Home �
Berita
,
Persatuan Islam
,
Politik
,
Teroris
,
Wahabi
� Pengangguran di Inggris
Posted by cinta Islam on 5:07 PM //
0 comments
|
| Pengangguran Meroket, Inggris Hentikan Stimulus Ekonomi |
| Penulis : Rachmat Adhani |
 Angka pengangguran di Inggris hingga awal tahun 2010 secara tidak terduga naik ke level tertinggi sejak hampir 13 tahun terakhir atau sejak Tony Blair memimpin Partai Buruh. Angka yang dirilis Kantor Statistik Inggris menyebutkan pertumbuhan ekonomi negara itu pada kuartal IV-2009 terpangkas menjadi 0,1% akibat resesi. Angka itu lebih rendah dibandingkan proyeksi sejumlah ekonom sebesar 0,4%. |
Kantor Pusat Statistik Inggris melaporkan pengajuan tunjangan pengangguran sampai dengan akhir Januari 2010 bertambah sebanyak 23.500 usulan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Sehingga total pengajuan tunjangan mencapai 1,64 juta, angka tertinggi sejak April 1997.
Pekan lalu, Bank of England (BOE) mengatakan risiko penurunan lapangan kerja dapat berlanjut secara signifikan jika pemulihan terhambat. BOE juga mengekspektasikan mempertahankan suku bunga acuan pada rekor terendah sejarah di level 0,5%, sejak Maret karena harus mempertimbangkan dua ancaman, yaitu melemahnya perekonomian dan potensi meningkatnya inflasi.
Perdana Menteri Gordon Brown mengandalkan momentum pertumbuhan untuk membantu dirinya mendapatkan kembali dukungan pemilih pada pemilu Juni. “Ada risiko pelemahan pertumbuhan ekonomi dan sektor swasta memangkas produksi. Kondisi ini menyebabkan angka pengangguran meningkat signifikan,” ujar John Philpott, Chief Economist Charted Institute of Personnel and Development dalam TV Bloomberg.
Berdasarkan metode perhitungan International Labour Organization, angka pengangguran Inggris turun 3.000 selama 3 bulan sampai Desember menjadi 2,46 juta orang. Angka pengangguran Inggris mencapai 7,8%, di bawah pengangguran di AS yang mencapai 9,7%.
Partai Oposisi Didukung Rakyat
Partai Buruh yang dipimpin Brown kehilangan dasar dalam jajak pendapat untuk kampanye pemilu karena perhatian masyarakat sudah tercurah kepada ekonomi dan rekor defisit anggaran. Partai Buruh telah berkuasa sejak Mei 1997.
Pada 14 Februari, A ComRes Ltd mempublikasikan hasil polling yang memberikan dukungan 40% kepada oposisi, yaitu Partai Konservatif. Dukungan kepada opisisi naik 2% poin dari polling sebelumnya. Sementara itu, Partai Buruh mendapat dukungan 29%, atau turun 2% poin.
Pekan lalu, BOE mengatakan sejumlah perusahaan masih mempertahankan karyawan selama resesi karena pertumbuhan upah tetap rendah. Melemahnya pertumbuhan pendapatan menyebabkan karyawan menurunkan belanja sehingga produksi pabrik relatif menurun. Risiko berlanjutnya pengurangan karyawan masih berlanjut, jika permintaan di bawah ekspektasi perusahaan.
Gubernur bank sentral Inggris mengemukakan terlau cepat mengatakan tidak ada lagi pembelian yang diperlukan melalui program pembelian obligasi bank. Bulan lalu, pembuat kebijakan menghentikan program pembelian obligasi bank dengan total nilai USD 315 miliar atau 200 miliar pound.
Monetary Policy Committee (MPC) Bank of England memberikan sinyal pergeseran kritis atas kebijakan moneter setelah menghentikan suntikan dana darurat ke dalam perekonomian. BoE diperkirakan tidak akan meningkatkan jumlah skema program pengurangan kredit setelah pembelian aset mencapai target yang ditetapkan, yaitu 200 miliar poundsterling.
Artinya, MPC tidak akan menjamin pembeli pinjaman pemerintah untuk pertama kali sejak skema itu diluncurkan pada Maret. Sejak Maret, BOE menjamin pembeli pinjaman pemerintah guna membatasi dampak resesi.
Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri Inggris (British Chambers of Commerce/BCC) mengemukakan saat ini belum ada kebutuhan mendesak untuk mengurangi pembelian pinjaman pemerintah secara kualitatif. (blg/bis/dni) |
0 comments to "Pengangguran di Inggris"