 80.000 Roket Hizbullah Dapat Bawa 'Bencana' ke Libanon
Posted by cinta Islam on 5:25 PM // 0 comments
0 comments to "Peres: 80.000 Roket Hizbullah Dapat Bawa 'Bencana' ke Libanon"