
Pelaku kudeta
Saat sidang
Sidang kedua pengadilan penyelidikan kasus tersangsa pelaku dan otak kerusuhan pasca pemilu presiden ke-10, digelar hari ini (Sabtu,8/8). Sebagaimana dilansir kantor berita Fars, dalam persidangan tersebut, wakil pengadilan umum dan revolusi Tehran membacakan dakwaan terhadap kelompok kedua tersangka pelaku kerusuhan pasca pilpres Iran.
Dalam sidang tersebut, analisis politik Kedutaan Besar Inggris, Hossein Rassam diadili dengan dakwaan melakukan spionase. Rassam mengungkapkan bentuk hubungannya dengan aktivis politik, dukungan terhadap orang yang aktif di kerumunan masyarakat dan juga intervensi terang-terangan diplomat Inggris dalam kerusuhan secara logis dan faktual.
Selain Rassam, turut disidangkan pula anggota kelompok teroris Lembaga Monarki yaitu Arash Rahmani Pour dan Mohammad Reza Ali Zamani serta anggota kelompok MKO di Kamp Ashraf Irak, Nasir Abdolhassani yang bertugas mengacaukan proses penghitungan pemilu.
Arash Rahmani Pour didakwa menyediakan bahan peledak untuk meneror pejabat Iran, meledakkan pasilitas publik terutama tempat suci seperti masjid dan menghancurkan tempat-tempat pemungutan suara. Selain mengakui ulahnya tersebut, Rahmani Pour juga bertugas melakukan distrosi sejarah dan penyimpangan Quran. Rahmani Pour berupaya menyelewengkan realitas sejarah terutama sejarah Islam Iran kepada masyarakat Iran bahwa Islam telah menzalimi bangsa Iran.
Anggota Lambaga Monarki Iran lainnya yang disidangkan, Muhammad Reza Ali Zamani mengatakan, "lembaga monarki Iran mengirimkan formulasi lemah dan kuat untuk memproduksi bom guna menciptakan kekacauan di Iran,"[Fars News]
Home � � Sidang Kedua Otak Kerusuhan Pasca Pilpres Iran
Sidang Kedua Otak Kerusuhan Pasca Pilpres Iran
Posted by cinta Islam on 5:44 PM // 0 comments
0 comments to "Sidang Kedua Otak Kerusuhan Pasca Pilpres Iran"