Home � � Iran Akan Tuntut AS

Iran Akan Tuntut AS

Iran mengancam melakukan tindakan hukum terhadap Amerika Serikat yang menahan lima orang diplomat Republik Islam itu selama lebih dari 30 bulan di Irak. Ancaman itu dikeluarkan kemarin saat kelima warga Iran tiba di Bandara Mehrabad Teheran. Kepulangan mereka disambut bak pahlawan saat setelah pekan lalu dibebaskan AS di Irak. Kelima orang itu melambaikan tangan dan tersenyum saat turun dari pesawat untuk bertemu dengan kerabatnya.

Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki yang turut menyambut kedatangan kelima orang itu menyebut tindakan penahanan AS tersebut "tidak berperikemanusiaan". Penangkapan kelima warga Iran itu menambah tensi ketegangan antara Teheran dan Washington.

Pasukan AS menuduh kelima orang itu mempersenjatai milisi Syiah dalam perang sektarian di Irak. Kelima orang itu dituduh menjadi anggota pasukan elite Qods, sayap Garda Revolusi Iran, yang dianggap AS mendukung terorisme. Namun penahanan itu tidak pernah melalui proses pengadilan dan melanggar hukum internasional terhadap diplomat asing.

Kelima orang itu awalnya diserahkan oleh petugas penjara AS kepada Pemerintah Irak yang juga Syiah dan dekat dengan Iran. Mereka kemudian dipindahkan ke Kedutaan Besar Iran di Baghdad pada Kamis (9/7). Baru kelima orang itu dipulangkan ke Iran kemarin.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa kelima orang itu merupakan diplomat dan penahanan mereka melanggar hukum internasional. "Kami memiliki hak untuk melakukan tindakan hukum atas tindakan yang dilakukan pemerintahan George W Bush," tegas Mottaki seraya menambahkan bahwa kelima orang itu tetap ditahan setelah Presiden AS Barack Obama dilantik pada Januari silam.

Salah satu dari kelima orang itu tampak sedang memangku anak perempuannya. Anggota keluarga lain meneriakkan "kematian untuk Amerika".

Televisi Iran pekan lalu melaporkan, ketiga pria itu ditahan dalam razia pasukan AS di Kota Arbil, Irak bagian utara, pada 2007. Adapun dua orang lain "diculik" dari satu lokasi di Irak. "Kami berharap bahwa tindakan AS itu akan ditindaklanjuti di PBB dan badan terkait lain," tegas Mottaki.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Hassan Qashqavi menjelaskan, pembebasan itu tidak memiliki dampak terhadap hubungan Teheran dan Washington. Adapun Gedung Putih menyatakan, pembebasan warga Iran itu atas permintaan Pemerintah Irak sesuai dengan kesepakatan keamanan Irak-AS yang berlaku efektif sejak Januari.

Berdasarkan kesepakatan itu, AS harus secara bertahap menyerahkan lebih dari 10.000 tahanan yang masih ditahan kepada pemerintah Irak untuk diproses di pengadilan lokal atau dibebaskan. Obama telah berupaya memperbaiki hubungan dengan Teheran jika Iran bersedia "mengulurkan tangan pertama kali".

Kerusuhan pascapemilu presiden Iran kembali menyulut ketegangan baru. AS dan Inggris turut campur dalam masalah dalam negeri Teheran. Washington sejak lama menuduh Iran menggerakkan kekerasan di Irak dengan mempersenjatai, mendanai, dan melatih kelompok Syiah.

Kemudian mereka ditugasi untuk menyerang pasukan AS atau kelompok Sunni. Namun tuduhan itu tidak pernah terbukti dan Iran selalu menyangkalnya.

Tags:

0 comments to "Iran Akan Tuntut AS"

Leave a comment