Home , � Ukraina

Ukraina

Akhir Riwayat Pemerintahan Oranye



Sample ImagePenolakan 243 anggota parlemen Ukraina terhadap pemerintahan Yulia Tymoshenko membuatnya terpaksa lengser dari kursi perdana menteri negara ini. Pada pemilu bulan lalu, rival Tymoshenko, Viktor Yaukovych berhasil mengantongi suara mayoritas dan terpilih menjadi Presiden Ukaina. Kini ia memiliki kekuatan besar untuk menyeimbangkan politiknya dengan parlemen dalam pemerintahan mendatang.

Mosi tidak percaya anggota parlemen Ukraina praktis membuat pemerintah kehilangan dukungan hukum, meski demikian dapat tetap beraktivitas hingga babak baru pemerintahan Yanukovych. Namun Tymoshenko menyatakan akan langsung meletakkan jabatannya jika parlemen memberikan mosi tidak percaya. Dengan demikian, berakhir sudah riwayat "pemerintahan oranye" pimpinan Tymoshenko, yang lima tahun lalu didukung oleh Barat.

Para pengamat Ukraina menyatakan bahwa politik pemerintahan oranye Tymoshenko dengan cepat tersesat dan berupaya menggulirkan politik sosialisme di Ukraina yang akhirnya membuat kubu ini kalah dalam pemilu. Bahkan menurut sejumlah pihak, revolusi oranye lebih mirip karnaval yang keluar jalur dan oleh karena itu tidak mampu bertahan lama.

Dalam sidang di parlemen Rabu (3/3), Tymoshenko dihujani kritikan termasuk di antaranya dituding sebagai penyebab penurunan produksi bruto negara pada tahun 2009 serta munculnya krisis ekonomi dan sosial meradang di negara ini.

Namun dalam reaksinya, alih-alih menjustifikasi kebijakannya, Tymoshenko malah menebar ancaman. Salah satu ancaman tersebut adalah jika pemerintahannya jatuh, Tymoshenko dan kubu pendukungnya akan terus merongrong pemerintahan mendatang.

Di sisi lain, pasca mosi tidak percaya parlemen terhadap Tymoshenko, tingkat resiko investasi di Ukaina menurun dan nilai tukar mata uang negara ini pun naik 0.6 persen. Para pelaku ekonomi Ukraina menyambut baik lengsernya Tymoshenko.

Dalam lima tahun terakhir, Ukraina menderita kerugian besar menyusul friksi tajam antara Viktor Yanukovich dan Yulia Tymoshenko yang merupakan pemimpin Revolusi Oranye di satu sisi, dan berbagai kubu pro-Rusia.

Ambruknya pemerintahan Tymoshenko juga dinilai mengembalikan stabilitas di sektor ekonomi. Namun ini bukan tidak ada kekhawatiran lagi mengingat Tymoshenko bertekad akan melanjutkan perseteruannya dengan kubu pro-Rusia. Bedanya kali ini Tymoshenko akan berlaku sebagai kelompok oposisi.

Baca juga:

PM Ukraina Ancam Gelar Aksi Jalanan

Akhir Revolusi Oranye di Ukraina



Tags: ,

0 comments to "Ukraina"

Leave a comment