Home � � Pembantaian Warga Muslim di China

Pembantaian Warga Muslim di China

Sejumlah marja taklid Syiah mengutuk aksi pembantaian warga muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, China. Kantor Berita IRNA dalam rilisnya melaporkan, Marja terkemuka Qom, Ayatullah Safi-Golpayegani kemarin (Ahad,12/7) kepada umat Islam meminta bersatu dan bekerjasama di kancah internasional.
Dikatakannya, negara-negara Islam harus mereaksi pembataian di Xinjiang, China dan pelecehan hak-hak umat Islam di belahan dunia. Safi-Golpayegani selain mengutuk aksi pembunuhan Marwa el-Sherbini, beliau juga menekankan kepada umat Islam agar tidak pernah menerima diskriminasi.

Peristiwa tidak manusiawi dan anti-Islam ini telah membongkar perilaku ganda negara-negara yang mengklaim dirinya sebagai pembela hak asasi manusia.

Sementara itu, Ayatullah Noori Hamedani juga mengutuk pembantaian massal di provinsi yang mayoritas dihuni oleh umat Islam itu.

Ditegaskannya, dukungan pemerintah Cina terhadap kelompok tertentu, pembantaian umat Islam, dan kebijakan meliburkan masjid merupakan sebuah konspirasi anti Islam.

Ayatullah Noori Hamedani menegaskan, umat Islam dan penuntut kebebasan tidak boleh bersikap diam dan tidak peduli terhadap kejahatan tersebut.

Ayatullah Noori Hamedani menyebutkan, "Seluruh umat Islam harus bersikap peduli terhadap kezaliman yang menimpa saudaranya baik di Barat atau Timur."

Tags:

1 comments to "Pembantaian Warga Muslim di China"

  1. Unknown says:

    assalamualaikum akhy begitu banyak kita dapati perten tangan ahli sunnah dan syiah coba telitilah kembali ke dua dua nya, yang manakah dari ke2nya yang berjalan di atas jalan yang hak, karena sekali kita menempuh jalan yang keliru maka kita akan menyesal selama-lamanya. kita sebagai pemuda harus memiliki prinsip untuk tidak di tipu dan membohongi diri sendiri, karena setiap manusia pasti lahir dalam keadaan fitroh

Leave a comment