| Penahanan Wartawan Iran di Italia, Permainan Berlusconi | | | |
| | |
Duta Besar Italia di Tehran dipanggil Departemen Luar Negeri Republik Islam Iran. Jubir Deplu Iran, Ramin Mehman-Parast seraya menyinggung penangkapan wartawan IRIB, Masoumi Nejad dan seorang warga Iran lainnya, mengatakan, "Pemberitaan terkait penangkapan ini menunjukkan permainan baru yang tujuannnya membidik hal-hal yang spesifik dan tendensi yang abstrak. Mehman-Parast menuturkan, "Untuk memperjelas aspek-aspek masalah ini, kami memanggil , Alberto Bradanini, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kami akan menindaklanjuti masalah ini dengan serius." Dilaporkan pula, Direktur Berita Luar Negeri IRIB, Hasan Abedini, ketika diwawancarai Televisi Channel 1 Iran, mengatakan, "Ada empat tudingan yang ditujukan kepada Massoumi Nejad. Akan tetapi semua tudingan itu malah membuktikan profesionalisme seorang wartawan." Tudingan pertama terkait pengiriman aspal ke Iran, seseorang mengirimkan email kepada Masoumi Nejad dan menyatakan keinginannya untuk mengirim aspal ke Iran. Dalam jawaban email tersebut , Nejad menjelaskan, "Jika ingin membicarakan masalah ekonomi, anda bisa merujuk ke bagian ekonomi di Kedutaan Besar Republik Islam Iran." Akan tetapi polisi setempat mencurigai lebih jauh aktivitas semacam ini yang kemungkinan bisa digunakan untuk kepentingan tertentu. Kecurigaan semacam ini tentunya sangat berlebihan. Adapun tudingan kedua berkaitan dengan hubungan dekat Masoumi Nejad dengan wartawan-wartawan asing yang berdomisili di Italia. Nejad yang juga wartawan asing tentunya bergabung dalam Organisasi Persatuan Wartawan Asing di Roma. Dengan sendirinya, Masoumi Nejad menjalin hubungan dengan wartawan-wartawan asing lainnya. Tudingan ketiga, Masoumi Nejad kepada para wartawan di Italia pernah mengatakan, "Lihatlah peristiwa pasca pemilu Iran dengan sudut pandang obyektif." Pernyataan Masoumi Nejad kemudian dicurigai lebih jauh oleh polisi setempat. Menurut polisi Italia, pernyataan itu memungkinkan Masoumi Nejad berhubungan dengan agen-agen rahasia. Adapun tudingan keempat, Masoumi Nejad adalah korban politik anti-Iran Perdana Menteri, Silvio Berlusconi. Perdana Menteri negara ini sebulan lalu berkunjung ke Palestina pendudukan. Dalam kunjungan itu, Berlusconi berjanji akan memasukkan Israel dalam Uni Eropa. Selain itu, para pejabat Tel Aviv meminta Berlusconi supaya lebih menekan Iran. Dengan demikian, penangkapan Masoumi Nejad itu adalah jawaban Berlusconi atas tuntutan Israel itu. Kedutaan berulangkali mengajukan permintaan untuk bertemu dengan Masoumi Nejad. Akan tetapi polisi Italia menolaknya dan menyatakan, tidak ada jadwal besuk hingga lima hari mendatang. Baca juga: |
Duta Besar Italia di Tehran dipanggil Departemen Luar Negeri Republik Islam Iran. Jubir Deplu Iran, Ramin Mehman-Parast seraya menyinggung penangkapan wartawan IRIB, Masoumi Nejad dan seorang warga Iran lainnya, mengatakan, "Pemberitaan terkait penangkapan ini menunjukkan permainan baru yang tujuannnya membidik hal-hal yang spesifik dan tendensi yang abstrak.
0 comments to "Duta Besar Italia di Tehran dipanggil....."