Home � � Pengamat Arab Puji Sikap Iran Terkait Kasus Marw el-Sherbani

Pengamat Arab Puji Sikap Iran Terkait Kasus Marw el-Sherbani

Marwa el-Sherbini
Marwa el-Sherbini: Warga Mesir demo
Para pengamat Mesir memuji sikap tegas Republik Islam Iran berkaitan dengan terbunuhnya muslimah Marwa el-Sherbani di Jerman. Dalam wawancara dengan wartawan IRNA di Kairo, sejumlah pengamat Mesir memuji sikap Iran terkait kasus Marwa el-Sherbani yang menjadikan pembantaian wanita berjilbab itu sebagai masalah penting bagi dunia Islam. Karena sikap ini, Iran menjadi cermin kebanggaan bagi dunia Islam yang saat ini terus memperhatikan berbagai problema ummat Islam. Penasehat Lembaga Strategi Arab di Kairo, Doktor Sami Mansour, saat menanggapi sikap Iran terkait Marwa mengatakan, "Sikap Iran dalam menanggapi kasus ini lebih tangguh dibanding negara-negara Islam dan Arab lainnya. Sejak kemenanangan Revolusi Islam, negara ini senantiasa menunjukkan sikap yang konkrit."

Ketua Pusat Penelitian Yafa di Kairo, Doktor Rafaat Sayid Ahmad, dalam wawancaranya juga menyatakan bahwa, sikap mulia Iran dalam kasus Marwa mencerminkan ketangguhan negara ini dan perhatian luar biasa negara ini terhadap masalah ummat serta pembelaan terhadap segala problema muslimin di segala kancah.

Jumat kemaren, Kantor Penerangan dan Pers Deplu Republik Islam Iran telah memanggil Duta Besar Jerman di Tehran untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus Marwa. Di depan Duta Besar Jerman, pemerintah Iran secara resmi menyampaikan sikap protesnya atas kejadian tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan keji dan tidak manusiawi.

Lebih dari itu, Republik Islam Iran menekankan pertanggungjawaban Jerman akan jaminan hukum dan keamanan terhadap kelompok minoritas dan warga muslim di negara ini. Pembunuhan terhadap seorang muslimah di ruang sidang pengadilan Jerman merupakan bukti lain sentimen Islam di Barat.

Tehran juga mengkritik pemboikotan media massa atas kasus pembunuhan muslimah asal Mesir di Jerman.

Tags:

0 comments to "Pengamat Arab Puji Sikap Iran Terkait Kasus Marw el-Sherbani"

Leave a comment