Chanel 10 televisi Rezim Zionis Israel menyiarkan video rekaman Benyamin Netanyahu yang memperlihatkan klaim perdana menteri Israel bahwa kesepakatan Oslo tidak belaku lagi. Koran Haaretz dalam tajuknya yang berjudul "Netanyahu Penipu" menulis, rekaman video ini direkam saat pertemuan Netanyahu dengan keluarga Zionis di distrik Uza pada tahun 2001. Netanyahu mengaku tidak menyadari adanya kamera yang merekam peryataannya tersebut.
Dalam pertemuan itu, Netanyahu menekankan bahwa 80 persen warga AS mendukung Israel dan ia dengan leluasa mempermainkan warga AS. Haaretz menambahkan, tak diragukan lagi jika Presiden AS, Barack Obama dan Presiden Israel Simon Peres yang menyebut Netanyahu cinta perdamaian dan melihat rekaman video ini maka mereka terpaksa menarik pendapatnya tersebut.
Sumber ini manambahkan, protes Mahmoud Abbas, Pemimpin Otorita Ramallah terkait perundingan langsung dengan Netanyahu dapat dimaklumi dan rekaman video ini mengakhiri klaim bahwa Palestina adalah pihak yang menyebabkan gagalnya perjanjian Oslo. (IRIB/Haaretz/MF/SL/18/7/2010)

Secara tersirat, pernyataan tokoh senior rezim zionis itu mengisyaratkan bahwa Israel tengah berancang-ancang untuk mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat ke dalam wilayah Israel.
Moshe Arens kepada Haaretz menambahkan, jika rencana itu bisa diimplementasikan maka kesempatan untuk menempatkan pemukim yahudi di wilayah tersebut bisa tercapai.(irib/18/7/2010)
Pakistan: AS Penyuplai Teroris
Mantan deputi deplu Pakistan, Akram Zaki mengatakan, Amerika Serikat (AS) gagal menjegal program nuklir sipil Iran.
Seperti dilaporkan IRNA, Akram Zaki Ahad (18/7/2010) menambahkan, untuk lari dari kegagalan berulangkali dan kehinaan yang diperolehnya dari rakyat dan pemerintah Iran, AS melakukan penculikan terhadap Shahram Amiri. Menurutnya sikap Washington ini mencerminkan eksistensi AS sebagai simbol terorisme.
Ia menandaskan, AS aktif menculik warga berbagai negara akibat mengalami ilusi kekuatan sejumlah negara. Di sisi lain masyarakat internasional menyadari sepenuhnya bahwa AS baik di masa pemerintahan George W. Bush maupun Barack Obama menjadi sarang dan sumber teroris.
Akram Zaki mengingatkan, intervensi Rezim Zionis Israel dalam aksi penculikan Shahram Amiri sangat jelas. Israel melakukan aksi ini dengan melibatkan sejumlah dinas rahasia Barat termasuk CIA.
Mantan deputi deplu Pakistan menekankan bahwa Iran memiliki posisi khusus dalam kebijakan Gedung Putih. Menurutnya salah satu kebingungan AS dalam menghadapi Iran adalah independensi dan ketergantungan Tehran terhadap sumber daya dalam negeri.
"Pakistan mendukung penuh program nuklir sipil Iran dan menilai langkah Tehran sesuai dengan ketentuan Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT)," tegas Akram Zaki. (IRIB/IRNA/MF/SL/18/7/2010)
0 comments to "Benyamin Netanyahu (perdana menteri Israel) menyatakan 80 persen warga AS mendukung Israel dan ia dengan leluasa mempermainkan warga AS..!!!.."