Home , , � Nuklir AS di gugat negara Islam ..!!!.. hingga Tentara Amerika Serikat bantai rakyat seperti main video game...!!!

Nuklir AS di gugat negara Islam ..!!!.. hingga Tentara Amerika Serikat bantai rakyat seperti main video game...!!!

Ahmadinejad Gugat Aktivitas Nuklir AS

Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam wawancara dengan televisi ABC News, Ahad (19/9) mengatakan, Tehran menghormati seluruh aturan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan seluruh aktivitas nuklirnya dipantau oleh kamera.

"Bahkan pemindahan bahan bakar dalam masalah nuklir Iran juga diperiksa setelah ditimbang. Pengawasan ini sama sekali tidak menyisakan keraguan dan tanda tanya," tandas Ahmadinejad.

Seraya menegaskan bahwa para inspekstur IAEA telah melakukan pelanggaran dengan merilis informasi nuklir Iran dan mendorong politisasi berkas nuklir Iran, Ahmadinejad menegaskan, IAEA dalam laporan terbarunya sama sekali tidak menyinggung masalah itu dan hanya berbicara global dan ambigu. Padahal pernyataan Dirjen IAEA harus berlandaskan hukum dan dokumen akurat.

Menurut Presiden Iran ini, IAEA telah mencoreng kredibilitasnya dengan memanfaatkan pengaruh dan merilis laporan-laporan tidak adil. Ditambahkannya, mayoritas negara termasuk AS melakukan aktivitas nuklir nonsipil, namun tidak pernah ada inspeksi dan laporan tentang itu.

Seraya menilai tidak penting sanksi atas Iran, Ahmadinejad menandaskan, para pengusung sanksi dengan melakukan aksi tidak adilnya dalam perimbangan global, pada dasarnya mereka telah mengembargo diri mereka sendiri.

Ditanya tentang berkas perkara Sakineh Mohammadi Ashtiyani, Ahmadinejad mengatakan, "Mengapa kasus seorang warga Iran begitu penting bagi para pejabat AS? Sakineh sama sekali tidak dijatuhi hukuman rajam, berita yang tersebar di media-media AS adalah gosip, namun sangat disayangkan pejabat AS selalu mencari berita negatif dan tidak faktual dari Iran."

Lebih lanjut, Ahmadinejad menuturkan, proses hukum berkas perkara Sakineh Ashtiyani atas tuduhan pembunuhan dan zina ada di tangan peradilan Iran. Ditambahkannya, kalaupun pengadilan telah menjatuhkan vonisnya, penuntut masih bisa mengajukan peninjauan ulang. Oleh karena itu, ketika vonis belum dijatuhkan, bagaimana berita rajam dapat dipercaya?

Dalam kelanjutan wawancaranya itu, Ahmadinejad menyentil AS yang berlagak sebagai pembela HAM. Ahmadinejad mengatakan, pihak-pihak yang membantai satu juta warga sipil di Irak dan membunuh lebih dari seratus ribu orang di Afghanistan, kini menjadi pembela seorang wanita dan HAM, itu pun atas dasar berita bohong!

Menurut Ahmadinejad, metode-metode seperti itu telah gagal. Iran menentang cara-cara pemerintah AS di Irak dan Afghanistan. (IRIB/RM/LV/19/9/2010)

Gulf Times: Palestina Sudah Dihancurkan Israel 42 Tahun Lalu

Koran Gulf Times terbitan Qatar, Ahad (19/9) menurunkan laporan yang menyebut keputusan rezim Zionis Israel untuk melanjutkan pembangunan permukiman Zionis sebagai bukti kenihilan solusi pembentukan negara independen di Palestina dan Israel.

Dalam rubrik opininya, Gulf Times menyebutkan, pengulangan sikap rezim Zionis yang menolak menangguhkan pembangunan permukimannya di Tepi Barat meski telah dikritik oleh Amerika Serikat, merupakan bukti akhir untuk menunjukkan bahwa rezim Zionis Israel tengah mengacu masalah lain, bukan perdamaian.

Menyinggung eksistensi 500 ribu unit rumah Zionis di wilayah Tepi Barat Sungai Jordan dan timur Baitul Maqdis, Gulf Times juga menyebutkan kontroversi soal perampasan sumber air bahwa tanah milik Palestina oleh Israel dan juga rencana pembangunan tembok "keamanan" di Jalur Gaza. Hal tersebut adalah bukti nyata kenihilan solusi pembentukan dua negara independen Palestina dan Israel.

Di sisi lain, hingga kini pemerintah Presiden Amerika Barack Obama belum memberikan solusi manusiawi dalam rangka menyelesaikan krisis di Jalur Gaza. Koran berbahasa Inggris itu juga menyinggung usulan Amerika untuk menangguhkan pembangunan pemukiman Zionis selama tiga bulan selama perundingan langsung Israel dan Otorita Ramallah, berpeluang dapat menghentikan pembangunan tersebut secara permanen. Gulf Times menyebutkan, pada kenyataannya, seperti yang dikemukakan para pengamat bahwa negara independen Palestina tidak akan pernah terbentuk di Tepi Barat dan Gaza. Solusi dan ide pembentukan dua negara Israel dan Palestina pada hakikatnya telah musnah 42 tahun lalu, saat pertama kali pembangunan permukiman Zionis dimulai.

Mengenai perundingan langsung antara rezim Zionis Israel dan Otorita Ramallah, koran ini menambahkan, "Wakil dari pihak Palestina pada perundingan tersebut bahkan tidak mengantongi legitimasi demokratis karena masa tugas Mahmoud Abbas sebagai pemimpin Otorita Palestina telah berakhir pada Januari 2009 lalu. (IRIB/MZ/SL/19/9/2010)

Demi Senang Senang, Tentara AS Bantai Rakyat Afghanistan

Koran Amerika Serikat ,The Washington Post kemarin (Ahad,19/9) menurunkan laporan mengenai ulah brutal tentara Amerika Serikat yang membunuh warga Afghanistan demi olahraga dan bersenang-senang.

Seraya mengutip naskah hukum dan wawancara dengan mereka yang terlibat dalam perkara itu, the Washington Post menyatakan perkara itu melibatkan anggota dari peleton Brigade Tempur Stryker 5, Divisi Infanteri 2.

Menurut koran terkemuka AS ini, serangan tanpa alasan itu terjadi pada 15 Januari lalu. Dilaporkan, anggota peleton AS itu mengerat dan memotret mayat, selain menyimpan tengkorak dan tulang-belulang manusia.

Ayah salah satu tentara menyatakan berulang kali mencoba memperingatkan tentara itu setelah anaknya bercerita tentang pembunuhan pertamanya, tapi ditolak.

Naskah tentara menyatakan bahwa lima anggota satuan itu melakukan tiga pembunuhan di provinsi Kandahar antara Januari hingga Mei, demikian The Washington Post melaporkan.

Tujuh prajurit lain telah didakwa melakukan kejahatan terkait dengan perkara itu, termasuk penggunaan ganja, upaya menghalangi penyelidikan dan serangan balas dendam bergerombol atas upaya membocorkan kejadian tersebut.

Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 10 Agustus menyatakan jumlah korban di kalangan rakyat jelata dalam perang itu meningkat sepertiga dalam enam bulan pertama tahun ini, mencapai 1.271 orang. NATO dan Amerika Serikat menempatkan hampir 150.000 tentara di Afghanistan. (IRIB/PH/20/9/2010)

Perundingan Ditingkatkan, Militer Zionis Tembaki Warga Palestina

Militer rezim Zionis Israel menembaki warga Palestina di utara Jalur Gaza yang menyebabkan seorang pemuda cidera.

Kantor berita DPA melaporkan, tentara Zionis menembak pemuda Palestina berusia 20 tahun di dekat perbatasan Bethlehem, utara Gaza.

Terkait hal ini, sumber Palestina memberitakan, rezim Zionis meningkatkan jumlah tentaranya di wilayah perbatasan Jalur Gaza. Selain itu, rezim Zionis juga memperketat patroli di wilayah tersebut.

Serangan Zionis ke Jalur Gaza berlangsung di saat Israel mengklaim berupaya mewujudkan perdamaian dengan Palestina melalui perundingan langsung dengan Pemerintah Otorita Ramallah.(IRIB/PH/20/9/2010)

0 comments to "Nuklir AS di gugat negara Islam ..!!!.. hingga Tentara Amerika Serikat bantai rakyat seperti main video game...!!!"

Leave a comment