Home , � Ilung alias enceng gondok kepung Banjarmasin...!!!!!

Ilung alias enceng gondok kepung Banjarmasin...!!!!!



example2
Foto:blogspot.com
Beginilah kalau Sungai Martapura dipenuhi enceng gondok atau ilung.


Ilung Penuhi Aliran Sungai

BANJARMASIN - Eceng gondok atau ilung yang diduga berasal dari Danau Panggang, Hulu Sungai Utara (HSU), saat ini memenuhi aliran Sungai Barito.

Banyaknya ilung yang sudah mengalir hingga ke anak sungai seperti di wilayah Sungai Kuin, Banjarmasin Utara membuat motoris kelotok dan kapal kecil mengeluh.

Seorang jurangan kelotok dari Banjarmasin, Ani, mengaku kerap terganggu dengan keberadaan ilung yang memenuhi sungai. Jika sedang mengemudikan kelotok, kumpulan ilung dalam jumlah kecil tersebut langsung diterobosnya saja. "Tapi, kalau banyak dan tak mungkin diterobos, diliung ai (dihindari)," ujarnya.

Tentu saja, perjalanannya terganggu, karena harus menghindari tumpukan ilung tersebut.

Bahkan di ibu kota Baritokuala (Batola), Marabahan, sungai di depan rumah dinas bupati menghijau dipenuhi ilung. Kondisi ini diakui sejumlah motoris yang ditemui di Marabahan sudah terjadi kurang lebih sepekan. "Kalau air pasang pasti seperti ini. Ilung dari atas terbawa arus ke hilir," ujar Suriansyah saat mengambil barang di depan rumdin bupati Batola.

Namun menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Banjarmasin, Rusmin Ardhaliwa, keberadaan ilung ada juga baiknya untuk kelangsungan hidup makhluk air lainnya seperti ikan.

Menurutnya, banyak anak udang dari arah hulu yang bergantung di eceng gondok. Eceng gondok juga kerap menjadi tempat bertelurnya ikan. "Anak-anak udang itu juga sering dimakani oleh ikan-ikan, oleh sebab itu keberadaan eceng gondok bagus untuk kelangsungan hidup ikan," katanya.

Ditambahkannya, keberadaannya yang tersebar dan tak beraturan di sungai sering tak sedap dipandang. Masalahnya, kumpulan eceng gondok ini jadi malah mengganggu keindahan sungai.

Wali Kota Banjarmasin, Muhidin, tambahnya, merencanakan untuk menata keberadaan ilung agar lebih tertata apik. "Pak Wali meminta kami untuk menatanya. Rencananya, tahun depan eceng gondok akan kami `tanam' di sepanjang sisi sungai di Jalan Zafri Zamzam. Menanamnya hanya dengan cara ditaruh saja di air tetapi dipagari bambu agar tak kemana-mana," jelasnya.

Setelah itu, jika pertumbuhan eceng gondok jadi banyak, sebagiannya akan diambil untuk dibuat kompos. Kata Rusmin, proses pelayuan eceng gondok menjadi kompos cepat sekali. Tinggal dibiarkan saja di darat, maka akan layu dan busuk sendiri selanjutnya menjadi pupuk secara alami.

Berbeda dengan eceng gondok, jenis tanaman sungai lainnya sejenis eceng gondok, yaitu iyapu, tidak akan dibudidayakan. Iyapu adalah sejenis eceng gondok tetapi ukurannya kecil, biasanya daunnya berbentuk bulat.


(nn/htw/ Banjarmasinpost.co.id - Rabu, 8 Desember 2010)




Tags: ,

0 comments to "Ilung alias enceng gondok kepung Banjarmasin...!!!!!"

Leave a comment