![]() Shabak Sebagaimana ditulis surat kabar Israel, Yediot Ahronoth, agen-agen Mossad biasanya melakukan aktivitasnya dengan berkedok tim ahli di perusahaan-perusahaan jasa keamanan yang bergerak di negara-negara Arab kawasan Teluk Persia. Sebagaimana biasanya, para agen Mossad ini juga tidak memiliki data pribadi dan informasi yang jelas. Berdasarkan laporan ini, para agen Mossad ini berusia rata-rata 25 tahun dan lulusan unit operasi Badan Kemanan Nasional Rezim Zionis (Shabak). Sebagian dari foto mereka telah dipublikasikan. Biasanya, mereka memakai nama samaran dan saat melakukan operasi teror di negara-negara Teluk Persia, mereka menggunakan identitas Jerman, Irlandia, Australia dan lain-lain. Laporan Yediot Ahronoth juga menyebutkan, para agen Mossad ini begitu khawatir identitas aslinya terbongkar. Untuk itu, dalam aktivitasnya mereka senantiasa menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Tugas Pelatihan Disebutkan bahwa pelatihan yang diberikan oleh para agen Mossad ini dilakukan di perairan Teluk Persia yang tidak terlalu jauh dengan perbatasan Iran. Berdasarkan laporan ini, agen-agen Mossad selama memberikan pelatihan dari tahun 2007-2009 setiap triwulan melatih 300 personil, sekaligus melakukan aksi spionasenya. Aturan dan Aktivitas Mossad juga berusaha keras agar identitas mereka tidak terbongkar. Untuk itu, mereka menggunakan tiga kali penerbangan sebelum menuju negara tujuan di Teluk Persia. Disebutkan juga, biasanya negara awal tempat mereka bertolak menuju negara-negara Teluk Persia adalah Yordania, Italia atau Turki. Dalam laporan ini juga disebutkan bahwa aktivitas para agen Mossad ini di negara-negara Teluk Persia hanya berlangsung dari tahun 2007-2009 dan setelah itu mereka semua dikembalikan ke Palestina pendudukan. |

0 comments to "Aktivitas Mossad Di Negara-Negara Teluk Persia"