Mottaki: AS, Britania di Belakang Aksi Teror Regional
IslamTimes - Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki telah menuduh Amerika Serikat dan Britania terlibat dalam menyebarkan terorisme di wilayah.
"Amerika Serikat dan Britania dan pasukan mereka di Afghanistan dan Pakistan mendorong aksi teror di kawasan itu," kata Mottaki dalam sebuah pidato untuk konferensi regional di Tehran."Pangkalan (militer) Asing di wilayah kita tidak dijadikan untuk stabilitas dan keamanan dan kerjasama militer tetapi ditujukan untuk campur tangan dalam urusan internal negara-negara regional," tambahnya.
Dia memperingatkan negara-negara regional untuk bertindak waspada untuk memastikan bahwa "berhubungan dengan pasukan asing tidak akan mengancam keamanan regional."
Menteri Iran mendesak para pejabat AS untuk mendefinisikan makna terorisme, mengatakan, "Mereka harus berbicara tentang hubungan mereka dengan teroris, pelanggaran hak-hak atas nama hak asasi manusia dan alasan mereka tetap diam dihadapan pembunuhan manusia."
Mengacu pada penangkapan pemimpin teroris Abdolmalek Rigi oleh pasukan intelijen Iran baru-baru ini, Mottaki mempertanyakan alasan di balik kehadiran pemimpin teroris di pangkalan militer Amerika di Afghanistan.
Pada tanggal 23 Februari, pemimpin kelompok teroris Jundallah sedang dalam penerbangan dari Uni Emirat Arab untuk Kirgizstan ketika dia dilacak oleh pasukan keamanan Iran.
Rigi dan salah satu wakilnya ditangkap setelah pasukan keamanan Iran memaksa pesawat mereka mendarat di bandara kota Bandar Abbas di Teluk Persia.
Pasukan keamanan Iran mengatakan dia berada di sebuah pangkalan AS di Afghanistan 24 jam sebelum penangkapannya.
Dalam pengakuannya, Rigi mengungkapkan rincian tentang hubungan dengan beberapa lembaga intelijen seperti CIA dan mengatakan bahwa dia telah bekerjasama erat dengan pelayanan keamanan Afghanistan dan Pakistan.
Mottaki menyatakan kepada kekuatan arogan, dengan mengatakan, "Mereka mengobarkan terorisme di wilayah sementara menyanyikan slogan-slogan anti-terorisme. Republik Islam telah lama memberikan peringatan terhadap bahaya ini."

0 comments to "Teror Regional"