Home , � Jadikan Banjarmasin Kota Siring!!!

Jadikan Banjarmasin Kota Siring!!!


example2
Foto:Banjarmasin Post Group/Donny Sophandi
Warga melintas di Taman Siring Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Selasa (19/1). Taman kota tersebut lantai keramiknya banyak yang pecah dan terkesan tak terawat.

BANJARMASIN - Penertiban bantaran sungai di Banjarmasin direncanakan akan meliputi seluruhnya. Hal ini sesuai dengan perda tentang penertiban bantaran sungai, bahwa di daerah itu tak boleh ada bangunan apa pun.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik mengatakan bahwa penataan bantaan sungai dilakukan bertahap. Selain karena keterbatasan dana, juga karena butuh waktu yang tak sebentar untuk mewujudkannya.

Tahun ini, Pemko Banjarmasin menganggarkan Rp 18 M untuk pembebasan lahan dan tahun depan Rp 15 M. Pembuatan siring sendiri dilakukan secara bertahap.

Salah satunya adalah siring yang sedang dibangun di Jalan Ujung Murung. Direncanakan, siring tersebut akan diteruskan hingga ke Hotel Victoria di Jalan Lambung Mangkurat. "Nanti akan bersambung dengan siring yang di depan Balai Kota," ujarnya.

Siring yang sedang dibangun di Jalan Pasar ujung Murung sendiri hingga saat ini belum mencapai kawasan pasar Sudimampir dan Ujung Murung. Menurutnya, bentuk sisirng tersebut direncanakan akan berkelok. Karena, fisik pasar sendiri tetap akan berada di bahu jalan tersebut.

"Rencananya memang seperti itu, tetapi saya tidak tahu apakah ke depannya nanti jalan masuk ke pasar tersebut dari siring itu, atau tidak," katanya.

Selain itu, beberapa kawasan bantaran sungai lainnya, seperti di pinggiran sungai di Jalan Sungai Baru, Jalan Seberang Masjid, dan Jalan Jenderal Sudirman juga akan disiring.

Merealisasikan ini, selalu ada halangan. Biasanya, harus berhadapan dengan beragam karakter warga. Ada yang setuju juga ada yang tidak.

Menanggapi ini, salah satu warga, M Arsyad (73) menyambut hangat rencana pemko ini. Menurutnya, akan sangat bagus jika seluruh bantaran sungai dirapikan lalu dibangun siring, apalagi jika ditanami berbagai pohon untuk penghijauan.

"Menurut saya, warga harus mendukung rencana pemerintaha kota ini. Bagi mereka yang tidak setuju, hal itu karena mereka kurang paham saja maksud baik tersebut," ujar pria yang pernah bekerja di Balai Kota zaman pemerintahan Kepala Daerah (Kdh atau sekarang disebut wali kota) Horman ini.

Noor Asiah pun demikian. Perempuan yang membuka toko kelontong di Jalan KS Tubun ini, menyarankan agar warga yang tidak setuju tersebut bisa diajak bicara secara kekeluargaan. "Kalau mereka dibujuki terus secara baik-baik lalu diberikan pengertian, insya Allah nanti juga mau," katanya. Dia juga menyarankan, agar penyiringan hanya dilakukan di bantaran sungai besar. "Sedangkan yang kecil rasanya kurang pas. Kasihan juga warga di sekitar situ jika rumah mereka digusur," cetusnya.

(nn/ red: Didik Trio MarsidiSumber: yayu/banjarmasinpost/30/10/2010)

Tags: ,

0 comments to "Jadikan Banjarmasin Kota Siring!!!"

Leave a comment