Home , � Duel Maut Terjadi di Pekapuran Banjarmasin

Duel Maut Terjadi di Pekapuran Banjarmasin


Satu Tewas Dikeroyok Dua Bersaudara

BANJARMASIN - Karena mulut badan binasa. Pribahasa itulah yang menggambarkan peristiwa perkelahian yang akhirnya merenggut nyawa Agus (30), warga Jln Handil Bakti, Komplek Persada Baru, RT 31, Jalur 17, Kabupaten Batola, sekitar pukul 21.00. Pria ini terlibat pertikaian dengan dua kakak beradik, Ajahir (31) dan Mujahir (29) di Jln Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, sesaat sebelum kejadian Agus berpesta miras dengan teman-temanya di kawasan Jln Pekapuran Raya. Tidak lama setelah itu tiba-tiba Agus bersama temannya Iyus mendatangi rumah kakak beradik, Jahir dan Zabir dengan alasan mencari adik Jahir yang satunya lagi bernama Khair.
Jahir pun mengatakan kepada Agus bahwa Khair tidak berada di rumah saat itu, namun Agus yang sedang mabuk emosi dan mengucapkan kata-kata kasar. Adu mulut sengit terjadi. Karena tak terima dengan ucapan kasar tersebut, Jahir mengambil sebilah belati yang berada di dekat jendela rumahnya, sedangkan Zabir tak mau kalah dan mengambil sebatang kayu.
Duel pun terjadi. Namun karena dikeroyok dua orang, Agus tak berdaya. Ia menjadi bulan-bulanan dua bersaudara tersebut. Belati dan potongan kayu secara bergantian mengenai tubuhnya, sampai akhirnya ia terkapar.
Melihat Agus sekarat, Jahir dan Zabir pun segera melarikan diri. Agus yang saat itu sudah sempoyongan berusaha berjalan menuju ke arah Iyus, temannya yang saat itu menunggu di sepeda motor.
Melihat Agus yang penuh luka dan bersimbah darah Iyus pun langsung tancap gas untuk membantu menyelamatkan Agus. Namun tidak jauh beberapa meter dari lokasi perkelahian, Agus terjatuh dari sepeda motor. Iyus akhirnya membopong Agus ke rumah salah satu warga dan langsung meninggalkannya.
Warga yang saat itu melihat Agus tergeletak pun sangat terkejut dan tidak bisa berbuat apa-apa karena takut. Tidak lama setelah itu, Agus pun meregang nyawa. Ia segera dibawa oleh petugas kepolisian dan petugas penyelamat ke RSUD Ulin untuk dilakukan pemeriksaan. Ia mengalami 11 luka tusukan dan memar-memar akibat pukulan benda tumpul.
Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin yang berkoordinasi dengan Polsekta Banjarmasin Timur segera melakukan pencarian terhadap Jahir dan Zabir yang buron usai kejadian tersebut. Dan Sabtu dinihari sekitar pukul 01.00 wita, Zabir menyerahkan diri ke Polresta Banjarmasin.
Dari keterangan Zabir, Jahir kakaknya saat itu masih berada di tempat pamannya di kawasan Sungai Miai. Berbekal informasi dari Zabir petugas pun segera menciduk Jahir yang saat itu memang tengah berada dan bersembunyi di rumah pamannya.
Kapolsekta Banjarmasin Timur, AKP Dodik Tatok, melalui Kanit Polsekta Banjarmasin Timur, Ipda Rochim mengatakan, saat ini kedua tersangka pelaku pembunuhan masih diperiksa. Untuk barang bukti sebilah belati sudah diamankan oleh petugas, Minggu (24/10).
"Untuk kedua pelaku dijerat dengan pasal 338 karena sengaja menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman seumur hidup atau maksimal 20 tahun," tegasnya.
Sedangkan Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Hilman Thayip yang ditemui saat menjenguk jenazah Agus yang terbaring tak bernyawa di kamar jenazah RSUD Ulin, menyesalkan atas kejadian perkelahian hingga berujung korban tewas, Sabtu (23/10).
"Kita akan lebih meningkatkan patroli dan razia senjata tajam dan minuman keras, khususnya miras oplosan," tegas Hilman. (mr-113/http://www.radarbanjarmasin.co.id/index.php/berita/detail/51/6589)

Tags: ,

0 comments to "Duel Maut Terjadi di Pekapuran Banjarmasin"

Leave a comment