Home , , � Iran TKO Amerika di PBB...!!!!...

Iran TKO Amerika di PBB...!!!!...


Weekly Standard: Iran TKO Amerika di Sidang Revisi NPT

Sebuah jurnal beroplah besar di Amerika menurunkan analisa soal sidang revisi Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) di New York. Iran telah mengalahkan Amerika Serikat di PBB.

Weekly Standard, menyinggung keberhasilan Iran termasuk dalam pemilihan anggota Komisi Kondisi Perempuan di PBB menulis, pemilihan tersebut digelar di saat wakil AS untuk PBB absen saat voting berlangsung. Namun, keberhasilan itu sama sekali tidak dapat dibandingkan dengan kesuksesan Iran dalam sidang peninjauan ulang NPT di New York. Penentuan titik kelemahan dan pengusulan reformasi NPT, merupakan tujuan dari sidang yang digelar setiap lima tahun sekali itu.

Weekly Standard kemudian menyebutkan kegagalan AS dalam meratifikasi usulannya pada sidang revisi NPT. Pemerintahan Bush pada sidang serupa tahun 2005 juga mengusulkan banyak hal namun tidak satu pun yang disetujui.

Tsar nuklir pemerintahan Obama, Gary Samore menegaskan, "Revisi NPT "lebih sulit dari ratifikasi amandemen konstitusi AS. Diplomat negara-negara lain tidak bodoh. Mereka tahu betapa baiknya mereka di bawah persyaratan perjanjian saat ini dan tidak terburu-buru untuk melakukan perubahan."

Jelas bahwa pemerintahan Obama tidak tampil pada sidang tersebut dengan membawa rencana revisi proporsional.

"Pertemuan ini adalah semua tentang Iran," kata seorang pejabat Gedung Putih. "Kami tidak akan mengizinkan Iran mencoba mengubah alur cerita dari kegagalan mereka untuk memenuhi tuntutan," kata Menteri Luar Negeri Clinton.

Dengan kata lain, Iran belum berubah alur cerita, di samping pidato yang berkobar Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Tapi Iran tidak perlu melakukan apa pun. Mesir yang bergerilya mendukung Teheran. Dan Obama administrasi terpaksa harus menurutinya.

Untuk memahami apa yang terjadi, penting untuk merunut secara singkat pada pertengahan dekade 1990-an yang dinilai oleh George F. Will sebagai "hari libur bersejarah bagi Amerika." Masa berlaku NPT hanya hingga tahun 1995. Presiden Bill Clinton berhasrat ingin memperpanjangnya. Untuk mendapatkan itu, ia perlu dukungan dari negara anggota Gerakan Non-Blok, dan khususnya dari orang Arab. Oleh karena itu Clinton berjanji Amerika Serikat akan kembali pada satu resolusi pemusnahan senjata pemusnah massal di Timur Tengah.

Meski langkah ini sekilas berarti tekanan negara-negara Arab terhadap satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah, Israel. Namun Clinton memperkirakan bahwa jika NPT tidak diperpanjang masalah yang dihadapi Israel akan lebih rumit. (IRIB/MZ/14/5/2010)

Obama Perkuat Militer Israel
Islamtimes.Presiden AS Barack Obama ingin Kongres mengucurkan dana lebih dari 200 juta dolar kepada rezim Zionis Israel untuk mendanai sistem rudal baru, kata juru bicara Gedung Putih. Obama telah meminta Kongres untuk menyetujui bantuan sehingga Israel bisa mengerahkan sistem rudal kontroversialnya yang disebut "Iron Dome."
Obama Perkuat Militer Israel
Presiden AS Barack Obama ingin Kongres mengucurkan dana lebih dari 200 juta dolar kepada rezim Zionis Israel untuk mendanai sistem rudal baru, kata juru bicara Gedung Putih.
Obama telah meminta Kongres untuk menyetujui bantuan sehingga Israel bisa mengerahkan sistem rudal kontroversialnya yang disebut "Iron Dome."
Jurubicara Gedung Putih, Vietor Tommy mengatakan pada hari Kamis (13/5) bahwa Washington mengakui perlunya Israel memiliki sistem tersebut.
Israel telah menyelesaikan tes pada Januari lalu pada sistem anti-rudal jarak pendek yang dirancang untuk mencegat roket dan peluru artileri.
"Sebagai presiden telah berulang kali mengatakan bahwa komitmen kami untuk keamanan Israel tak tergoyahkan dan hubungan pertahanan kami lebih kuat dari sebelumnya," tandas Vietor.
Sistem Iron Dome, yang dikembangkan oleh perusahaan negara, Rafael Defense Systems, terdiri atas radar, sistem pemantau, peluncur, dan pencegat. Iron Dome adalah bagian dari satu sistem pertahanan berlapis yang bertujuan untuk melindungi Israel dari serangan rudal jarak pendek dan roket.

Iron Dome diduga beroperasi pada 2010, dan Pasukan Pertahanan Israel telah membentuk batalyon khusus guna mengoperasikannya, yang akan menjadi bagian dari Angkatan Udara Israel .(15/5/2010)

Sidang G15, Bukti Iran Tidak Terisolasi

Khatib Shalat Jumat Teheran menilai sidang G15 di Teheran membuktikan posisi istimewa Republik Islam Iran dan pengaruhnya di kancah diplomasi dunia Islam.

Hojjatul Islam val Muslimin Kazem Sadeqi dalam khotbah keduanya menyerukan ketakwaaan kepada Allah swt, seraya mengucapkan belasungkawa menjelang hari gugur syahidnya Sayyidah Fathimah Az-Zahra as.

Terkait penyelenggaraan sidang G15 di Teheran, Sadeqi menegaskan, Republik Islam Iran yang diklaim terasing dan terisolasi menggelar sidang tingkat internasional itu. Pertemuan tersebut menurutnya akan berujung pada pengambilan langkah-langkah baru untuk memecahkan berbagai masalah di negara-negara berkembang.


Menyinggung perang delapan tahun Iran-Irak dan pengorbanan rakyat, khatib shalat Jumat Teheran menilai perang tersebut sebagai peperangan agama melawan kekufuran

"Bangsa Iran selama delapan tahun telah membangun sebuah institut pendidikan yang pahlawan dan tenaga pengajarnya adalah kekuatan rakyat, basij, para jenderal, dan tentara."

Di bagian lain pernyataannya, menyinggung kesucian dan jilbab dalam masyarakat, khatib shalat Jumat Tehran menekankan, "Kehidupan yang benar dan beradab harus dibuktikan dalam amal dan ini merupakan tuntutan dari Allah dan para nabi-Nya. Menurut beliau, penyimpangan dari hukum agama akan menimbulkan bencana. (IRIB/MZ/14/5/2010)

0 comments to "Iran TKO Amerika di PBB...!!!!..."

Leave a comment