
"Pemerintah pembunuh Amerika Serikat adalah pemerintah preman yang telah menewaskan ribuan warga Irak, Afghan dan Palestina," Larijani mengatakan Selasa.
Kepala Komando Pusat AS Jenderal David Petraeus, dalam wawancara dengan CNN Minggu, menyatakan bahwa perilaku Republik Islam terlibat dalam dengan kekerasan pada bulan Juni lalu setelah pemilihan presiden menunjukkan bahwa negeri ini telah berubah "dari seorang teokrasi ke thugocracy."
Larijani mengatakan hal itu bisa dimengerti bahwa "kelelahan jenderal" dengan menghina pemerintah Iran karena orang-orang dari regional membenci Amerika Serikat.
Gedung Putih saat ini mengelola dua perang di Timur Tengah yang kaya minyak. Kematian sipil di Irak dan Afghanistan serta kehadiran militer yang sedang berlangsung di kedua negara telah menambah ke sentimen anti-Amerika di kawasan.
Larijani memuji "respon menghancurkan" yang diberikan bangsa Irak kepada pendudukan pasukan AS dengan ikut serta dalam pemilihan anggota parlemen meskipun AS - Washington telah berusaha mengganggu dengan usaha mengembalikan Ba'athist ke kuasaan di negara itu.
Larijani juga mencatat bahwa pemerintah AS telah melakukan kejahatan keji di Abu-Ghraib dan penjara Guantanamo, dia menambahkan: "Anda menderita dari isolasi politik di antara Negara. Dengan menggunakan kata-kata menghina seperti itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah, tetapi anda lebih memicu kebencian publik. "
"Bangsa [Regional] dan terutama orang-orang Iran, sebagai pusat kewaspadaan Islam, akan mengambil langkah-langkah serius ke arah berperang melawan Amerika Serikat."
Home � Islam dan Jihad , Persatuan Islam , Politik , Teroris , Wahabi � Mulut Besar Amerika
Mulut Besar Amerika
Posted by cinta Islam on 4:33 PM // 0 comments
Jubir Iran Kecam 'Mulut Besar” Jenderal AS
IslamTImes - Ketua Parlemen Iran Ali Larijani hari Selasa mengkritik top komandan militer AS atas apa yang disebutnya retorika berondongan marah tentang pemilihan presiden Iran pada bulan Juni.

0 comments to "Mulut Besar Amerika"