Home � � peristiwa terbunuhnya Marwa el-Sherbini

peristiwa terbunuhnya Marwa el-Sherbini

Antara Marwa dan Neda
Diskriminasi Barat: Jurang antara Marwa dan Neda
Pemerintah dan Media Jerman melakukan diskriminasi dalam peliputan peristiwa terbunuhnya Marwa el-Sherbini. Media Jerman hanya memberitakan peristiwa ini di kolom kriminal biasa. Padahal, jika peristiwa tersebut terjadi di negara yang jauh dari Barat, peristiwa ini akan menjadi berita paling hangat di dunia dan penulis skenario Barat serentak menulis skenarionya menjadi film yang disebarkan di seluruh penjuru dunia, persis film Neda. Mensikapi ini, seorang bloger Mesir bernama Hicham Maged, dalam blognya menulis, "Mari kita bayangkan, jika kondisinya dibalik, korban adalah orang warga di negara Barat yang di salah satu negara Timur Tengah oleh seorang Muslim ekstrim."

Musa Kazim seorang bloger asal Indonesia dalam blognya terkait masalah Marwa juga menulis: Jarak antara Neda dan Marwa: .....tentu kita paham kalau pembunuhan ratusan ribu warga Palestina, Irak dan Afghanistan saja tak mengganggu mereka, apa lagi kematian seorang Marwa. Sebuah dunia yang penuh kebohongan, manipulasi dan standar ganda ini pastilah tak mungkin berlangsung terus-menerus. Meski sudah bertahan cukup lama, struktur kekuasaan yang serba tak adil ini sudah tak mungkin dipertahankan......

Pemerintah Barat yang mengklaim membela kebebasan dan keadilan, setiap hari melakukan pengawasan eksra ketat terhadap umat Islam yang menjalankan ajaran agama mereka. Bahkan, sejumlah daerah di Jerman melarang guru dan siswa mengenakan jilbab di lingkungan sekolah.

Alex, pembunuh Sherbini tumbuh di lingkungan islamophobia Jerman yang dipupuk sejak mereka berada di sekolah dasar. Tragedi menggemparkan di pengadilan Dresden menimpa seorang muslimah yang rela melepas nyawanya demi mempertaruhkan kehormatan ajaran agamanya.

Tags:

0 comments to "peristiwa terbunuhnya Marwa el-Sherbini"

Leave a comment