Home � 773 Sipil Gugur Selama Agresi Israel di Gaza

773 Sipil Gugur Selama Agresi Israel di Gaza



Kelompok hak asasi manusia Israel, Betselem mengungkap fakta terbaru atas pembunuhan warga sipil Palestina oleh rezim Zionis Israel di Jalur Gaza. Fakta itu berbeda dengan apa yang telah diklaim oleh militer Israel. Berdasarkan riset mendetail dan pengecekan bersilang, mereka menunjukkan, 1.387 warga Palestina yang tewas, lebih dari setengahnya merupakan warga sipil, termasuk 320 anak-anak. “Sebanyak 773 warga Palestina yang tewas dalam agresi Desember–Januari tidak terlibat dalam konflik.
Sebanyak 252 anak-anak di bawah usia 16 tahun dan 111 perempuan juga tewas, sedangkan data militer Israel hanya menyatakan 89 anak-anak dan 49 perempuan Palestina tewas,” papar Betselem. Menurut Betselem, 78 warga Palestina berusia 16 dan 18 tahun yang tewas tidak terlibat dalam pertempuran.

“Sedangkan 19 anak-anak di kelompok usia yang sama, memang terlibat dalam perang,”ungkapnya. Data ini bertolak belakang dengan laporan militer Israel yang menyatakan bahwa kurang dari 300 warga sipil yang tewas dalam agresi brutal Israel pada Desember dan Januari silam di Jalur Gaza.

Secara keseluruhan, fakta yang diungkapkan Betselem mirip dengan data resmi warga Palestina yang tewas serta data organisasi nonpemerintah lainnya. Tapi, proporsi jumlah warga sipil yang tewas dalam data BBetselem lebih besar. “Banyaknya jumlah korban tewas warga sipil dan besarnya kerusakan yang dialami properti sipil memerlukan introspeksi serius masyarakat Israel.

Israel harus melakukan investigasi independen dan kredibel,” ungkap Betselem. Menurut Betselem, 330 orang yang tewas terlibat dalam pertempuran 248 di antaranya polisi, sebagian besar tewas saat beberapa kantor polisi dibom pada 28 Desember, hari pertama agresi militer Israel yang berlangsung tiga pekan.

“Sebanyak 36 korban tewas tidak dapat ditentukan apakah mereka terlibat atau tidak dalam pertempuran,”papar Betselem. Betselem menjelaskan, data itu mereka peroleh melalui riset lapangan. “Para periset mengunjungi warga Palestina dari rumah ke rumah dan mengumpulkan data sertifikat kematian, foto-foto, dan testimoni dari seluruh anak-anak yang tewas,” ungkapnya.

Dalam laporan versi militer Israel, 1.166 warga Palestina yang tewas, termasuk polisi Palestina, merupakan 709 orang “operator teror”. Pasukan keamanan Palestina di Gaza, bertindak di bawah komando Hamas yang telah menguasai wilayah itu sejak Juni 2007. Militer Israel belum memberikan komentar mengenai laporan B’Tselem tersebut.

Namun,seperti dalih sebelumnya,Israel menyatakan bahwa Operation Cast Lead yang membumihanguskan Jalur Gaza menargetkan Hamas dan bukan warga sipil Jalur Gaza. Tetapi, para pengamat independen mengungkapkan, agresi militer Israel memang ditujukan untuk membumihanguskan warga sipil dan bangunan pemerintahan Palestina di Jalur Gaza sehingga Hamas memerlukan waktu lebih dari satu periode pemerintahan untuk proses rekonstruksi.

Dan sementara, Hamas sibuk dengan proses rekonstruksi bangunan di Jalur Gaza, Israel terus melanjutkan pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem.[islammuhammadi/mt]

Tags:

0 comments to "773 Sipil Gugur Selama Agresi Israel di Gaza"

Leave a comment