Home , , , , , , � Konspirasi AS dan Inggris!

Konspirasi AS dan Inggris!

Rahbar: Jangan Terkecoh Konspirasi AS dan Inggris!



Sample ImagePemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatollah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei menyebut penghidupan kembali hakikat Islam dan pengamalan ajaran suci ini sebagai kebutuhan dasar ummat Islam. Demikian ditegaskan Rahbar dalam pertemuannya dengan para pejabat dan berbagai kalangan masyarakat, hari ini (Kamis,4/3)

Menurut Rahbar, persatuan antarmadzhab merupakan solusi berbagai problema dan kunci kemajuan dunia Islam. Di hadapan Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Ketua Parlemene Ali Larijani, Ketua Mahkamah Agung Larijani dan Ketua Badan Penentu Kebijakan Pemerintah Iran, Ayatollah Hashemi Rafsanjani serta para peserta Konferensi Internasional Persatuan Islam, Rahbar mengucapkana selamat atas hari kelahiran Nabi Besar Muhammad Saww, dan mengatakan, "Kemuliaan-kemuliaan manusia dan keistimewaan akhlak berhutang pada kelahiran sosok mulia Rasulullah Saww, penerang kegelapan kebodohan dan jahiliyah."

"Umat manusia perlu renungan, pemikiran dan pelajaran yang dipetik dari petunjuk mulia Rasulullah Saww, " tegas Rahbar.

Seraya menyinggung populasi besar, letak geografi, sumber alam dan potensi dunia Islam, Rahbar melontarkan sebuah pertanyaan mendasar; Mengapa ummat Islam dengan jumlah yang luar biasa dan kenikmatan yang melimpah, masih menghadapi berbagai problema seperti kemiskinan, diskriminasi, keterbelakangan teknologi dan budaya, bahkan lemah membela hak-hak dan menghadapi negara-negara arogan?

Rahbar seraya menyinggung ketidakmampuan dunia Islam dalam membela hak-haknya, menyebut isu Palestina sebagai contoh jelas kelemahan dunia Islam.

"Pendudukan terhadap tanah bersejarah dan suci Palestina, serta kezaliman dan arogansi terus-menerus Rezim Zionis Israel terhadap bangsa Palestina merupakan luka besar yang tentunya menyakiti organ ummat Islam. Akan tetapi dunia Islam pada umumnya bersikap bahwa masalah Palestina seakan bukan urusannya," tegas Rahbar

Rahbar dalam pidatonya juga menyebut Israel sebagai kanker berbahaya. Ditegaskannya, "Mengembalikan Islam dan menjadikan ajaran Rasulullah Saww sebagai tolak ukur, adalah satu-satunya jalan untuk menghadapi kanker ganas ini."

Dalam menjelaskan faktor-faktor ketidakmampuan dunia Islam dalam membela hak-hak ummat Islam, serta upaya intensif AS dan Inggris dalam memecah-belah ummat Islam, Rahbar mengatakan, "Negara-negara arogan benar-benar menyadari bahwa perselisihan dan perpecahan merupakan masalah penting yang dapat mengalihkan perhatian ummat Islam dari masalah Palestina. Untuk itu, mereka berupaya keras menciptakan perpecahan antarmadzhab di kalangan Sunni dan Syiah."

Rahbar juga mengajak para cendekiawan , ulama, politisi dan budayawan dunia Islam supaya berjuang keras demi mewujudkan persatuan Islam. Ditegaskannya, "Jika kebangkitan Islam semakin meluas dan mendalam serta hati antar-ummat Islam saling menyatu, maka jalan berinteraksi, kerjasama dan kemajuan bersama akan terbuka, dan banyak problema dunia Islam akan terselesaikan."

Lebih lanjut Rahbar menandaskan bahwa pembelaan terhadap negara-negara Islam yang dijajah merupakan sebuah kewajiban yang sudah disepakati oleh semua madzhab. "Sangat disayangkan, meski sudah ada kesepakatan pendapat semacam ini, tapi dunia Islam masih termakan konspirasi AS dan Inggris yang berupaya menciptakan perpecahan antara Suni dan Syiah."

Dalam pidatonya, Rahbar juga menyebut persatuan Islam dan pembelaan atas Palestina sebagai tujuan dan prioritas kebijakan Republik Islam Iran. Seraya menyinggung penekanan Pendiri Revolusi Islam Iran, Imam Khomeini ra terkait persatuan ummat Islam, Rahbar mengatakan, "Republik Islam Iran berikut para pejabat dan rakyatnya berpandangan bahwa masalah prinsip ini merupakan kewajiban syariat, yang semuanya harus mempunyai pandangan yang sama dalam hal ini."

Di penghujung pidatonya, Rahbar berharap negara-negara Islam harus mengikuti jejak Rasulullah Saww, mendukung persatuan Islam dan membela hak-hak ummat agama ini, khususnya dalam menghadapi kanker ganas Israel.

Baca juga:

Rahbar: D8 Harapan Baru Umat Islam



0 comments to "Konspirasi AS dan Inggris!"

Leave a comment