Warga Makin Enggan Naik Tupolev

Dapat dikatakan sejak Juli tahun lalu warga Iran tidak sungkan dalam menunjukkan kekhawatiran mereka atas kondisi pesawat Tupolev. Mereka pun cukup teliti dalam memilih. Ghalib, mereka menanyakan kepada petugas soal jenis pesawat yang mereka tumpangi.
Tragedi jatuhnya pesawat Tupolev bernomor 154 yang bertolak dari Tehran menuju Armenia yang seluruh penumpangnya berjumlah 168 orang tewas, perlu diperhatikan. Juga tragedi serupa yang menimpa pesawat yang ditumpangi Presiden Polandia beberapa waktu lalu. Kedua peristiwa tersebut dan berbagai kecelakaan serupa juga melandasi penolakan warga untuk membeli tiket pesawat Tupolev.
Menteri Urusan Jalan dan Transportasi Iran yang sebelumnya menilai human error sebagai faktor di balik banyak kasus kecelakaan pesawat Tupolev. Namun kali ini ia terpaksa mengambil sikap lain. Seluruh pesawat Tupolev di Iran harus di tarik dari peredaran hingga akhir tahun ini. (Ap/Fars/MZ/6/7/2010)
0 comments to "Tragedi pesawat yang tidak layak untuk dinaiki penumpang Banjar/dunia..."