Beberapa minggu lalu, berita dunia melaporkan bahwa ketiga wisatawan Amerika yang ditangkap keamanan Iran merupakan warga biasa. Bahkan BBC, CNN dan Reuters mengambarkan penangkapan tiga wisatawan Amerika itu adalah aksi balas dendam Iran terhadap Amerika karena telah menangkap 5 staf kedutaan Iran di Irak lima tahun lalu. Media Amerika dan badan berita internasional pun menyatakan bahwa ketiga orang Amerika yang ditahan oleh Iran setelah melintas masuk perbatasan Iran-Irak adalah wisatawan yang kehilangan arah ketika "jalan-jalan" di pegunungan Kurdistan - Irak.
Dalam situs rejim Israel "Israel National News" dikatakan bahwa rejim penjajah Qods mengaku bahwa ketiga wisatawan yang ditangkap oleh Iran adalah warga Yahudi yang bekerja sebagai wartawan, demikian laporan situs "Israel National News".
Shane Bauer, Sarah Shourd dan Josh Fattal yang ditahan di Iran saat melintasi perbatasan pada 31 Juli lalu. Mereka memasuki daerah Iran dengan ilegal setelah hiking melalui gunung-gunung di wilayah Kurdistan, Irak. Orang Amerika keempat, Shon Meckfessel, tidak ikut hiking dan tetap tinggal di hotel karena sakit.
Josh Fattal adalah seorang peneliti di pusat Yahudi-Amerika dan bekerja untuk majalah Yahudi "The Jewish Week".
Sarah Shourd adalah penulis dan kontributor media Amerika, New Media Amerika, dan salah satu penulis untuk kontribusi majalah Matador Pulse.
Shane Bauer adalah seorang ahli seni. Dia seorang jurnalis lepas di beberapa organisasi berita online, dan fasih berbahasa Arab, dan selalu aktif didunia Arab, dia peliput berita Irak dan mengetahui negara ini dengan sangat baik.
Dengan melihat latar belakang agama Yahudinya, maka bisa dipastikan jika mereka adalah agen dan mata-mata untuk Israel dan Mossad secara khusus.
Meckfessel adalah seorang wartawan, dia mengklaim bahwa dia dan para sahabatnya datang dari Syria, melalui Turki ke wilayah Kurdistan di Irak yang dikenal sebagai daerah "Ahmad Awwa" untuk "melihat keindahan alam yang menakjubkan dan air terjun tanpa pemandu wisata. Tanpa mereka sadari bahwa tempat itu terletak di perbatasan Iran, Lonely Planet terletak di Kurdistan, Irak, dan Awwa Ahmed tidak ada dalam peta yang kami rencanakan," tulisnya dalam beberapa situs berita internet, termasuk The Nation, New American Media dan Mother Jones, di mana dia bekerja sebagai wartawan freelance.
Selain itu, pernyataan wartawan ini bertentangan dengan pernyataan polisi pariwisata di wilayah Kurdistan Irak. Ketika dia bertemua dengan ketiga orang Amerika itu sempat memperingatkan bahwa mereka mungkin memasuki daerah territorial Iran, BBC melaporkan. "Para polisi pariwisata di wilayah itu telah meminta kepada mereka untuk tidak mendaki gunung tersebut karena sangat dekat dengan perbatasan Iran," kata Bechro Ahmad, Jubir keamanan Kurdistan- Irak , dan menyimpulkan bahwa "mereka tetap melintasi perbatasan, walaupun sudah diperingatkan."
Sementara itu, menteri luar negeri Irak meminta informasi dari Iran mengenai nasib tiga 'pelancong' warga AS, pada hari Sabtu kemaren. Hoshyar Zebari mengatakan bahwa ia bertemu dengan Duta Besar Iran Hassan Kazemi Qomi pada hari Rabu untuk menanyakan nasib para tahanan itu. "Saya bertemu dengan duta besar Iran dan meminta informasi tentang warga Amerika yang hilang dan kami menunggu jawaban," kata Zebari. Dia tidak menguraikan tentang isi pertemuan tersebut.[islammuhammadi/r]
Home � � Tiga Wisatawan Amerika yang Ditangkap Iran adalah Agen Mossad
Tiga Wisatawan Amerika yang Ditangkap Iran adalah Agen Mossad
Posted by cinta Islam on 5:57 PM // 0 comments
0 comments to "Tiga Wisatawan Amerika yang Ditangkap Iran adalah Agen Mossad"